Tuesday , October 27 2020

7 Tips Gampang Merawat Sweater Agar Tidak Cepat Rusak

Hampir semua orang pasti menyimpan sweater dalam lemari pakaiannya. Terlebih lagi sekarang ini keberadaan sweater rajut juga sedang naik daun. Masyarakat tidak hanya memfungsikannya sebagai pakaian penghangat tubuh. Tapi juga menjadi item fashion untuk menunjang penampilan agar tampak semakin cantik.

Nah, yang harus kamu tahu merawat sweater itu sebenarnya agak sulit. Apabila kamu tidak menjaganya dengan baik, dan hanya menyimpannya saja di lemari maka bukan tak mungkin sweater kamu bakal rusak.

So Guys, biar sweater kesayanganmu tetap awet dan gak cepat rusak, yuk pelajari:

Tips-tips Merawat Baju Sweater

 

1. Periksa Simbol Pencucian

Setiap membeli pakaian apapun, termasuk sweater pastikan kamu membaca dan memahami cara pencuciannya. Ini sangat penting untuk menghindari kerusakan. Perhatikan apakah sweater tersebut harus dicuci dengan tangan ataukah boleh menggunakan mesin cuci. Biasanya untuk sweater berbahan halus (misalnya wol) harus dicuci dengan lembut agar seratnya tidak rusak.

Kemudian perhatikan juga simbol suhu air pencucian. Apakah bisa menggunakan pemutih. Lalu adakah metode khusus lain, misalnya saja dicuci dengan dry clean sebab kainnya tidak bisa terkena air, dan sebagainya. Pelajari itu semua sebelum kamu mencucinya.

 2. Gunakan Air Dingin Saat Mencuci

Untuk mencuci sweater sebaiknya hindari air bersuhu panas atau hangat karena bisa membuat kain sweater menyusut. Sebaliknya kamu bisa menggunakan air dingin. Caranya siapkan air secukupnya dalam bak. Kemudian tambahkan detergen. Lalu aduk. Selanjutnya rendam sweater kurang lebih 15 menit. Remas perlahan lalu bilas dengan air sampai bersih. Ingat ya, jangan mengucek sweater terlalu keras karena itu bisa merusak seratnya dan membuat berkerut.

 3. Jangan Gunakan Mesin Cuci

Hal lain yang perlu diperhatikan, jangan sesekali memasukkan sweater ke dalam mesin cuci. Ini akan membuat sweater kesayanganmu jadi rusak atau bahkan luntur jika dicampur dengan pakaian lainnya. Hindari juga mesin pengering sebab suhunya terlalu tinggi dan bisa merusak serat rajutan.

4. Jangan Dikeringkan dibawah Matahari

Untuk pengeringan sweater setelah dicuci, kamu cukup mengangin-anginkannya sampai kering. Jangan diletakkan di jemuran yang terpapar matahari langsung karena bisa membuat kainnya menyusut dan warnanya juga jadi pudar.

 5. Jangan Menggantung Sweater di Hanger

Kamu boleh saja menggantung pakaianmu di hanger untuk menghindari kusut. Namun tidak dengan sweater. Pakaian ini sebaiknya kamu lipat dan simpan dalam lemari secara rapi.

Dengan menyematkan hanger pada bagian kerah sweater justru membuatnya jadi melar. Bahkan pola rajutannya pada pundak, leher dan lengan bagian atas juga ikut berantakan. Maka itu cukup dilipat saja ya. Kamu bisa menambahkan kamper untuk menghindari ngengat dan supaya aroma pakaian jadi harum.

 7. Jangan Dicuci Terlalu Sering

Mencuci sweater terlalu sering enggak akan membuatnya jadi terlihat baru. Justru sebaliknya, sweater kamu malah cepat rusak. Dengan mencucinya berkali-kali, mengucek terus-menerus dan menjemur berulang-ulang, itu akan membuat tekstur sweater jadi melar, benangnya berantakan bahkan rusak. Oleh sebab itu, jika memang masih 1-2 kali dikenakan maka sebaiknya cukup diangin-anginkan saja di suhu ruang, lalu lipat dan letakkan di rak.

7. Apabila Ada Rajutannya yang Terurai, Segera Perbaiki

Sebuah kerusakan kecil pada sweater apabila dibiarkan saja maka bisa menjadi kerusakan besar. Apabila kamu melihat ada benang yang terurai  atau robekan sebaiknya segera atasi dengan membawanya pada penjahit. Jika dibiarkan saja, benang tersebut justru akan mengganggu. Mudah terlilit dan lama-kelamaan akan semakin banyak yang terurai.

Merawat sweater memang bukanlah hal mudah. Tapi jika kamu benar-benar menjaganya dengan baik maka sweater kamu pun juga akan awet dan tampak seperti baru dalam kurun waktu lama.

About Bas