Sunday , October 25 2020

5 Cara Sederhana Menghilangkan Lemak di Perut Buncit

Badan Kurus Tapi Perut Kok Buncit?

Sebenarnya punya badan kurus itu bukan berarti tidak sehat. Yang berbahaya adalah jika badan kurus tapi perut kamu buncit alias gembung. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya gangguan metabolik yang berhubungan dengan obesitas. Selain itu juga meningkatkan risiko masalah pencernaan.

Kelebihan lemak di perut tentunya juga mengganggu penampilan. Banyak orang yang merasa tidak percaya diri akibat perut buncitnya. Dalam medis, seseorang dikatakan mengalami obesitas perut jika lingkar perutnya melebihi 35 inchi untuk wanita, dan 40 inchi untuk pria.

Nah, berikut ini 5 cara sederhana untuk menghilangkan lemak di perut kamu yang buncit:

  1. Batasi konsumsi makanan manis

Glukosa dan fruktosa adalah gula sederhana yang dapat memberikan efek berbahaya apabila dikonsumsi terus-menerus. Gula dalam tubuh akan dimetabolisme oleh organ hati. Apabila kadanya berlebihan maka hati akan terbebani dan memaksa mengubahnya menjadi lemak.

Menurut penelitian, kelebihan fruktosa dalam tubuh menyebabkan peningkatan akumulasi lemak di perut dan hati. Kondisi ini memicu resistensi insulin yang berujung pada gangguan metabolik.

Studi lain menunjukkan bahwa anak-anak yang gemar mengonsumsi minuman manis (paling tidak seporsi sehari) berisiko mengalami peningkatan risiko obesitas hingga 60%.

  1. Tingkatkan asupan protein

Rahasia kedua untuk mengurangi lemak perut adalah meningkatkan asupan protein. Cara ini juga terbilang cukup efektif, sebab protein merupakan macronutrient penting yang berkaitan dengan penurunan berat badan.

Sebuah studi di Denmark membuktikan bahwa pengonsumsian protein dalam jangka 5 tahun memberikan efek signifikan terhadap penurunan kadar lemak di perut. Untuk meningkatkan asupan protein, Anda bisa mencoba mengonsumsi kacang-kacangan, seafood, daging putih ataupun daging merah tanpa lemak, telur dan produk susu.

  1. Batasi konsumsi karbohidrat

Anda tentu tahu bahwa masyarakat Indonesia tidak mungkin dipisahkan dari nasi. Sebab nasi adalah makanan pokok kita. Namun ternyata, nasi juga menjadi salah satu penyebab penumpukan lemak di perut loh! Sebuah studi mengatakan bahwa konsumsi karbohidrat berlebihan meningkatkan risiko obesitas.

Selain itu, lebih dari 20 penelitian juga menyebutkan bahwa diet rendah karbohidrat mampu menurunkan berat badan 2-3 kali lebih ampuh dibandingkan diet rendah lemak. Dimana bagian tubuh yang paling cepat mengalami penurunan lemak adalah di perut dan organ hati.

Sekedar informasi, karbohidrat pada nasi putih sebenarnya tidak terlalu berbahaya, asalkan Anda mengkonsumsinya dengan kadar yang wajar. Namun karbohidrat olahan-lah yang cepat memicu penumpukan lemak, misalnya saja roti putih, pasta, pizza, keju, kentang goreng, bakso dan makanan lain yang diolah dari tepung atau sagu.

  1. Tingkatkan asupan serat

Cara mengatasi perut buncit selanjutnya adalah tingkatkan konsumsi makanan berserat. Menurut studi, proses pencernaan serat makanan dalam tubuh cenderung berlangsung lambat. Sehingga penyerapan nutrisi juga lebih lama. Hal ini berpengaruh terhadap penekanan nafsu makan.

Sebuah penelitian  yang dilakukan selama 5 tahun menyebutkan bahwa mengonsumsi 10 gram serat larut perhari dapat menurunkan kadar lemak di perut hingga 3,7%. Anda bisa mendapatkan asupan serat tinggi dari sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan.

  1. Jangan pernah lelah berolahraga

Olahraga adalah salah satu cara efektif untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Salah satunya juga untuk mengurangi lemak di perut. Anda bisa melakukan latihan aerobik, seperti jogging, jalan kaki, renang atau senam.

Apabila Anda ingin melakukan latihan di gym, pastikan Anda mendapatkan arahan dari instruktur. Jangan melakukan latihan beban berat secara sembarangan sebab itu berbahaya.

Itulah beberapa cara sederhana menurunkan lemak di perut yang buncit. Untuk memperoleh hasil yang optimal, terapkan tips-tips diatas secara rutin dan konsultasi dengan dokter.

About Bas