Thursday , October 22 2020

5 Kasus Bunuh Diri Pada Anak Akibat Bullying

Tak sedikit orang yang menganggap bullying hanya sebagai tindakan main-main alias iseng. Padahal faktanya, bullying memiliki pengaruh besar terhadap mental seseorang. Biasanya bullying ini muncul dikarenakan beberapa faktor. Dapat berupa body shaming (penilaian fisik yang seenaknya), pengucilan, penghinaan secara terus-menerus hingga kekerasan fisik.

Intinya Bullying adalah tindakan yang menyakitkan, entah itu dari ucapan ataupun tindakan. Sehingga membuat korbannya merasa minder, sedih bahkan sampai tertekan. Bullying yang dilakukan jangka waktu lama bisa menimbulkan risiko-risiko mengerikan. Misalnya saja gangguan mental dan yang lebih parah aksi bunuh diri.

Nah, berikut ini beberapa kasus bunuh diri anak dari berbagai negara di dunia yang disebabkan oleh bullying. Langsung simak ya!

 

1. Amanda Todd, 15 tahun- Kanada

Kisah yang dialami oleh Amanda Todd bisa dikatakan sangat menyedihkan. Ia menjadi korban bullying dikarenakan foto tak senonoh miliknya terbesar luas. Sehingga membuat Amanda menjadi bahan ejekan teman-temannya. Bahkan doi telah berpindah sekolah hingga 3 kali. Namun usaha tersebut sia-sia.

Semua itu berawal dari saat Amanda melakukan video call dengan pria asing di situs kencan online. Pria tersebut meminta Amanda menunjukkan dadanya di depan kamera. Dan sedihnya, Amanda menuruti hal tersebut. Sejak kejadian tersebut, si pria malah meneror Amanda. Foto-foto ‘dada’ Amanda disebarluaskan di internet hingga pernah juga dikirim ke rumahnya. Tidak tahan dengan kondisi yang dialami, Amanda pun memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Tapi sebelum kematiannya, Amanda sempat memposting video di Youtube yang menceritakan kisahnya. Video tersebut mendadak jadi viral. Banyak netizen yang memberikan dukungan, namun sayang Amanda sudah tiada di usia 15 tahun.

2. Hannah Smith, 14 tahun-Inggris

Setahun setelah kematian Amanda, tepatnya pada tanggal 2 Agustus 2013, warganet kembali dibikin geger dengan kematian siswi SMP bernama Hannah Smith asal Inggris. Di usia yang masih 14 tahun, Hannah nekat melakukan gantung diri lantaran menerima tindakan cyberbullying.

Awalnya Hannah adalah sosok gadis yang periang, parasnya juga cantik. Doi kemudian iseng membuat akun Ask.fm untuk sekedar senang-senang. Sayangnya, dari akun tersebut Hannah justru menerima tindakan bullying dari para netizen. Ia berkali-kali disuruh bunuh diri dengan alasan yang tak jelas. Merasa sakit hati, Hannah pun akhirnya depresi dan mengikuti kemauan followersnya.

 3. Ryo Muramatsu, 13 tahun-Jepang

Di tahun 2015, seorang siswa SMP asal Yahaba, Jepang bernama Ryo Muramatsu ditemukan tewas bunuh diri. Ryo meninggal dengan cara melompat dari peron kereta api. Sehingga membuat ia langsung menghembuskan nafas terakhir saat itu juga, tentunya setelah kereta melintas.

Menurut laporan yang diterima, Ryo bunuh diri dikarenakan stres akibat tekanan bullying yang diterima. Dugaan ini diperkuat dengan adanya surat terakhir dari Ryo yang berisikan, “Saya dipukuli dan dicambuk oleh teman-teman secara bergerombol. Saya sudah menentukan tempat untuk bunuh diri.” Huu, tragis ya.

 4. Jessica Logan, 18 tahun-Amerika Serikat

Setelah berminggu-minggu mengalami bullying dari teman-temannya dan juga di internet, Jessica Logan memutuskan mengakhiri hidupnya di usianya ke-18 tahun. Mimpi buruk Jessica berawal dari tindakan sang mantan kekasih yang nekat menyebarkan foto vulgar Jessica ke berbagai sosial media dan lewat ponsel. Hal itu membuat Jessica jadi malu sekaligus stress sehingga ia pun memutuskan bunuh diri. So sad.

 5. Jia Jia, 17 tahun-China

Tanggal 10 Agustus 2017 merupakan hari terakhir dimana Jia Jia menghirup nafas dan melihat dunia. Pelajar asal China ini nekat melompat dari gedung asrama di sekolahnya –Beihai, Guangxi- dari lantai enam. Jia Jia sempat dilarikan ke rumah sakit namun sayang nyawanya tak dapat diselamatkan.

Setelah ditelusuri penyebab kematiannya, ternyata Jia Jia merasa depresi akibat sering dihina bau badan oleh teman-temannya. Ia dikucilkan selama bertahun-tahun hingga merasa sedih dan takut. Pada akhirnya Jia Jia pun memutuskan bunuh diri lantaran tak kuat menahan aksi bullying yang diterimanya.

Hmm, mengharukan ya? Jadi itulah beberapa kisah bunuh tragis yang dikarenakan tindakan bullying yang terjadi pada anak. Semoga saat ini tidak ada lagi aksi-aksi bullying di masyarakat. Sebab bagaimanapun juga bullying merupakan tindakan kriminal.

About Bas