Cara Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Metabolisme itu ibarat ‘mesin’ dalam tubuh yang fungsinya membakar kalori pada sepanjang hari dan setiap hari. Beberapa perempuan memiliki sistem metabolisme yang cepat karena faktor keturunan. Oleh sebab itulah, mereka dapat makan banyak namun tetap kurus.

Selain genetik, faktor usia, berat badan, pola makan, dan kebiasaan olahraga juga menentukan kecepatan metabolisme. Umumnya, seiring bertambahnya usia, sistem metabolisme dalam tubuh perempuan cenderung melambat.

Penyebab utamanya adalah tubuh kehilangan 2,5-3 kg otot per dekade sejak usia 20 an. Ini berarti pada usia 35 tahun, tubuh akan membakar 100 kalori lebih sedikit daripada saat berumur 25 tahun.

Untungnya, ada cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki metabolisme tubuh. Jadi walau usia sudah menginjak 30-40 tahun, tubuh tetap mampu membakar kalori sama besarnya seperti ketika umur 20an dulu.

Berikut adalah beberapa cara memperbaiki metabolisme tubuh yang ampuh menurut pakar:

1. Jangan diet berlebihan

Mengonsumsi makanan yang sangat rendah kalorinya bukanlah solusi tepat untuk memperbaiki metabolisme (atau memperoleh tubuh langsing). Menurut Liz Applegate, Ph.D., penulis Bounce Your Body Beautiful, tubuh di program untuk mempertahankan berat badan yang biasanya.

Jadi ketika tubuh mendadak kehilangan 1000 kalori akibat kurang makan, maka kecepatan metabolisme akan melambat. Pada kondisi demikian, tubuh beranggapan bahwa Anda sedang kelaparan sehingga tidak banyak kalori yang dibakar.

Jumlah kalori harian sebaiknya dikonsumsi sesuai dengan tingkat aktivitas. Yang jelas, jangan mengonsumsi kurang dari 1.200 kalori bila tinggi badan di atas 150 cm.

2. Mulai hari dengan sarapan

Cara memperbaiki metabolisme tubuh berikutnya adalah dengan tidak melewatkan sarapan pagi. Hasil penelitian menjumpai mereka yang rutin sarapan justru lebih cepat langsing ketimbang yang melewatkannya.

Perlu diketahui bahwa metabolisme cenderung lambat selagi tidur, dan ‘mesin’ ini tidak akan aktif hingga Anda makan. Ini berarti jika Anda melewatkan sarapan, tubuh tidak akan membakar kalori hingga waktu makan siang.

Karenanya, mulai hari dengan sarapan. Utamakan untuk mengisi perut dengan karbohidrat kompleks yang tinggi kadar seratnya agar perut tidak cepat lapar.

3. Perbanyak protein

Makanan kaya sumber protein
Makanan kaya sumber protein (queal.com)

Hasil riset menunjukkan mengkonsumsi banyak protein mampu mendongkrak metabolisme. Protein mendorong tubuh membakar 150-200 kalori ekstra dalam sehari. Penyebabnya karena protein tersusun dari asam amino yang sifatnya lebih sulit dicerna, dibanding lemak dan karbohidrat.

Meski demikian, tidak perlu juga memaksakan diri menjalani diet tinggi protein (Atkins). Cukup pastikan bahwa 10-35% sumber kalori harian berasal dari protein. Untuk jenis proteinnya, pilih yang bebas lemak seperti ikan, ayam, keju rendah-lemak, yogurt, dan kacang-kacangan.

4. Makan dalam porsi kecil

Supaya ‘mesin’ metabolisme tetap aktif, makanlah dalam porsi kecil namun sering. Ya, ketimbang makan dalam porsi besar sebanyak 3 kali dalam sehari, lebih baik Anda makan 5-6 kali porsi mini. Kebiasaan ini dapat mencegah perut kosong sehingga kecenderungan makan berlebihan akibat lapar dapat dikurangi.

5. Bijak memilih jenis karbohidrat 

Cara memperbaiki metabolisme tubuh adalah mengetahui jenis karbohidrat mana yang mesti dikonsumsi. Hindari karbohidrat sederhana seperti nasi putih, kentang, dan roti karena berisiko mendongkrak kadar insulin sehingga merangsang penimbunan lemak. Sebaliknya konsumsilah karbohidrat kompleks dan jangan lupa perbanyak pula asupan buah, sayur, serta whole grain.

6. Jauhi alkohol

Minum alkohol sebelum makan dapat meningkatkan risiko makan berlebih. Minum sambil makan juga bukan ide cemerlang. Hasil riset membuktikan tubuh akan membakar alkoholnya lebih dulu, sehingga kalori dari makanan cenderung disimpan sebagai lemak. Akan tetapi, bila memang suka minum, pilihlah jenis wine yang hanya memuat 800 kalori per gelasnya.

7. Minum susu

Cara memperbaiki metabolisme tubuh berikutnya adalah dengan minum susu rendah lemak. Hasil studi menyatakan, perempuan yang minum susu, yogurt, dan keju 3-4 kali sehari kehilangan lemak tubuh 70% lebih banyak dari yang tidak mengonsumsi produk susu.

Alasannya karena, kalsium bersama substansi lain yang ada dalam produk susu, dapat mendongkrak metabolisme sehingga tubuh jadi lebih cepat dalam membakar lemak. Menurut ahli, sumber kalsium yang disarankan tetap dari produk susu, bukan makanan lain seperti brokoli atau suplemen.

8. Tambahkan cabai

Cara memperbaiki metabolisme tubuh lainnya adalah dengan mengkonsumsi makanan pedas. Capsaicin dalam cabai dapat merangsang produksi adrenalin. Hormon tersebut membuat metabolisme berjalan lebih cepat dalam membakar kalori.

9. Latihan angkat beban

Latihan Angkat Beban
Latihan Angkat Beban (loispaigesimenson.com)

Faktanya, 1/2 kg otot dalam tubuh mampu membakar 9 kali lebih banyak kalori dibanding 1/2 kg lemak. Oleh sebab itu, berlatihlah angkat beban agar massa otot semakin bertambah. Selain angkat beban, Anda juga disarankan melakukan latihan interval 2 kali seminggu.

Jika memungkinkan, bagilah pula waktu olahraga menjadi beberapa sesi yang lebih singkat. Contoh, latihan angkat beban selama 15 menit di pagi hari, kemudian jalan 30 menit pada jam istirahat siang atau malam. Dengan begitu, sistem metabolisme akan membakar 100-200 kalori lebih banyak.

Anda juga disarankan tetap berolahraga menjelang haid. Hasil studi dari Universitas Adelaide, Australia, menyebutkan tubuh membakar 30% lemak lebih banyak selama 2 minggu hingga 2 hari sebelum datang bulan. Hal ini dikarenakan hormon estrogen dan progesteron yang sedang tinggi-tingginya pada masa itu, mendorong tubuh menggunakan lemak sebagai energi.

10. Cukup tidur

Cara memperbaiki metabolisme tubuh yang terakhir ini sangat penting. Kurang tidur – lebih sedikit dari 4 jam – membuat tubuh kesulitan mencerna karbohidrat. Akibatnya, tubuh jadi lelah, lemas, dan kurang energi sehingga tidak kuat melakukan berbagai aktivitas (termasuk membakar kalori). Oleh sebab itu, usahakan untuk selalu cukup tidur setiap harinya agar metabolisme tetap sehat, lancar, dan cepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *