Kalau baru jadian, siapapun kamu, tidak terbatas mereka yang baru menginjak belasan tahun maupun mereka yang sudah berumur, semua kisah cinta akan terasa tidak ada duanya. Seakan semua terlihat romantis, baik itu saat nge-date, maupun di sosial media. Semua mengumbar kemesraan. Dengan bangganya menaikkan dagu saat orang sekitar berkata, “Wah, kamu serasi banget ya, iri deh,” atau “Cocok banget sih kamu sama dia” dan sebagainya.

Tapi tunggu dulu, di bawah ini ada 10 hal, yang cuma pasangan yang sehat dan katanya serasi saja yang bisa mengerti. Jika ternyata ada beberapa hal di bawah ini yang menurut kamu ada yang tidak sejalan dengan kamu dan pasangan, lebih baik hati-hati. Bukan menakuti kok, perbaiki saja hal-hal yang buruk diantara kamu.

Berikut 10 Ciri-Ciri Kalian Pasangan Yang Serasi :

1. Komunikasi Yang Lancar

Terkadang memang agak mengesalkan, saat kamu sedang bermain atau nongkrong bersama teman-temanmu tiba-tiba pasangan mu ingin ber-sms ria atau pun ber-bbm ria. Komuniaksi memang penting, tetapi bukan komunikasi bak ‘interogasi polisi’. Pasangan kamu akan merasa dikekang saat pertanyaanmu sangat mendetail.

Komunikasi yang sehat adalah komunikasi seperlunya saja, dan saat pasanganmu sedang di luar bersama teman-temannya, biarkan ia menggunakan waktunya untuk bersenang-senang bersama teman-temannya tanpa ada interogasi dari kamu. Memang, untuk membangun komunikasi yang sehat seperti ini butuh saling percaya satu sama lainnya. Apakah kalian memiliki hal itu?

2. Menghargai Pasangan Kamu

Sangat penting memiliki rasa beruntung memiliki si dia. Bukan karena dirinya cantik atau ganteng saja. Tetapi juga rasa menghargai yang tinggi. Pasangan yang sehat adalah mereka yang menghargai satu sama lainnya dengan segala kekurangan yang ada. Bukan malah menjadikan kekurangan pasangan sebagai bahan untuk membandingkannya dengan yang lainnya.

3. Berkompromi Dengan Masalah Yang Ada

Seringkali dua bulan pertama jadian semua terasa indah, tapi ada beberapa juga yang tiba-tiba ‘udah’  Selesai. Semua ada jalan keluarnya kok, jika semuanya bisa dikompromikan dengan kepala dingin, masalah apapun akan selesai pada akhirnya. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.

4. Beradu Argumen Itu Normal

Tidak pernah beradu argumen? Tenang-tenang saja dalam menjalin hubungan? Jangan bangga dulu. Karena jika pasangan kalian tidak pernah berargumen tentang apapun, hati-hati. Karena argumen adalah tanda bahwa ia masih mau meladeni kamu. Ia tidak diam saja seperti patung, ada yang bilang jika orang pendiam itu akan sangat mengerikan ketika ia marah. So? Argumen dengan pasangan adalah tanda hubungan yang sehat, tapi jangan diisi oleh argumen saja ya, kalau isinya kebanyakan beradu argumen, pikir-pikir lagi mau serius dengannya atau tutup lembaran saja?

5. Terbuka

Eiitss, jangan ngeres dulu. terbuka di sini adalah mengutarakan apa saja yang membuat kalian risih terhadap pasangan. Jika kalian tidak dapat meluapkan seluruh isi hati kalian, itu tandanya ia bukanlah pasangan sejati kamu. Karena saat kalian menganggap hubungan kalan ini sehat, hal sekecil apapun akan kalian share, baik itu buruk maupun baik. Tujuannya? agar semuanya tidak menyimpan sesuatu yang ditakutkan akan mengakibatkan pertengkaran hebat. Jujur saja, jangan ada yang disembunyikan.

6. Selalu Senang Saat Bertemu

Tidak peduli hari itu kamu dimarahi dosen, atau dimarahi bos, atau ditilang polisi saat ingin pulang. Ketika kalian bertemu dengan pasangan kalian, semua hal buruk yang menimpa kita hari itu seakan sirna dan Hilang. Yang ada saat bertemu dan menghabiskan waktu bersamanya, semua masalah yang menimpa anda terlepaskan dan hilang begitu saja dihadapannya.

