Wednesday , October 21 2020

Cara Mendorong Agar Anak Gemar Membaca

Membaca membuat anak-anak kaya kosa-kata. Di sekolah anak-anak diberi bahan bacaan hampir di setiap mata pelajaran. Guru ingin agar anak didiknya gemar membaca. Izinkan dia membaca selama setengah jam di tempat tidurnya sebelum ia terlelap. Anjurkan dia membawa beberapa buku pilihannya ke tempat tidur. Anak-anak yang senang membaca akan setuju pergi ke tempat tidur lebih awal agar bisa membaca. Namun orang tua yang memaksa anaknya untuk membaca justru dapat membuat si anak menolak.

Reading is learning with out penalty or time limit, increasing dept of understanding, retelling beauty of today. (Anonim).

Ajak Anak Pergi ke Perpustakaan

Cara kreatif lainnya untuk mendorong anak gemar membaca adalah : pergilah ke perpustakaan bersama-sama anak Anda dan buatlah aktivitas itu menjadi suatu kebiasaan. Buatlah saat itu menjadi saat yang menyenangkan dan biarkan ia memilih beberapa buku. Kadang-kadang, pergilah sendiri ke perpustakaan, dan bawalah buku-buku yang menarik selera baca anak Anda. Carilah buku yang memiliki gambar bagus, cerita menarik, atau buku yang menampilkan kisah tokoh kartun favoritnya. Manjakan dia dengan buku komik tentang tokoh kartun super. Memang benar bacaan itu tidak terlalu mendidik, tapi dapat membantu merangsang minatnya untuk membaca.

Biarkan ia melihat Anda sedang membaca majalah atau buku. Terkadang ajaklah ia makan di tempat orang banyak membaca atau bawalah buku dan membacalah di taman kota. Bujuklah ia untuk berlangganan majalah atau berikan buku sebagai hadiah untuknya. Sediakan sebuah pojok khusus di rumah untuk tempat dia membaca. Bacakanlah untuknya dongeng sebelum tidur, atau jika Anda sedang memasak makan malam, mintalah anak Anda untuk membacakan buku untuk Anda.

Tulislah surat padanya dan mintalah dia untuk membalasnya. Carilah permainan yang membutuhkan aktivitas membaca seperti monopoli,tinggalkan pesan lucu di atas lantai tempat tidurnya, kulkas, atau di kotak makan siangnya. Ajaklah ia untuk membantu Anda membaca petunjuk rambu-rambu lalu-lintas dan plang-plang reklame di pinggir jalan.

Bagian kedua dari membaca adalah memahami dan mengingat apa yang dibaca. Jika anak adalah pembaca pemula, biarkan ia membaca dan menceritakan kembali apa yang dia baca. Mintalah anak mencari apa yang menjadi pesan di balik cerita itu. Jika dia bingung dan salah menjawab, jangan beritahu jawabannya. Buatlah saat itu menjadi saat yang menyenangkan. Biarkan dia merasa pintar. Carilah cara yang mendorongnya untuk menanti-nanti sesi tanya jawab setelah ia membaca.

Ketika dia membaca buku pelajaran atau buku apa pun , mintalah ia mencatat kata-kata penting yang ia temukan. Suruhlah dia untuk menebak pertanyaan yang menurutnya akan ditanyakan gurunya saat ujian? Dan bagaimana dia menjawabnya.

Membaca adalah lebih daripada latihan mental yang menyegarkan, membaca membuat orang-orang muda menjadi insyaf, bahwa kebenaran itu tidak pernah menampilkan dirinya dalam bentuk sesuatu yang siap pakai pada mereka yang mencarinya. Bahwa kebenaran itu harus dicari oleh mereka sendiri dengan kerja keras serta penuh kesungguhan. (Andre Maurois).

About Bas