Tuesday , October 27 2020

Gunung Tangkuban Perahu Terbentuk Dari Legenda

Selain memiliki alam yang indah, Gunung Tangkuban Perahu memiliki kisah yang melegenda sepanjang masa. Kisah yang telah dikenal oleh banyak masyarakat adalah kisah dari Sangkuriang.

Cerita Legenda Asal Nama

Cerita Sangkuriang dikenal sebagai seorang anak manusia yang gagal memenuhi janji kepada Dayang Sumbi yang sebetulnya ibunya sendiri. Sangkuriang berjanji bahwa ia akan membuat perahu dan danaunya dalam satu malam agar dapat menikahi Dayang Sumbi. Karena rasa kesal telah kehabisan waktu yang ditentukan oleh Dayang Sumbi, Sangkuriang pun menendang perahunya hingga terbalik. Perahu yang berada dalam posisi terbalik itulah dikenal dengan kata tangkub dalam bahasa Sunda. Nah, dari situlah asal nama Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu tergolong sebagai gunung api yang masih aktif dan lokasinya berada di 30 km sebelah utara kota Bandung, tepatnya di Lembang. Gunung ini merupakan salah satu ikon wisata yang ada di Jawa Barat dan salah satu tempat wisata di Lembang yang terkenal hingga ke mancanegara.

3 Kawah

Gunung Tangkuban Perahu merupakan gunung yang memiliki kawah berukuran besar. Kawah besar ini memberikan pemandangan yang sungguh menakjubkan. Anda yang berkunjung ke sana akan terpesona akan keindahannya. Jika Anda datang ke sana, Anda membutuhkan waktu selama 2 jam untuk bisa mengelilingi keseluruhan kawah. Gas sulfur yang ada di dalam kawah tidak aktif namun masih keluar. Indahnya pemandangan alam di Tangkuban Perahu bisa membuat siapa saja terpesona.

Wisata Gunung Tangkuban Perahu ini hanya dibuka untuk para wisatawan mulai dari pukul 7 pagi hingga 5 sore dan selalu buka setiap hari. Di tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu ini, terdiri dari 3 kawah utama. Pertama Kawah Paguyangan Badak, yang memiliki umur kurang lebih 90.000 – 40.000 tahun. Kemudian ada juga Kawah Upas yang proses pembentukannya secara geologis dan umurnya sudah sekitar 40.000 – 10.000 tahun lalu. Pada fase terakhir, terbentuk Kawah Ratu yang umurnya 10.000 tahun lalu hingga sekarang.

Di kawasan Gunung Tangkuban Perahu, Anda pasti akan mencium aroma gas belerang. Jika berkunjung ke tempat ini, jangan lupa untuk menggunakan penutup hidung ataupun sapu tangan agar tidak terganggu dengan aromanya. Selain itu, Anda juga perlu membawa payung supaya tidak kepanasan. Payung sangat berguna untuk mengatasi panas yang berlebih dari teriknya sinar matahari. Matahari memang menyengat, tapi udara di sana sangat dingin karena Lembang terkenal dengan dingin dan sejuknya udara akibat posisinya yang berada pada ketinggian.

Lokasi dari Bandung

Gunung Tangkuban Perahu memiliki lokasi sekitar 30 km dari pusat kota Bandung. Anda juga bisa menemukan beragam jenis transportasi publik yang cukup memadai untuk mengantarkan Anda ke tempat wisata tersebut. Hanya saja jalanannya yang macet menjadi salah satu penghalang ketika menuju Lembang terutama di hari weekend atau libur panjang.

Di tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu kamu bisa menikmati keindahan alam dan berfoto di beberapa spot menarik lainnya Anda juga bisa menemukan air panas yang berada di tepi kawah. Selain itu, ada kegiatan unik lainnya seperti merebus telur di atas permukaan air panas. Wah menarik bukan?

Bagi Anda yang ingin menginap di area Gunung Tangkuban Perahu, Anda juga dapat menemukan beberapa hotel murah yang ada di Lembang. Lokasinya pun cukup strategis dengan beragam objek wisata di Lembang lainnya.

About Bas