Saturday , October 24 2020

Buat Yang Ingin Lekas Sembuh, Ayo Santap 15 Makanan Saat Masuk Angin Ini

Makanan tertentu memang bikin masuk angin tambah parah, tapi tidak dengan beberapa yang akan kita bahas sebentar lagi. Karena deretan makanan di bawah ini kaya vitamin, mineral, serta antioksidan, maka mengonsumsinya jelas mampu meningkatkan imun tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan. So, apa sajakah makanan saat masuk angin yang dimaksud?!

1. Ikan

Ikan, khususnya salmon, tuna, dan makarel, kaya akan asam omega-3, komponen yang ampuh kurangi radang dalam tubuh. Jika tubuh mengalami radang kronis, akan sulit bagi sistem imun untuk bekerja maksimal. Selain itu, hasil studi tahun 2011 menunjukkan konsumsi asam omega 3 rutin selama 3 bulan juga efektif redakan gejala stres, kondisi yang dapat melemahkan kekebalan tubuh.

2. Tiram

Hasil studi 2012 menyatakan zinc mampu mempercepat proses penyembuhan masuk angin. Meski demikian, suplemen zinc juga memiliki efek samping seperti mual dan sakit kepala.

Karenanya, kamu diimbau untuk memperoleh nutrisi ini langsung dari makanan saja, seperti tiram salah satunya. Sebelum disantap, ada baiknya masak dulu tiramnya karena yang mentah biasanya mengandung bakteri berbahaya.

3. Bawang putih

Bawang putih mengandung alisin, komponen sulfur yang mengeluarkan antioksidan ketika itu dicerna. Hasil studi dari jurnal Advanced in Therapy menyebutkan seseorang yang makan suplemen bawang selama 12 minggu lebih jarang masuk angin dibanding yang tidak. Sedangkan bagi yang terlanjur kurang enak badan, bawang juga bisa mempercepat kesembuhan.

4. Jeruk-jerukan

Hasil penelitian terkini menemukan vitamin C tak terlalu ampuh cegah masuk angin. Meski begitu, berbagai studi lainnya menunjukkan konsumsi vitamin C ketika gejala masuk angin masih dini dapat mengurangi durasi sakitnya. Jadi jangan segan makan buah jeruk-jerukan kalau kamu tidak mengalami gangguan lambung.

5. Yogurt dan kefir

Mengkonsumsi sumber probiotik seperti yogurt dan kefir baik untuk memulihkan kadar bakteri baik dalam lambung. Meski tampaknya hal ini tak ada kaitannya dengan masuk angin, tapi bila kamu mengalami gangguan lambung, otomatis makanan ini akan membantu.

Selain itu, hasil review 2011 menunjukkan probiotik (baik melalui suplemen atau makanan) mampu turunkan risiko infeksi saluran pernafasan atas.

6. Paprika merah

Sama seperti jeruk-jerukan, paprika merah juga tinggi vitamin C-nya. Faktanya, 1 buah paprika merah mengandung 150 mg vitamin C, kadar ini 2 kali lipat dari AKG wanita harian. Tentunya ini merupakan berita gembira karena waktu sakit, tubuh membutuhkan 400-500 mg vitamin C per harinya.

7. Jamur

Ada begitu banyak jenis jamur di luar sana. Untungnya, hampir semuanya mengandung antioksidan pendongkrak imun tubuh, plus potasium, vitamin B, dan serat.

8. Dada ayam tanpa kulit

Protein tanpa lemak seperti yang ada pada dada ayam (tanpa kulit) penting untuk pembentukan antibodi sehingga tubuh sanggup melawan infeksi yang dialaminya. Alternatif sumber protein lainnya adalah kacang-kacangan, biji-bijian, serta produk susu.

9. Sayuran berdaun hijau

Kawan ingatlah ini: semakin gelap warna daunnya, maka kian tinggi pula gizi yang terkandung di dalamnya. Hasil studi 2011 menemukan konsumsi sayuran berdaun hijau dapat menambah jumlah sel darah putih, elemen penting bagi kekebalan tubuh.

10. Blueberry

Blueberry, terutama yang tumbuh liar, sangat kaya antioksidan pendongkrak imun tubuh. Dibanding buah segar lainnya, blueberry memang paling banyak antioksidan aktifnya, dan semua itu berkat kandungan tinggi antosianinnya.

11. Coklat hitam

Tentunya coklat hitam di sini harus mengandung cocoa sedikitnya 70%, dan sedikit gula. Cocoa murni memuat polifenol yang lebih banyak ketimbang buah berry. Selain itu, kudapan nikmat ini juga sarat zinc.

12. Kacang Brazil (Brazil nut)

Meski harganya tergolong mahal, namun kacang lezat ini tinggi protein, lemak sehat, dan selenium (mineral yang penting untuk fungsi imun tubuh). Tapi jangan juga berlebihan mengkonsumsinya, cukup sebutir sehari saja karena kelebihan selenium juga bisa menimbulkan gangguan kesehatan lainnya.

13. Wortel dan ubi manis

Ada persamaan antara jeruk, wortel, dan ubi manis, dimana semuanya berwarna oranye (artinya kaya beta-karoten). Begitu masuk dalam tubuh, beta-karoten diubah menjadi vitamin A, jenis nutrisi yang penting untuk kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin A juga penting untuk menjaga selaput membran di hidung dan tenggorokan tetap sehat dan berfungsi maksimal.

14. Biji bunga matahari

Sunflower seed sangat kaya vitamin E, antioksidan yang berjasa melindungi dinding sel dari kerusakan. Di samping itu, vitamin E juga baik untuk kesehatan paru-paru karena dapat mencegah stres oksidatif. Agar lebih sehat, pilih yang raw (mentah) atau dipanggang kering, dan bukan yang digoreng dalam minyak.

Hasil studi mengemukakan, seseorang yang pola makannya tinggi vitamin C dan E memiliki kapasitas paru-paru lebih besar dan lebih sedikit menghasilkan dahak.

15. Oat

Jenis makanan saat masuk angin yang terakhir adalah oat. Menu sarapan sehat ini adalah sumbernya beta-glukan, jenis serat yang ampuh turunkan kolesterol dan dongkrak kekebalan tubuh. Hasil riset menunjukkan beta-glukan ampuh cegah infeksi saluran pernafasan atas. Mengkonsumsinya diyakini mampu mengubah cara kerja sel darah putih dalam tubuh manusia.

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *