Saturday , October 24 2020

Danau Paniai Papua Terindah di Dunia

Danau Paniai dengan luas 14.500 hektar ini resmi diakui oleh Konferensi Danau Se-Dunia yang dilaksanakan di India pada 30 November 2007 silam sebagai danau terindah di dunia. Jika berkunjung ke Papua, jangan lewatkan danau  yang berada di Kecamatan paniai Timur, Papua ini.

Air danau berwarna biru jernih ini benar-benar memukau dan menghipnotis siapapun yang berkunjung. Danau ini super luas hingga memungkinkan pengunjung memilih lokasi untuk duduk menikmatinya dengan bebas. Penduduk yang ramah menambah nilai keindahan danau itu. Dikelilingi oleh pegunungan hijau akan membuat kita seperti berada di negeri fantasi. Apalagi di sekitar danau masih ada suku asli Papua yaitu Suku Mee dan Suku Moni.

Tahun Penemuan

Awalnya Danau Paniai dinamakan Wisselmeren bersamaan dengan dua danau lain yaitu Danau Tigi dan Danau Tage. Wisselmeren diambil dari nama seorang pilot dari Belanda yang menemukan danau ini pada tahun 1938 yaitu Frits Julius Wissel. Saking terpesonanya ia dengan danau-danau itu, maka saat itu ia berulang kali datang hanya untuk menikmati keindahannya. Wisselmeren adalah bahasa Belanda yang artinya danau-danau Wissel. Kebanyakan orang  di sana lebih mengenal danau ini dengan sebutan danau Wisselmeren ketimbang Danau Paniai.

Danau Paniai berada di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut. Keindahan danau ini lebih sempurna lagi dengan adanya bebatuan dan pasir di pinggir danau. Tidak puas menikmati dari pinggir laut, kita bisa menyewa perahu untuk mengelilingi danau dan menikmati secara langsung keindahannya. Saat berada di tengah danau, rasanya seperti dipeluk oleh keindahan sempurna dari Sang Maha. Cobalah nikmati danau ini saat sore hari. Ketika matahari mulai menghilang dan nelayan mulai menepi ke pinggir.

Kekayaan Danau

Tidak hanya keindahan alam saja, Danau Paniai juga memiliki kekayaan laut dengan aneka jenis ikan air tawar dan udang. Ikan air tawar seperti ikan nila, ikan mujair, ikan mas, ikan sembilan hitam dan ikan belut. Ada juga ikan yang bernilai tinggi seperti ikan pelangi  yang selalu dicari oleh nelayan. Selain itu ada udang endemik yang mulai langka yaitu udang selingkuh. Disebut begitu karena udang memiliki capit besar yang mirip seperti kepiting. Banyak wisatawan yang mencari udang selingkuh saat berkunjung ke Papua.

Suku Mee dan Suku Moni

Oya, kita bisa berkunjung ke perkampungan Suku Mee dan Suku Moni. Perkampungan kedua suku ini masih sangat asli dan tidak tersentuh modernisasi. Sehingga memiliki nilai budaya tersendiri bagi semua pengunjung. Kita bisa melihat rumah adat asli yang disebut honai dan sudah pasti bisa juga melihat atraksi kesenian yang disuguhkan.

Mau berkunjung ke danau indah ini? Pergilah dulu ke kota Enarotali, ibukota kabupaten Paniai. Dari situ, ada dua cara menuju Danau Paniai. Bisa lewat darat dengan menyewa bus. Bisa juga dengan jalur udara menggunakan pesawat Cessna. Keduanya sama-sama menyuguhkan keindahan alam di sepanjang perjalanan kok. Jadi nikmati saja perjalanannya.

Penginapan

Di Danau Paniai tidak ada penginapan. Jadi jika ingin bermalam, bisa menyewa rumah-rumah penduduk. Bisa juga jika memiliki peralatan berkemah, memasang tenda di pinggir danau akan lebih nikmat lagi. Menikmati malam di pinggir Danau Paniai adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan. Untuk urusan makan, tidak perlu khawatir. Banyak warung-warung kecil yang menyediakan makanan kok. Jadi pasti tidak akan kelaparan selama di sana.

About Bas