Wednesday , October 28 2020

8 Cara Merawat Pakaian Berbahan Jeans Agar Tidak Cepat Rusak

Tips Jeans Tidak Cepat Rusak

 

Jeans adalah salah satu bahan pakaian yang populer banget di industri fashion. Penggunaannya tak terbatas hanya sebagai kain celana saja. Tapi juga jacket, baju, topi  dan sebagainya. Jeans sendiri diminati karena kualitasnya yang memang bagus. Bila dikenakan bikin penampilan tampak casual namun tetap stylish.

Untuk menjaga keutuhan pakaian berbahan jeans butuh perhatian khusus. Apabila kamu enggak tahu cara merawatnya maka jeans bisa cepat rusak, luntur dan semakin tipis. Nah, berikut ini beberapa tips merawat jeans yang benar, mulai dari cara mencuci, menjemur, menyetrika dan sebagainya. Langsung simak aja ya!

 

1. Daripada Detergen, Lebih Baik Gunakan Larutan Cuka

Tips pertama untuk mencuci jeans sebaiknya jangan menggunakan detergen. Pemakaian deterjen bisa membuat warna jeans cepat pudar. Maka itu lebih disarankan memanfaatkan cuka atau vinegar. Cuka bisa mempertahankan warna jeans supaya tetap awet dan juga mengangkat kotoran.

Untuk cara penggunaannya, campurkan setengah cangkir larutan cuka ke dalam se ember air dingin. Aduk. Lalu masukkan pakaian jeans. Rendam selama 30-60 menit. Setelah itu ucek-ucek, lalu bilas dengan air biasa tanpa sabun. Oiya jangan mencuci jeans dengan pakaian lain secara bersamaan ya, ditakutkan warna jeans bisa luntur.

2. Cuci Jeans dengan Air Dingin

Untuk mencuci pakaian berbahan jeans disarankan tidak menggunakan air hangat. Suhu yang terlalu tinggi bisa mempengaruhi tekstur jeans menjadi mengerut atau bahkan seratnya rusak. Jadi gunakan air dingin saja untuk mencucinya ya.

3. Tidak Perlu Menggunakan Mesin Pengering

Kamu boleh-boleh saja mencuci jeans di mesin cuci. Tapi sebaiknya hindari pemakaian mesin pengeringnya. Sebab bila pakaian berbahan jeans dimasukkan dalam mesin pengering, putaran dari mesin yang memeras kain bisa menyebabkan jeans jadi rusak seratnya. Selain itu juga pakaian makin kusut. Jadi lebih baik dikeringkan alami saja.

4. Saat Menjemur, Balik Kainnya dan Hindari Paparan Matahari Langsung

Supaya warna jeans gak cepat pudar maka saat menjemur baliklah pakaianmu. Jadi bagian dalam yang berada di luar. Selain itu, hindari juga paparan matahari secara langsung. Sinar matahari bisa membuat warna jeans jadi memudar dan tidak tajam.

Gunakan tempat jemur yang atapnya dilindungi seng atau sejenisnya, sehingga tidak terlalu panas. Kamu tidak perlu takut bau apek, karena angin saja sudah bisa mengeringkan pakaian kok. Kamu juga bisa menambahkan pewangi untuk menambah aroma segar.

5. Pastikan Jeans Benar-Benar Kering

Ketika menjemur pakaian jeans, pastikan kamu mengambilnya saat pakaian tersebut benar-benar kering. Bahan jeans cenderung tebal, jadi bila kamu ambil masih setengah basah maka jamur bisa bersarang di dalamnya. Baunya juga cenderung apek. Jadi tunggu sampai mengering baru boleh disetrika.

6. Setrika Bagian Dalam Pakaian

Saat menyetrika pakaian jeans, jangan lupa untuk selalu membaliknya ke bagian dalam. Sebab setrika punya suhu panas. Apabila ditempelkan dengan kain jeans bikin warna jeans cepat pudar dan rusak.

7. Hindari Jasa Dry Cleaning

Dry Clean adalah metode pencucian pakaian berbahan khusus dengan menggunakan larutan kimia perchloroethylene. Biasanya jenis pakaian yang dicuci lewat metode dry clean yakni baju adat, baju pengantin, jas, atau pakaian berbahan wol dan sejenisnya. Sedangkan untuk jeans sebaiknya tidak menggunakan dry cleaning. Tapi cukup dicuci biasa saja, pakai tangan malah lebih baik loh.

8. Penyimpanan Lebih Baik Digantung daripada Dilipat

Untuk penyimpanan pakaian jeans lebih baik digantung daripada dilipat. Sebab bila jeans dilipat maka akan meninggalkan bekas garis cukup jelas. Ini bisa merusak teksturnya. Dan kamu pun jangan menyetrika berulang kali padahal jeans tidak baik terlalu sering kena suhu panas.

Intinya untuk merawat jeans kamu tidak boleh terlalu sering mencucinya. Namun bukan berarti bila pakaian itu kotor tetap disimpan, ini malah menyebabkan penumpukan kuman. Kamu boleh saja mencucinya tapi gunakan cuka dan hindari paparan panas berlebihan. Semoga bermanfaat infonya ya!