8 Cara Agar Kamu Menjadi Remaja yang Bijaksana

Masa remaja merupakan masa yang paling menyenangkan. Mungkin kebanyakan remaja masih seenaknya sendiri dalam bersikap. Oleh karena itu, perlu dibiasakan untuk belajar bersikap yang baik dan bijaksana.

Berperilaku bijaksana sangatlah penting. Ini salah satu pembentukan karakter yang baik.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini 8 cara menjadi remaja yang bijaksana.

1. Tidak Egois

Seseorang yang memiliki sikap egois biasanya hanya mementingkan diri sendiri. Mereka hanya melakukan hal yang baik untuk dirinya. Biasanya mereka tidak pernah mau menerima pendapat orang lain. Bahkan menganggap hasil keputusannya adalah yang terbaik.

Cewek Merenung sendiri
Berfikir sebelum bertindak (images.unsplash.com)

Ciri orang egois ini tidak mau memikirkan dan menerima pendapat orang lain. Tentunya hal ini tidak akan pernah bisa dikatakan orang yang bijak. Bahkan sangat jauh dari kata bijak. Pada dasarnya orang yang bijak memikirkan kebersamaan bukan hanya diri sendiri.

Lalu, bagaimana seseorang yang tidak egois sangat mampu menjadi lebih bijaksana? Dengan mengalah pada ego, seseorang akan dapat lebih bisa berpikir lebih jernih tanpa emosi. Dari keputusan yang dipikirkan secara matang inilah muncul kemampuan untuk mengendalikan tindakan. Nah, jika tindakan sudah bersifat bijaksana, maka kemungkinan untuk menjadi lebih dewasa dan berkepala dingin pun dapat meningkat.

2. Tidak Mudah Emosi

Sesuatu hal yang dihadapi dengan emosi tidak akan berujung baik. Bahkan setiap keputusan yang didasarkan dengan emosi tidak akan diperoleh hasil keputusan yang baik. Orang yang bijak akan selalu mengatasi masalah dengan pikiran yang tenang dan jernih.

Mengapa hasil keputusan tidak baik jika sedang emosi? Hal ini terjadi karena keputusan yang diambil akan tergesa – gesa. Bahkan biasanya bersifat kemenangan pribadi atau pembelaan secara pribadi. Orang yang bijak seharusnya bisa mengendalikan diri sendiri. Jadi, bukan orang yang temperamental dan mudah marah.

3. Memiliki Tujuan dalam Hidup

Segala hal harus direncanakan dengan baik, begitupun tujuan hidup. Kamu harus mengetahui tujuan dalam hidup. Sehingga apapun yang akan dilakukan mengarah pada tujuan tersebut.

Kebanyakan remaja masih tidak paham dengan tujuan hidup mereka. Mereka hanya hidup seperti air yang mengalir. Tidak tahu harus kemana arus itu dibawa. Hanya terombang-ambing di lautan. Jika remaja memiliki tujuan hidup maka perjalanan hidupnya akan lebih mudah karena tahu apa yang harus dilakukannya.

Manfaat lainnya, yaitu remaja bisa menentukan apa cita-cita yang akan dicapainya. Mereka akan lebih mudah meraihnya jika mulai detik ini sudah memikirkan tujuan hidupnya. Bahkan mereka bisa sukses semuda mungkin.

4. Menghargai Orang Lain

Jika ingin menjadi orang yang bijak harus bisa menghargai orang lain. Bagaimana bisa dihargai oleh orang lain jika kita tidak bisa menghargai orang lain? Inilah pertanyaan yang perlu dijawab. Proses untuk menghargai orang lain akan dapat membuat kamu semakin tertempa menjadi pribadi yang bijaksana.

Bertukar pendapat dengan orang lain
Bertukar pendapat dengan orang lain (images.unsplash.com)

Tanpa adanya kebijaksanaan, maka hati akan sulit untuk menghargai orang dan memperlakukan tanpa melihat status. Padahal, kamu sangat perlu untuk memperlakukan semua orang secara setara dan tidak memilih strata ekonomi maupun sosialnya saja. Ini sangat penting untuk proses menuju kedewasaan, terutama pada masa remaja.

5. Menerima Orang Lain Apa Adanya

Jangan pernah membicarakan kekurangan orang lain di tempat umum. Jadilah orang yang bijak dengan menerima orang lain apa adanya. Ya, definisi orang bijak sendiri adalah mereka yang tidak gelap mata dan melihat sisi negatif seseorang. Padahal, semua orang pasti memiliki sifat baik dan buruk bukan?

6. Berpikir Sebelum Berbicara dan Bertindak

Orang yang memiliki kepribadian yang bijak akan menjaga setiap tindakan dan cara berbicaranya. Mereka akan memikirkan terlebih dahulu tindakan maupun ucapannya. Mereka tidak akan berbicara dan bertindak semaunya. Akan tetapi, akan memikirkan orang lain juga.

7. Tidak Hanya Memikirkan Penampilan

Jangan hanya memikirkan penampilan. Akan tetapi sikap yang baik lebih penting daripada penampilan. Meskipun demikian, bukan berarti kamu harus mengesampingkan penampilan, karena tentu hal ini juga sangat penting.

Dengan penampilan yang menarik, kamu akan dapat tampil lebih percaya diri dan apa adanya. Namun, kamu harus juga lebih bijaksana dengan selalu berpikir positif meskipun seseorang memiliki penampilan yang kurang menarik atau tidak sesuai proporsinya.

8. Jangan Mudah Terpengaruh

Orang bijak tidak akan mudah terpengaruh dengan orang lain. Mereka akan menyaring terlebih dahulu apapun yang akan dikatakan oleh orang sehingga mereka tidak mudah terpengaruh. Kebijaksanaan muncul ketika kamu tidak langsung memberikan pendapat meskipun memiliki kapasitas tersebut. Namun, pikirkan dulu plus minus mengeluarkan ide atau pendapat di momen tersebut.

Itulah cara-cara yang dapat dilakukan seorang remaja untuk jadi lebih berwibawa dan bijaksana. Intinya, hidup adalah sebuah proses dan kamu tentu dapat menjadi seseorang yang bijaksana apabila terus dapat membawa diri serta berkepala dingin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *