Saturday , October 24 2020

Coba Pijat 3 Titik Refleksologi Untuk Masuk Angin Ini! Nampol Banget Hasilnya

Baru saja kita menyimak soal 10 titik pijat akupresur saat masuk angin. Kini saatnya untuk mencari tahu titik pijat refleksologi mana yang juga ampuh untuk atasi gejala masuk angin.

1. Lung point (paru-paru)

Memijat titik paru-paru ini tak hanya efektif atasi gejala masuk angin, namun juga alergi musiman. Dalam ilmu pengobatan tradisional China, salah satu peran utama paru-paru adalah menyebarkan wei qi – kekuatan energi kehidupan yang membantu melindungi tubuh dari patogen dan alergen.

Ketika Lung qi lemah, maka sistem pertahanan yang dibentuk oleh wei qi juga lemah sehingga tubuh rentan terserang kuman penyebab penyakit serta alergen. Oleh sebab itu, lakukan pemijatan pada area yang lokasinya di telapak kaki, tepatnya pada jantung kaki, di bawah 3 jari tengah. Ingat, terapkan pada kedua kaki karena yang kiri mewakili paru-paru kiri, sedangkan yang kanan paru-paru sebelah kanan.

Ada 2 cara untuk melakukan pemijatan di area ini:

  • Tekan dengan ibu jari lalu pijat dengan arah naik-turun (naik ke arah jari, turun ke arah tumit).
  • Bungkus kaki dengan kedua tangan, lalu menekan area tersebut dengan 2 jempol sekaligus. Pijat dengan gerakan melingkar selama 30-60 detik untuk setiap kaki.

Gunakan tekanan sedang hingga kuat, namun bila titik tersebut terasa sensitif, kendurkan sedikit tekanannya. Ketika dipijat, sensasinya mungkin kurang nyaman. Hal ini wajar apalagi kalau kamu sedang masuk angin, namun tetap jangan tekan terlalu keras sehingga menimbulkan rasa sakit.

Sensitivitas yang muncul selama proses pemijatan menandakan terhambatnya energi atau adanya ketidak-harmonisan dalam garis bujur paru-paru. Begitu nanti semuanya sudah seimbang, maka sensasi tak nyamannya akan berkurang.

2. Sinus point

Memijat area ini sangat bagus untuk melegakan hidung atau sinus tersumbat. Pemijatan mampu mengirim qi ke area tersebut, dan energi inilah yang membantu tubuh mengeluarkan lendir.

Walau ada 10 titik refleksologi untuk sinus, namun area paling utama terletak pada ujung bantalan jempol kaki. Tapi tak seperti lung point, jempol kiri justru mewakili area kanan wajah, sedangkan yang kiri bagian kanan wajah. Mengapa demikian? Karena dalam refleksologi China, garis bujur energi melintang dan saling bertukar di area leher.

Ketika memijatnya, gunakan ibu jari dan telunjuk untuk mencubit lalu gosok area dari sisi ke sisi selama 30 detik untuk setiap kaki. Gunakan tekanan kuat sewaktu melakukannya, seolah-olah kamu hendak menggosok sesuatu yang menempel di ujung jempol.

3. Nose Point

Yang terakhir adalah nose point. Lakukan pemijatan ini bila hidungmu merah akibat keseringan buang ingus. Titik refleksologi ini dapat membantu meningkatkan aliran qi ke hidung sehingga lendir lebih gampang dikeluarkan dan hidung tersumbatpun lega.

Lokasinya di bagian luar tepi jempol kaki, sekitar garis pertemuan antara telapak dan kulit. Kamu mungkin menemukannya di sebelah kuku jempol, tepat di atas buku ibu jari. Sama seperti sinus point, jempol kiri mewakili hidung kanan, dan juga sebaliknya.

Ketika memijatnya, gunakan tekanan sedang seolah-olah seperti kamu sedang menggaruk kaki karena gatal. Sanggah jempol dengan jari tangan (jari mana saja boleh), dan gunakan ibu jari untuk memijat area dari sisi ke sisi. Pijat secara tegak lurus sehingga ibu jari berkeliling ke arah bagian bawah bantalan jari lalu kembali ke atas dekat kuku. Gerakannya ibarat seperti sedang ‘menggergaji’ jempol kaki, lakukan selama 30 detik untuk tiap kaki.

Lakukan pemijatan ke-3 titik tadi hingga 4 kali dalam sehari hingga gejala masuk anginnya reda. Kamu bisa mengikuti jadwal berikut jika mau:

  • Ketika bangun pagi.
  • Sejam sebelum atau setelah makan siang.
  • Sejam sebelum makan malam.
  • Sebelum tidur malam.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *