Tuesday , October 20 2020

Daftar Unsur Kimia yang Termasuk Dalam Metaloid

7 Unsur Kimia Yang Termasuk Metaloid

Metaloid sulit dibedakan dengan logam, perbedaan utamanya adalah bahwa umumnya metaloid adalah semikonduktor sedangkan logam adalah konduktor. Ada tujuh unsur yang dikelompokkan sebagai metaloid, yaitu boron (B), silikon (Si), germanium (Ge), arsen (As), antimon (Sb), telurium (Te), dan polonium (Po).

Sifat-sifat Metaloid:

  1. Memiliki sifat baik sebagai logam maupun nonlogam.
  2. Lebih rapuh daripada logam, kurang rapuh dibandingkan dengan non logam.
  3. Umumnya bersifat semikonduktor terhadap listrik.
  4. Beberapa metaloid berkilauan seperti logam.

 

1. Boron.

Elemen metaloid trivalen, boron banyak terdapat di batu borax. Ada dua alotrop boron; boron amorfus adalah serbuk coklat, akan tetapi boron metalik berwarna hitam. Bentuk metaliknya keras (9,3 dalam skala Moh) dan konduktor yang buruk dalam suhu ruang. Tidak pernah ditemukan bebas dalam alam.

LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 B 510,811(7) 13 2
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 2.349 2.0763.769
Titik Didih 4.2003.9277.101

2. Silikon.

Ciri-ciri dan sifat Silikon:

  • Dalam bentuk kristalnya, silikon murni berwarna abu-abu metalik.
  • Silikon berbentuk padat pada suhu ruangan.
  • Seperti germanium, silikon agak kuat tetapi sangat rapuh dan mudah mengelupas.
  • Seperti karbon dan germanium, silikon mengkristal dalam struktur kristal kubus berlian.

Penggunaan dan aplikasi Silikon:

  • Elemen silikon ditambahkan pada besi cor menjadi ferrosilikon atau silikokalsium untuk meningkatkan kemampuan pada bagian yang tipis dan menghindari pembentukan sementit ketika terkena udara luar.
  • Silikon monokristalin murni digunakan untuk memproduksi wafer silikon yang digunakan pada industri semikonduktor, elektronik, dan juga perangkat photovoltaic.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Si1428,0855(3)143
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 1.687 1.4142.577
Titik Didih 3.538 3.2655.909

 

3. Germanium.

Sifat dan ciri-ciri Germanium:

  • Germanium adalah metaloid berkilau.
  • Keras.
  • Berwarna abu-abu keputihan dalam golongan karbon,
  • Sangat reaktif.
  • Dipakai sebagai semikonduktor di dalam transistor dan berbagai perangkat elektronik.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Ge 32 72,64(1)14 4
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 1.211 9381.720
Titik Didih 3.106 2.8335.131

 

4. Arsen / arsenik atau arsenikum.

  • Ini adalah bahan metaloid yang terkenal sangat beracun dan memiliki tiga bentuk alotropik; kuning, hitam, dan abu-abu.
  • Arsenik dan senyawa arsenik digunakan sebagai pestisida, herbisida, insektisida, dan dalam berbagai aloy.
  • Dapat langsung tersublimasi, berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih dahulu.
  • Berbagai macam insektisida dan racun.
  • Galium arsenida adalah material semikonduktor penting dalam sirkuit terpadu. Sirkuit dibuat menggunakan komponen ini lebih cepat tetapi juga lebih mahal daripada terbuat dari silikon.

 

LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 As33 74,92160(2) 15 4
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Sublimasi 887 6151.137
Titik Didih – –

 

5. Antimon ( Stibium )

Sifat dan ciri-ciri:

  • Antimon merupakan metaloid dan mempunyai empat alotropi bentuk. Bentuk stabil antimon adalah logam biru-putih.
  • Antimoni kuning dan hitam adalah logam tak stabil.
  • berbentuk kristal padat yang rapuh.
  • Daya hantar listrik (konduktivitas) dan panasnya lemah.
  • Zat ini menyublim (menguap dari fasa padat) pada suhu rendah. Sebagai sebuah metaloid, antimon menyerupai logam dari penampilan fisiknya tetapi secara kimia ia bereaksi berbeda dari logam sejati.

Penggunaan Antimon:

  • Antimon digunakan sebagai bahan tahan api, cat, keramik, elektronik, dan karet.
  • Antimon dimanfaatkan dalam produksi industri semikonduktor dalam produksi diode dan detektor infra merah. Sebagai sebuah campuran, logam semu ini meningkatkan kekuatan mekanik bahan.
  • Manfaat yang paling penting dari antimon adalah sebagai penguat timbal untuk baterai. Kegunaan-kegunaan lain adalah campuran antigores, korek api, obat-obatan, dan pipa.
  • Oksida dan sulfida antimon, sodium antimonat, dan antimon triklorida digunakan dalam pembuatan senyawa tahan api, keramik, gelas, dan cat. Antimon sulfida alami (stibnit) diketahui telah digunakan sebagai obat-obatan dan kosmetika dalam masa Bibel.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Sb51121,760(1) 15 5
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 903 6301.167
Titik Didih 1.860 1.5872.889

 

6. Telurium.

LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Te 52 127,60(3)165
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 722449841
Titik Didih 1.261 9881.810

 

7. Polonium.

  • Ditemukan di pithblende pada 1989 oleh ahli kimia Prancis yaitu Marie Curie, dinamakan berdasarkan Negara asalnya Polandia.
  • Polonium adalah salah satu elemen dari uranium-radium dan merupakan anggota dari uranium-238.
  • Unsur yang sangat jarang di alam.
  • Jumlah elemen ini terjadi dalam batuan yang mengandung radium.

Penggunaan dan aplikasi:

  • Polonium digunakan dalam percobaan nuklir dengan elemen sepeti Berilium yang melepas neutron saat ditembak partikel alpha.
  • Dalam percetakan dan alat photografi, polonium digunakan dalam alat yang mengionisasi udara untuk menghilangkan kumpulan arus elektrostatis. Radioaktivitas yang besar dari unsur ini menyebabkan radiasi yang berbahaya bahkan pada sekumpulan kecil unsur Polonium.
  • Kemungkinan penggunaan polonium sebagai penghangat di pesawat luar angkasa sedang dalam penyelidikan.
LambangNomor AtomMassa AtomGolonganPeriode
 Po84210 166
Kelvin ( K )Celsius ( °C )Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 527 254489
Titik Didih 1.235 9621.764

 

Unsur kimia, metaloid, dilut.com

About Bas