Fungsi, Cara Kerja Soot Blower Pada Boiler

Pengertian dan Fungsi Soot Blower

Soot Blower adalah suatu alat yang berfungsi untuk membersihkan permukaan pipa-pipa pemanas pada Boiler dari kotoran atau debu yang menempel pada permukaan pipa-pipa pemanas tersebut.

Pipa-pipa pemanas pada Boiler meliputi:

  1. Rise Tube.
  2. Superheater.
  3. Economizer.
  4. Air Heater.

Tujuan pengoperasian Soot Blower pada Boiler

Dengan dioperasikannya peralatan Sootblower akan meningkatkan Efisiensi pada Boiler. Proses pembakaran bahan bakar pada Boiler selain panas juga menghasilkan gas, debu atau kotoran yang dapat menempel atau melekat pada permukaan pipa-pipa pemanas, sehingga akan menghambat penyerapan panas oleh pipa pemanas Boiler akibat terhalangi oleh kotoran yang menempel tersebut.

Steam atau Uap panas bertekanan yang dihembuskan Soot Blower melalui nozel akan membersihkan permukaan pipa pipa pemanas Boiler dari kotoran yang menempel sehingga penyerapan panas akan kembali maksimal. Dengan lancarnya pertukaran panas maka Efisiensi Boiler akan kembali meningkat.

Sootblower pada Superheater di Boiler.

Soot Blower pada Superheater

Cara Kerja Soot Blower

Steam atau Uap panas disalurkan dari Header Superheater Sekunder menuju sootblower. Kemudian Regulating Valve pada soot blower berfungsi untuk mengontrol tekanan uap yang masuk ke Soot Blower. Biasanya tekanan uap yang masuk ke Soot Blower akan diturunkan supaya tidak merusak permukaan pipa-pipa pemanas pada Boiler. Kemudian Steam dari Soot Blower akan dihembuskan menuju permukaan pipa-pipa pemanas di dalam Boiler melalui nozel pada Soot Blower. Fungsi Nozel Soot Blower adalah agar semburan steam dapat merata membersihkan permukaan pipa -pipa pemanas Boiler. Nozzle pada Soot Blower biasanya hanya terdiri dari banyak lobang-lobang kecil yang tesebar merata pada Soot Blower.

Setelah Soot Blower beberapa saat beroperasi membersihkan pipa-pipa pemanas Boiler, Soot Blower akan otomatis berhenti beroperasi dengan sendirinya karena sudah di setting dari pabrikan-nya baik dari segi mekanik maupun elektrik dengan menggunakan pengatur waktu ( Timer ).

Pada Pembangkit Listrik ( Power Plant ) berskala Besar dengan menggunakan Boiler dengan kapasitas besar, pengoperasian Soot Blower biasanya bekerja secara otomatis atau dapat di control langsung oleh petugas Operator dari Control Room. Namun pada Boiler dengan kapasitas kecil, pengoperasian Soot Blower dilakukan dari Lokal Oleh Operator Lapangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *