6 Unsur Kimia Yang Termasuk Dalam Halogen

 

Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan 7 (VII atau VIIA pada sistem lama) di tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I), astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam. Istilah ini berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani. Halogen juga merupakan golongan dengan keelektronegatifan tertinggi, jadi ia juga merupakan golongan paling non-logam. Lampu halogen adalah lampu pijar berisi gas mulia yang dicampur dengan sedikit gas unsur halogen.

 

1. Astatin

Nama unsur ini berasal dari bahasa Yunani αστατος (astatos) yang berarti “tak stabil”. Unsur ini termasuk golongan halogen dan merupakan unsur radioaktif yang terbentuk secara alami melalui peluruhan uranium-235 and uranium-238.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 At 85 210  17 6
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  575  302 576
Titik Didih  610  337 639

 

2. Brom

Unsur dari deret kimia halogen ini berbentuk cairan berwarna merah pada suhu kamar dan memiliki reaktivitas di antara klor dan yodium. Dalam bentuk cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Dalam bentuk gas, bromin bersifat toksik.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Br 35  79,904(1)  17  4
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  265 -7 19
Titik Didih  332  58 137

 

3. Flour

Namanya berasal dari bahasa Latin fluere, berarti “mengalir”. Dia merupakan gas halogen univalen beracun berwarna kuning-hijau yang paling reaktif secara kimia dan elektronegatif dari seluruh unsur. Dalam bentuk murninya, dia sangat berbahaya, dapat menyebabkan pembakaran kimia parah begitu berhubungan dengan kulit.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 F 9  18,9984032(5) 17  2
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 53 -219 ​−363
Titik Didih  85  -188 −306

 

4. Klor

Dalam tabel periodik, unsur ini termasuk kelompok halogen atau grup 17 (sistem lama: VII or VIIA). Dalam bentuk ion klorida, unsur ini adalah pembentuk garam dan senyawa lain yang tersedia di alam dalam jumlah yang sangat berlimpah dan diperlukan untuk pembentukan hampir semua bentuk kehidupan, termasuk manusia. Dalam bentuk gas, klorin berwarna kuning kehijauan, dan sangat beracun. Dalam bentuk cair atau padat, klor sering digunakan sebagai oksidan, pemutih, atau desinfektan.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Cl  17  35,453(2) 17 3
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur 171,6  -101,5 -150
Titik Didih  239,1  -34,4 -29,2

 

5. Iodin / Iodium / Yodium.

Unsur ini diperlukan oleh hampir semua makluk hidup. Iodin adalah halogen yang reaktivitasnya paling rendah dan paling bersifat elektropositif. Sebagai catatan, seharusnya astatin lebih rendah reaktivitasnya dan lebih elektropositif daripada iodin, tetapi kelangkaan astatin membuat sulit untuk mengkonfirmasikan hal ini.

Iodin terutama digunakan dalam medis, fotografi, dan sebagai pewarna. Seperti halnya semua unsur halogen lain, iodin ditemukan dalam bentuk molekul diatomik.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 I  53  126,904 47(3)  17  5
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  386  113 ​236
Titik Didih  457  184 363

 

6. Tenesin

Enam atom terdeteksi oleh sebuah kolaborasi bersama Rusia-AS di Dubna, Moskow Oblast, Rusia, pada Oktober 2009. Meskipun saat ini ditempatkan sebagai anggota terberat dari keluarga halogen, tidak ada bukti eksperimental yang sifat kimia dari ununseptium cocok dengan anggota ringan seperti yodium atau astatin dan analisis teoretis menunjukkan mungkin ada beberapa perbedaan penting.

Lambang Nomor Atom Massa Atom Golongan Periode
 Ts  117 17 7
Kelvin ( K ) Celsius ( °C ) Fahrenheit ( °F )
Titik Lebur  623–823 350–550 ​662–1.022
Titik Didih  883 610 1.130