Sunday , October 25 2020

10 Tips Mengendarai Mobil Matic Bagi Pemula Yang Perlu Diperhatikan Agar Aman dan Lancar di Jalan

Mengendarai sebuah mobil matic butuh kehati-hatian, kesabaran dan juga memerlukan berbagai teknik khusus. Hal ini tentunya untuk mendapatkan sebuah kenyamanan dan keamanan Anda saat di perjalanan.

Lalu apa saja sih hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengendarai sebuah mobil matic agar aman dan lancar di perjalanan?

1. Pastikan Perseneling pada Posisi Netral atau Parkir

Hal yang pertama yang wajib Anda lakukan sebelum mengendarai mobil matic kesayangan Anda adalah pastikan bahwa ketika menyalakan mesin mobil, posisi perseneling pada posisi N (Netral) atau P (Parkir).

Posisi ini akan menjamin keselamatan Anda ketika sedang menyalakan mesin mobil matic Anda. Hal ini juga didasarkan pada beberapa jenis mobil matic yang sudah banyak beredar hanya bisa dihidupkan jika persneling ada pada posisi N atau P.

2. Pemanasan Mesin

Selanjutnya adalah memanaskan mobil matic Anda. Setelah Anda menghidupkan mobil matic Anda, maka biarkan mesin mobil menyala untuk beberapa menit sampai suhu mesin dirasa sudah cukup panas. Hal ini berfungsi untuk membuat transmisi mobil matic Anda menjadi lebih lancar. Beberapa macam bentuk transmisi mobil matic sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga percepatan dalam perpindahan gigi yang secara otomatis tidak akan berjalan dengan lancar jika mesin belum dalam keadaan yang cukup panas atau belum mencapai suhu kerja yang efektif.

3. Injak Rem Ketika Mulai Mengendarai

Injak pedal rem pada saat menggeser tuas persneling dari posisi P ke R atau dari posisi N ke D dan juga sebaliknya. Selain untuk keamanan Anda sendiri dari resiko mobil Anda yang bisa loncat, hal ini telah didesain sedemikian rupa bahwa dengan menginjak pedal rem saat pergeseran tuas persneling akan memudahkan mesin untuk berpindah gigi dan juga menghindari kerusakan pada mesin.

4. Perhatikan Posisi Tuas Persneling

Ketika Anda memulai sebuah perjalanan dalam kondisi yang normal, selalu pastikan bahwa tuas persneling sudah berada pada posisi D (Drive), posisi D berfungsi untuk berjalan maju. Sedangkan jika Anda mundur pastikan untuk mengganti tuas persneling pada posisi R. Jangan sampai terbalik dan membuat beberapa kekacauan di sekitar Anda. Hal ini biasanya sering terjadi pada sebagian orang yang sedang dalam keadaan tidak fokus atau terburu-buru.

Dalam mengendarai sebuah mobil pastinya Anda akan melewati berbagai medan di perjalanan, baik itu tanjakan, turunan ataupun jalanan yang sedang macet. Ketika sedang berada di sebuah tanjakan pastinya Anda akan membutuhkan bantuan pengereman pada mesin Anda atau biasa disebut engine break. Maka pada posisi ini sebaiknya Anda memindahkan posisi persneling Anda pada posisi 2. Sedangkan ketika sedang dalam jalan yang menurun geser tuas persneling Anda pada posisi 1.

5. Pilih Mode Ekonomis Saat Macet

Pada saat kondisi jalanan sedang macet, Anda harus segera memindahkan mode perjalanan ke pengoperasian ekonomis. Pengoperasian jenis ini sudah banyak terdapat pada beberapa jenis mobil matic yang ada di pasaran. Dengan menggunakan mode ekonomis tentu akan semakin menghemat penggunaan BBM pada mobil matic Anda yang terkenal lebih boros dibandingkan dengan mobil manual.

6. Gunakan Tombol OD saat menyalip

Tombol OD berfungsi untuk membantu mobil matic berakselerasi pada saat menggunakan gigi 3. Ketika sedang menyalip kendaraan yang ada di depan kita, tentu mobil matic kita membutuhkan sebuah akselerasi yang cepat dan lebih. Pada saat menyalip biasanya kita akan melaju pada posisi 60km/jam lebih, maka dari itu dalam kecepatan seperti itu patutnya kita harus menggunakan gigi 3 dan juga tombol OD. Hal ini juga perlu dilakukan ketika dalam posisi track panjang yang membutuhkan kecepatan yang relatif tinggi. Jika tombol OD menyala, maka itu tandanya perpindahan gigi Anda hanya dibatasi sampai gigi 3 saja.

7. Gunakan Mode Manual

Beberapa pengendara mobil matic tentu tidak selalu hanya memacu mobilnya dalam keadaan yang santai saja. Terkadang kita juga diharuskan terburu-buru dan segera cepat untuk mencapai suatu lokasi.

Pada saat dalam kondisi yang seperti ini ada baiknya Anda untuk menggunakan mode pengoperasian manual. Caranya cukup mudah yaitu dengan memindahkan mode pengoperasian ke posisi M (manual). Dengan hal ini akan membuat pengoperasian persneling dan juga performa mobil Anda seperti layaknya mobil manual.

