Banyak sekali sesuatu yang terjadi antara gadget dengan anak muda. Tak jarang zaman sekarang, mereka lebih mementingkan kemulusan gadget dibanding kebutuhan mereka sehari-hari. Seolah kebutuhan tersier mereka lebih penting dari kebutuhan pokok. Hal inilah yang sebenarnya dikhawatirkan beberapa orang, gadget justru berfungsi sebagai hal yang menimbulkan kecanduan dan tidak bisa dikendalikan dengan baik.

Terlepas dari itu semua, sudah banyak terjadi aktivitas unix antara anak muda dan gadget. Bahkan mungkin tak tau diri dan tidak melihat kondisi. Hasil survey beberapa organisasi yang bergerak di bidang teknologi membeberkannya. Berikut beberapa fakta tentang pemakaian gadget di sekitar anak muda:

1. Waktu Puncak Pemakaian Aplikasi Dari Jam 5 Sore Hingga 8 Malam

Para anak muda, jujur saja, selagi free dan tidak ada tugas, (bahkan masih ada yang bisa mencuri-curi kesempatan untuk bermain gadget walaupun mereka mempunyai setumpuk tugas) kalian pasti memakai gadget secara maksimal pada waktu-waktu sore atau menjelang malam. Ya, survey membuktikan bahwa para anak muda biasanya aktif di social media ataupun memainkan gadgetnya pada rentang waktu 5 sore sampai jam 8 malam. Banyak yang mengaku, bermain gadget malam hari lebih fokus dan lebih nyaman, karena aktivitas sudah dikerjakan pada waktu-waktu sebelumnya yaitu pagi dan siang.

2. Penggunaan Per 3,4 Menit

Berapa lama biasanya anda menggunakan aplikasi-aplikasi di gadget anda? 1 jam per hari? Setengah jam per hari? Atau bahkan 3 jam per minggu? Hasil penelitian membuktikan bahwa tiap-tiap pengguna gadget khususnya anak muda memakai aplikasi yang ada di gadget mereka selama 3,4 menit, kemudian beralih ke aplikasi lainnya. Survey ini cukup masuk akal, mengingat aplikasi di gadget anak muda pasti relatif banyak.

3. Aplikasi Smartphone Yang Sering Diunduh

Coba tebak apa aplikasi yang sering diunduh pengguna smartphone? Yap, jika anda menjawab Facebook ataupun WhatsApp, anda mendapat nilai 100. Kedua aplikasi chatting tersebut merajai berbagai macam smartphone di dunia ini. Disusul dengan Snapchat, kemudian game sepakbola FIFA2015, dan tak kalah pula Candy Crush Saga.

Rasanya aneh jika ada anak muda zaman sekarang yang belum mengenal gadget sama sekali. Walaupun harus kita akui, masih banyak suku-suku asli di Indonesia yang tetap menutup diri mereka dari peradaban serba canggih zaman ini, yang otomatis menimbulkan spekulasi bahwa generasi penerus disana masih buta tentang gadget. Namun tetap saja, akan terasa sesuatu yang ganjil jika anak muda zaman sekarang tidak fasih memainkan gadget.

Kapanpun dan dimana saja, tatapan mata mereka tidak akan pernah lepas dari layar gadget kesayangan mereka. Entah itu handphone, laptop, tablet, semuanya mempunyai kesibukan tersendiri. Hal tersebut terjadi karena masing-masing mungkin mempunyai urusan lebih banyak di dunia maya, atau mungkin mereka sedang berjualan online dan menjadi freelancer, yang menyebabkan fokus mereka terbagi lebih banyak ke dunia maya.