Saturday , October 24 2020

Hal Yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Saat Anak Berenang

Dunia anak adalah dunia bermain dan bermain air termasuk dunia mereka. Namanya anak-anak, bermain air tentu sangatlah menyenangkan. Ketika hujan turun, orang tua terutama ibu, harus susah payah untuk menyuruh anak mereka tidak bermain hujan-hujanan. Jika anak Anda memang suka bermain air, maka ajaklah untuk sesekali berenang. Jika di rumah tidak memiliki kolam renang, maka dapat mengajaknya di kolam renang umum khusus anak-anak. Namun sebagai orang tua, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini saat anak berenang. Sehingga anak akan tetap sehat dan aman selama mereka berenang di kolam renang.

1. Pastikan Anak Memakai Pengaman Saat Berenang

Belikanlah ban atau pelampung untuk anak saat berenang. Jika anak Anda belum pandai berenang, paling tidak selama berada di kolam renang dapat aman. Sehingga anak tetap dapat bergerak bebas dengan pengaman yang dipakainya tanpa takut tenggelam.

2. Pastikan Anak Tidak Sedang Mengalami Luka Di Luar Tubuh

Sebelum Anda mengajak anak berenang, lihat apakah ada luka di luar tubuh. Seperti lecet di siku, lutut, atau bagian lain. Jangan sampai anak harus menahan sakit selama berenang karena luka luar yang dialaminya terkena air kolam. Lagipula, ketika luka yang dialami anak terkena air kolam renang akan membahayakan anak dan anak lainnya. Bakteri yang kemungkinan masih terdapat di luka akan mencemari air kolam renang. Hal tersebut dapat membuat luka pada anak menjadi infeksi atau semakin parah.

3. Pastikan Anak Untuk Tidak Menelan Air Dari Kolam Renang

Kesenangan anak bermain di kolam renang terkadang membuat orang tua kurang awas. Anak memang terlihat senang. Namun sebelumnya pastikan anak Anda tahu bahwa dia tidak boleh menelan air kolam renang satu tetespun. Jika tidak sengaja dan sedikit, maka masih dapat ditolerir. Namun jika banyak maka menjadi sebaliknya. Anak akan mengalami sakit entah itu sakit perut atau lainnya.

4. Pastikan Anak Tidak Berenang Terlalu Lama Di Air Hangat

Jika Anda memilih kolam renang dengan air hangat seperti kolam renang untuk spa, maka pastikan satu ini. Aturlah waktu seberapa lama anak boleh bermain di kolam renang air hangat. Pastikan tidak lama-lama. Air hangat memang membuat tubuh anak enak. Namun bahayanya adalah membuat telinga anak menjadi mudah infeksi. Terutama ketika anak bermain dengan mencelupkan bagian kepala ke air kolam renang.

5. Pastikan Anak Tidak Mengalami Swimmer’s Ear

Sebelum anak berenang, orang tua perlu rewel untuk mengingatkan keselamatan. Terutama ketika berenang nanti anak merasakan ada air kolam renang yang tidak sengaja masuk ke telinga. Guna mencegah anak mengalami Swimmer’s Ear. Yaitu infeksi atau radang telinga akibat telinga kemasukan air kolam renang. Dengan anak langsung mengatakan pada Anda saat telinganya kemasukan air kolam renang, maka Anda dapat meminimalisir gangguan Swimmer’s Ear dengan segera mencoba mengeringkan bagian telinga anak dengan handuk bersih. Juga peringatkan anak untuk tidak sering-sering mencelupkan bagian kepala ke air kolam renang.

Penting, setelah berenang, segera ajak anak Anda untuk mandi guna membuat tubuh anak segera bersih. Itulah hal-hal yang perlu Anda pastikan untuk anak sebelum mengajak mereka ke kolam renang. Orang tua harus menjadi sosok yang mampu berperan sebagaimana mestinya. Tahu anak senang bermain air, ajaklah ke kolam renang. Namun jangan lupakan apa yang perlu dipersiapkan sebelum atau ketika anak berenang di kolam renang.

About Bas