Wednesday , October 28 2020

Daftar Negara Anggota OKI

OKI

( Organisasi Kerjasama Islam )

OKI yang dahulu bernama Organisasi Konferensi Islam Pada 28 Juni 2011 resmi diganti menjadi Organisasi Kerjasama Islam. OKI didirikan di kota Rabat, Maroko, pada tanggal 12 bulan Rajab 1389 Hijriah atau 25-Sept-1969 Masehi. OKI berkantor pusat di kota Jeddah, Arab Saudi, dengan Sekretaris Jenderal yang sekarang yaitu Ekmeleddin Ihsanoglu yang berasal dari Negara Turki.

Sejarah dan latar belakang berdirinya OKI

OKI didirikan Sebagai reaksi adanya peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsa 21 Augustus 1969 oleh pengikut Kristen fanatik dan pengikut Yahudi di kota Yerusalem.

 

Tujuan di bentuknya OKI

– Meningkatkan dan memantapkan ikatan persaudaraan dan solidaritas diantara negara-negara anggota OKI.

– Menjaga dan melindungi kepentingan umum serta menyatukan pandangan yang dihadapi dunia islam.

– Menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah negara anggota OKI serta Menghormati

hak penentuan nasib sendiri dan tidak mencampuri urusan dalam negeri anggota OKI.

– Memastikan partisipasi aktif anggotanya dibidang politik, ekonomi dan sosial dalam pengambilan keputusan global untuk mengamankan kepentingan bersama.

– Menegaskan kembali dukungan untuk hak-hak masyarakat yang diatur dalam piagam PBB dan hukum internasional.

– Mempererat kerjasama ekonomi dan perdagangan intra islam yang mengarah pada pembentukan pasar bersama islam.

– Mengerahkan upaya untuk mencapai pembangunan manusia yang berkelanjutan dan komprehensif dan kesejahteraan ekonomi sesama anggota OKI.

– Melindungi dan membela citra islam yang sebenarnya untuk memerangi pencemaran nama baik islam dan mendorong dialog antar peradaban dan agama.

– Meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan mendorong penelitian dan kerjasama antara negara anggota OKI.

 

Berikut adalah daftar 57 Negara anggota OKI

Nama Negara dan Tahun menjadi Anggota Oki

1. Afghanistan ( 1969 ).

2. Albania ( 1992 ).

3. Aljazair ( 1969 ).

4. Arab Saudi ( 1969 ).

5. Azerbaijan ( 1991 ).

6. Bahrain ( 1970 ).

7. Bangladesh ( 1974 ).

8. Benin ( 1982 ).

9. Brunei Darussalam ( 1984 ).

10. Burkina Faso ( 1975 ).

11. Chad ( 1969 ).

12. Djibouti ( 1978 ).

13. Gabon ( 1974 ).

14. Gambia ( 1974 ).

15. Guinea ( 1969 ).

16. Guinea Bissau ( 1974 ).

17. Guyana ( 1998 ).

18. Indonesia ( 1969 ).

19. Irak ( 1976 ).

20. Iran ( 1969 ).

21. Kamerun ( 1975 ).

22. Kazakhstan ( 1995 ).

23. Komoro ( 1976 ).

24. Kirgizstan ( 1992 ).

25. Kuwait ( 1969 ).

26. Lebanon ( 1969 ).

27. Libya ( 1969 ).

28. Maladewa ( 1976 ).

29. Malaysia ( 1969 ).

30. Mali ( 1969 ).

31. Maroko ( 1969 ).

32. Mauritania ( 1969 ).

33. Mesir ( 1969 ).

34. Mozambik ( 1994 ).

35. Niger ( 1969 ).

36. Nigeria ( 1986 ).

37. Oman ( 1970 ).

38. Pakistan ( 1969 ).

39. Palestina ( 1969 ).

40. Pantai Gading ( 2001 ).

41. Qatar ( 1970 ).

42. Senegal ( 1969 ).

43. Siera Leone ( 1972 ).

44. Somalia ( 1969 ).

45. Sudan ( 1969 ).

46. Suriah ( 1970 ).

47. Suriname ( 1996 ).

48. Tajikistan ( 1992 ).

49. Togo ( 1997 ).

50. Tunisia ( 1969 ).

51. Turki ( 1969 ).

52. Turkmenistan ( 1992 ).

53. Uganda ( 1974 ).

54. Uni Emirat Arab ( 1970 ).

55. Uzbekistan ( 1995 ).

56. Yaman ( 1969 ).

57. Yordania ( 1969 ).

 

5 Negara Pengamat OKI

1. Bosnia dan Herzegovina.

2. Republik Afrika Tengah.

3. Rusia.

4. Siprus.

5. Thailand.

 

5 Organisasi Internasional Pengamat OKI

1. Gerakan Non-Blok.

2. Liga Arab.

3. Organisasi Kerja Sama Ekonomi.

4. Perserikatan Bangsa-Bangsa.

5. Uni Afrika.