Thursday , October 29 2020

Daftar Unsur Kimia Yang Termasuk Dalam Nonlogam

Unsur Kimia Yang Termasuk Dalam Non-logam

 

  1. Belerang.
  2. Fosfor.
  3. Hidrogen.
  4. Karbon.
  5. Nitrogen.
  6. Oksigen.
  7. Selenium.
  8. Gas Mulia.
  9. Halogen.

 

1. Belerang ( Sulfur )

  • Belerang merupakan unsur non-logam yang tidak berasa.
  • Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning.
  • Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral-mineral sulfida dan sulfat.
  • Belerang adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam 2 asam amino.
  • Salah satu contoh penggunaan umum belerang adalah dalam pupuk.
  • Selain itu, belerang juga digunakan dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida, dan fungisida.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 S16 32,065(5) 163
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 388 115239
Titik Didih 717 444​832

 

2. Fosforus

  • Fosforus dapat berada dalam empat bentuk atau lebih alotrop: putih (atau kuning), merah, dan hitam (atau ungu). Yang paling umum adalah fosforus merah dan putih, keduanya mengelompok dalam empat atom yang berbentuk tetrahedral. Fosforus putih terbakar ketika bersentuhan dengan udara dan dapat berubah menjadi fosforus merah ketika terkena panas atau cahaya.
  • Fosforus amatlah reaktif, memancarkan pendar cahaya yang lemah ketika bergabung dengan oksigen, ditemukan dalam berbagai bentuk, dan merupakan unsur penting dalam makhluk hidup. Kegunaan fosforus yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, dan secara luas digunakan dalam bahan peledak, korek api, kembang api, pestisida, odol dan deterjen.

Kegunaan dan aplikasi:

  • Mainan yang bercahaya di kegelapan.
  • Sumber lampu radioaktif.
  • LED warna putih.
  • Cathode Ray Tubes.
  • Lampu Fluorescent.
  • Sabun cuci.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 P 15 30,973762(2)153
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur –
Titik Didih –

 

3. Hidrogen

  • Pada suhu dan tekanan standar, hidrogen tidak berwarna, tidak berbau, bersifat non-logam, bervalensi tunggal, dan merupakan gas diatomik yang sangat mudah terbakar. Gas hidrogen sangat mudah terbakar dan akan terbakar pada konsentrasi serendah 4% H2 di udara bebas.
  • Hidrogen juga adalah unsur paling melimpah dengan persentase kira-kira 75% dari total massa unsur alam semesta.
  • Kelarutan dan karakteristik hidrogen dengan berbagai macam logam merupakan subjek yang sangat penting dalam bidang metalurgi ( karena perapuhan hidrogen dapat terjadi pada kebanyakan logam ) dan dalam riset pengembangan cara yang aman untuk meyimpan hidrogen sebagai bahan bakar.
  • Hidrogen sangatlah larut dalam berbagai senyawa yang terdiri dari logam tanah nadir dan logam transisi dan dapat dilarutkan dalam logam kristal maupun logam amorf. Kelarutan hidrogen dalam logam disebabkan oleh distorsi setempat ataupun ketidakmurnian dalam kekisi hablur logam.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 H11,00794(7) 1 1
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 13– 259−434
Titik Didih 20-252−423

 

4. Karbon ( Zat Arang )

  • Karbon merupakan unsur non-logam dan bervalensi 4 (tetravalen).
  • Karbon adalah unsur paling berlimpah ke-15 di kerak Bumi dan ke-4 di alam semesta.
  • Karbon terdapat pada semua jenis makhluk hidup, dan pada manusia, karbon merupakan unsur paling berlimpah kedua (sekitar 18,5%) setelah oksigen.
  • Keberlimpahan karbon ini, bersamaan dengan keanekaragaman senyawa organik dan kemampuannya membentuk polimer membuat karbon sebagai unsur dasar kimiawi kehidupan. Unsur ini adalah unsur yang paling stabil di antara unsur-unsur yang lain, sehingga dijadikan patokan dalam mengukur satuan massa atom.
  • Karbon memiliki berbagai bentuk alotrop yang berbeda-beda, meliputi intan yang merupakan bahan terkeras di dunia sampai dengan grafit yang merupakan salah satu bahan terlunak.
  • Karbon juga memiliki afinitas untuk berikatan dengan atom kecil lainnya, sehingga dapat membentuk berbagai senyawa dengan atom tersebut.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 C612,0107(8) 142
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Sublimasi 3.915 3.6426.588
Titik Didih – – –

 

5. Nitrogen ( Zat Lemas )

  • Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa, dan merupakan gas diatomik, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya.
  • Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas, tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya.
  • Nitrogen merupakan unsur umum di alam semesta, diperkirakan merupakan unsur ketujuh dari total kelimpahan di Bima Sakti dan Tata Surya.
  • Di Bumi, unsur ini membentuk sekitar 78% dari atmosfer bumi dan dengan demikian merupakan unsur bebas yang paling melimpah.
  • Nitrogen adalah zat non logam, dengan elektronegatifitas 3.0. Mempunyai 5 elektron di kulit terluarnya. Ikatan rangkap tiga dalam molekul gas nitrogen (N2) adalah yang terkuat.
  • Nitrogen merupakan unsur kunci dalam asam amino dan asam nukleat, dan ini menjadikan nitrogen penting bagi semua kehidupan. Protein disusun dari asam-asam amino, sementara asam nukleat menjadi salah satu komponen pembentuk DNA dan RNA.
  • Polong-polongan, seperti kedelai, mampu menangkap nitrogen secara langsung dari atmosfer karena bersimbiosis dengan bakteri bintil akar.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 N7 14,0067(2)15 2
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 63-210​-346
Titik Didih77 -195-320

 

6. Oksigen ( Zat Asam )

  • Ia merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida).
  • Pada Temperatur dan tekanan standar, dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen, yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau.
  • Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan unsur paling melimpah di kerak Bumi. Gas oksigen diatomik mengisi 20,9% volume atmosfer bumi.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 O8 15,9994(3) 162
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 54-218-361
Titik Didih 90-182​-297

 

7. Selenium

LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Se 34 78,96(3) 164
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 494 221430
Titik Didih 958 6851.265

 

Unsur kimia, non-logam poliatomik diatomik, dilut.com