Namun yang terpenting adalah untuk selalu berhati-hati dalam mengurangi dan menambah gigi pada mode pengoperasian ini. Pada dasarnya posisi pedal gas sangat mempengaruhi dalam perpindahan gigi pada mobil matic Anda.

8. Variasi Persneling D Saat di Tanjakan

Seperti sewajarnya, tidak semua medan yang kita lalui dalam mengendarai sebuah mobil matic selalu datar dan lurus-lurus saja, ada kalanya kita harus menaiki sebuah tanjakan yang cukup tinggi untuk mencapai sebuah lokasi tujuan kita.

Maka dari itu, variasi dalam penggunaan persneling dalam posisi D (drive) sangatlah penting. Hal ini juga merajuk pada beberapa kasus dimana sebagian pengguna mobil matic khususnya perempuan tidak sigap dalam mengendarai mobil matic di sebuah tanjakan yang cukup tinggi. Akibatnya adalah sebuah kecelakaan yang sering terjadi.

Pada dasarnya sebuah mobil matic jika dilihat secara sudut pandang manual adalah adanya limit pada kecepatan, bukan pada satuan RPM nya. Maka dari itu beberapa hal di bawah ini perlu untuk Anda ketahui :

  • Switch ke D3 maksimal hanya sampai pada posisi gigi 3 atau 60 km/jam.
  • Switch ke D2 maksimal hanya sampai pada posisi gigi 2 atau 40-50 km/jam.
  • Switch ke D1 maksimal hanya sampai pada posisi gigi 1 atau 0-30 km/jam.

Untuk memindah tuas persneling dari posisi D ke D3, D2 dan juga D1 anda tidak perlu untuk menginjak pedal rem terlalu dalam, Anda cukup menekan tombol switch pada bagian tuas persneling Anda saja. Setelah itu pindahkan tuas persneling sesuai keinginan dan kebutuhan Anda. Selain itu pada beberapa lokasi yang memiliki tanjakan yang cukup curam, Anda bisa memindahkan tuas persneling pada posisi L. Hal ini juga bisa Anda lakukan ketika dalam tengah kemacetan yang terjadi di tengah tanjakan yang cukup curam.

9. Variasi Persneling D saat di Penurunan

Layaknya cara mengendarai mobil matic pada kondisi medan yang menanjak, hal tersebut juga bisa Anda terapkan ketika sedang dalam medan yang menurun dengan berbagai sudut turunannya.

Hal ini mungkin sedikit diabaikan bagi sebagian besar pengendara mobil matic. Biasanya pengendara hanya mengandalkan pedal rem saja ketika sedang melaju dalam sebuah turunan. Namun tahukah Anda bahwa hal tersebut bisa membahayakan sistem pengereman pada mobil matic Anda? Berikut ini adalah beberapa rincian bagaimana melakukan perpindahan gigi saat berada di jalanan yang menurun.

  • Posisikan tuas perseneling pada D ketika sedang berada di medan yang memiliki turunan yang tidak terlalu curam atau sedikit menurun saja. Hal ini masih normal dan sudah banyak pengendara yang menerapkannya.
  • Anda juga bisa memindahkan tuas perseneling pada posisi D3 ketika berada di turunan yang tidak terlalu curam. Artinya Anda masih bisa melaju dalam kecepatan yang relatif tidak terlalu tinggi tapi masih aman untuk Anda.
  • Pindahkan tuas perseneling pada posisi D2 ketika Anda sedang menuruni jalan yang sedikit lebih curam lagi. Dengan memindahkan tuas pada posisi ini akan membantu sistem pengereman Anda dan juga secara otomatis akan menurunkan kecepatan laju mobil matic Anda.
  • Untuk turunan yang tajam dan juga sedikit terjal, pindahkan tuas persneling pada posisi D1. Tentunya hal ini sangat membantu sistem pengereman dan menghindari kampas rem Anda untuk terbakar. Selain itu juga otomatis akan mengurangi laju mobil Anda dan membuat Anda semakin aman dalam menuruni jalan tersebut.

10. Variasi Pedal Rem saat Jalan Macet

Pada pengoperasian mobil manual, Anda akan diharuskan memindahkan persneling pada posisi netral dan juga harus menginjak rem. Hal ini tentunya akan membuat Anda ribet dan repot. Berbeda halnya dengan mengendarai mobil matic.

Dalam sistem pengoperasian mobil matic, khususnya pada sebuah kondisi jalan yang macet Anda tidak perlu repot seperti sedang mengendarai mobil manual. Namun faktanya, masih banyak para pengendara mobil matic yang melakukan hal tersebut.

Padahal mengendarai mobil matic saat dalam kondisi macet sangatlah mudah saja. Anda hanya perlu menginjak pedal rem sesaat untuk menghentikan laju mobil matic Anda. Anda tidak perlu untuk memindahkan posisi persneling pada N kemudian D dan sebaliknya. Hal tersebut tentunya akan membuat Anda semakin nyaman dan dimudahkan dalam mengendarai sebuah mobil matic Anda.

Beberapa hal di atas adalah yang perlu Anda perhatikan untuk kenyamanan dan keamanan dalam mengendarai mobil matic.

About Bas