Wednesday , October 28 2020

Dua Senyawa Penting Dalam Kenikmatan Biji Kopi

Kopi adalah minuman yang berasal dari biji kopi. Kopi menjadi salah satu jenis minuman yang mendunia. Dengan hanya sekadar menjadi penikmat saja belum cukup. Anda tentu harus tahu lebih banyak tentang kopi. Termasuk mengetahui dua senyawa yang penting dalam biji kopi. Dalam sebuah biji kopi terdapat dua senyawa yang berperan penting dan membuat minuman kopi menjadi minuman yang tidak biasa. Dua senyawa ini adalah senyawa yang jelas harus ada dalam biji kopi. Jika tidak ada, maka bukan menjadi tidak mungkin minuman kopi menjadi minuman yang nikmat. Namun perlu ditekankan bahwa di dalam biji kopi, terdapat beberapa senyawa. Dalam pembahasan ini, lebih ditekankan dua senyawa. Sebab dua senyawa ini adalah dua senyawa yang sangat penting dalam sebuah biji kopi. Inilah senyawa kafein dan senyawa asam klorogenat yang ada pada kopi.

Senyawa Kafein Pada Biji Kopi

Senyawa kafein yang ada pada biji kopi akan semakin terbentuk dan memberikan sensasi rasa kopi asalkan diproses dengan suhu yang tepat. Senyawa kafein memiliki struktur adenosin serta struktur modulasi kalsium yang ada dalam sel. Bertindak dalam bentuk inhibitor yang disebut dengan Fosfodiesterase Nukleotida Lingkar. Untuk menghasilkan rasa dan aroma kopi yang mantap, maka saat proses penyangraian perlu menggunakan suhu dua ratus derajat celcius. Sehingga senyawa kafein akan menguap. Senyawa kafein adalah senyawa yang dapat terlarut pada suhu tinggi sehingga dijaga agar saat proses penyangraian biji kopi, suhu dua ratus derajat celcius terjaga. Sebab senyawa kafein akan terlarut optimal ketika diproses pada suhu yang tinggi. Sehingga anjuran penyeduhan kopi untuk diminum adalah dengan menggunakan air panas. Dengan air panas, maka senyawa kafein akan membuat rasa dari minuman kopi lebih mantap.

Senyawa Asam Klorogenat Pada Biji Kopi

Senyawa asam klorogenat yang ada pada biji kopi berikatan dengan senyawa kafein. Senyawa asam klorogenat juga berfungsi sebagai senyawa antioksidan di dalam kopi. Namun sayangnya, senyawa antioksidan yang dihasilkan akan menurun akitivitasnya ketika asam klorogenat berikatan dengan senyawa kafein. Senyawa asam klorogenat sendiri adalah senyawa yang dapat menghasilkan kafein. Pada proses pengolahan suhu seratus lima puluh derajat celcius, senyawa asam kloreganat mengalami dekomposisi menghasilkan senyawa kafein. Pada proses penyangraian suhu dua ratus derajat celcius, senyawa asam klorogenat yang berubah menjadi senyawa kafein menjadikan kopi ketika diseduh menimbulkan aroma yang khas kopi. Senyawa asam klorogenat adalah senyawa yang mudah larut dalam suhu tinggi, etil asetat, dan aseton.

Senyawa kafein dan senyawa asam klorogenat adalah senyawa yang penting pada biji kopi. Itulah alasan mengapa minum kopi dapat memiliki aroma yang khas dan rasa kopi yang mantap. Tapi ingat, menikmati kemantapan minuman kopi tidak boleh berlebihan. Terdapat batas aman setiap orang dalam minum kopi. Yaitu, sekitar seratus hingga seratus lima puluh miligram setiap hari. Lebih baik patuhi anjuran tersebut jika ingin sehat. Sebab terlalu banyak minum jenis minuman yang mengandung senyawa kafein juga tidaklah baik. Kopi dapat menjadi minuman yang menyehatkan. Dua senyawa penting baik kafein maupun asam klorogenat adalah jenis senyawa yang membuat seseorang merasa baik saat minum kopi. Namun sekali lagi, jika berlebihan, maka efek dari terlalu banyak minum kopi bukan menjadikan tubuh sehat melainkan sakit. Bijaklah dalam mengatur konsumsi minuman kopi, agar dua senyawa penting dalam kopi di atas selalu memberikan efek kesehatan bagi tubuh Anda.