7. Senang Meskipun Tidak Melakukan Apa-Apa

Terkadang, kita sebagai pasangan kerap secara tidak langsung menuntut macam-macam. Meskipun anggapan di luaran biasanya adalah wanita/cewek yang cenderung menuntut macam-macam seperti makan di luar, beli ini itu. Pergi ke tempat hiburan, tetapi kita sebagai pria juga tidak sadar banyak menuntut kaum hawa yaitu pasangan kita. Saat dimana kita tidak melakukan apa-apa, tidak pergi kemana-kemana namun hanya bertemu, rasa senang tetap menjadi emosi pertama kita. Bukan tempat yang membuat kita senang, bukan makan dimana dan pergi kemana, tapi dengan siapa kita bisa merasa senang.

8. Prioritas Kamu Akan Berbeda Dibandingkan Dengan Saat Kamu Single

Jika waktu berstatus single atau jomblo yang kita pikirkan adalah diri sendiri, baik itu dari pencapaian hidup maupun tujuan keuangan, saat sudah bersamanya, semua prioritas kita yang tadinya hanya untuk diri sendiri atau ‘prioritas saya’ menjadi ‘prioritas kita’. Ketika kita melakukan itu, secara tidak sadar apapun yang kita lakukan akan menuju dan membantu kita mewujudkan ‘prioritas kita’ tadi.

9. Kebahagiaan Itu Patut Dibagi

Teringat satu adegan film yang dibintangi oleh Morgan Freeman dan Robert Deniro berjudul Las Vegas, saat salah seorang teman mereka berduaan dengan seorang perempuan muda dalam sebuah kamar dan akan melakukan hal ‘itu’ setelah beberapa menit, Sam yang diperankan oleh Kevin Kline menolak perempuan muda itu. Sampai perempuan itu bertanya, “Apakah aku kurang cantik? Kurang Seksi sehingga kamu tidak mau bersamaku?” dengan tatapan menerawang Sam menjawab, “Bukan sayang, kamu adalah perempuan cantik, kamu sempurna, dan ini adalah hal yang istimewa. Tapi semua hal istimewa yang terjadi dalam hidupku aku kuberitahukan kepada istriku. Jika kita bersama malam ini, apa yang akan aku katakan pada istriku”. Waw! Untuk pria, apakah kalian bisa seperti ini? Semoga yaaa.

10. Tidak Mengekang

Wahh, ada alasan kenapa saya menaruh hal ini menjadi yang terakhir. Karena menurut saya hal ini adalah salah satu penyebab bagi kebanyakan pasangan muda mengakhiri cerita cinta mereka. Apalagi jika sang pasangan akan menghadiri reuni sekolah dulu, entah itu SMA maupun SMP. Entah khawatir pasangan akan bertemu dengan mantannya, kemudian terjadi hal yang tidak kita inginkan ataupun memang ada hal mendesak sehingga kita melarangnya untuk hadir.

Kawan, saat kamu takut pasanganmu diambil orang, kalian tidak percaya padanya dan dalam waktu yang sama juga tidak percaya akan diri sendiri. Kalian menganggap kalian bukanlah pasangan perfect yang dimilikinya saat ini. Percaya saja, jika memang nantinya pasangan kalian malah selingkuh, berarti yang tidak percaya diri adalah mereka, bukan kalian. Mereka yang berselingkuh biasanya tidak terbuka, dan mereka bukanlah pasangan yang membuat hidup kita sempurna. Jangan sampai malah kita yang berpaling ke lain hati.

Semoga hal diatas dimiliki oleh kalian dan pasangan. Memang pasangan sempurna hanya ada dalam buku novel Teenlit yang membanjiri toko buku belakangan ini, atau hanya ada dalam film drama. Namun berkaca dengan hal di atas semoga semua yang kalian harapkan dari hubungan kalian tercapai. Sampai nanti kalian tua renta dan mati bersama.

Apakah saat ini kamu sudah mempunyai pasangan yang serasi ? Semoga saja yaa…Cheers..