Saturday , October 24 2020

Bolehkah Tetap Olahraga Saat Masuk Angin?!

Sebenarnya beberapa ahli menganjurkan agar kamu tidak berolahraga dulu saat sakit. Alasannya karena sewaktu masuk angin, tubuh sedang berjuang untuk sembuh sehingga kinerjanya sudah berat. Aktivitas olahraga tentu saja semakin membebani tubuh, belum lagi keringat juga bisa membuatnya dehidrasi.

Walau begitu, tak mengapa juga bila ingin tetap berolahraga selama intensitasnya ringan atau sedang saja. Toh menurut Dr.Richard Besser, penulis ‘Tell Me the Truth, Doctor: Easy-to-Understand Answers to Your Most Confusing and Critical Health Questions’, olahraga dapat membuatmu merasa lebih baik.

Menurut Besser, aturan ‘neck rule’ yang harus jadi patokan bila ingin olahraga ketika masuk angin. Kalau gejala masuk angin yang muncul hanya di atas leher seperti bersin, hidung berair, dan lain sebagainya, maka bolehlah melakukan olahraga. Yang penting dengarkan tubuhmu dan jangan dipaksakan.

Pertanyaannya sekarang, jenis olahraga apa yang boleh dilakukan saat masuk angin?! Berikut beberapa yang disarankan:

1. Jalan sehat

Tak perlu terlalu lama untuk melakukannya. Ingat tubuh masih lemah, jadi berjalanlah selama 20 menit saja. Menurut Besser,” jalan dapat merangsang tubuh mengambil nafas dalam sehingga membuka saluran pernafasan sekaligus membantu melancarkan hidung tersumbat. Namun kalau kondisinya nanti malah memburuk, berhentilah segera dan istirahatlah”.

Selain itu, walau olahraga tidak terbukti mampu mempercepat proses penyembuhan, tapi berbagai studi menunjukkan mereka yang rutin melakukannya jarang sakit.

2. Jogging

Jika sebelum masuk angin, kamu sudah rutin jogging setiap pagi, maka tak mengapa untuk tetap melanjutkan kebiasaan baik tersebut. Sama seperti jalan tadi, lari pagi juga dapat melegakan pernafasan. Namun hindari latihan satu ini, khususnya bila kamu mengalami gejala masuk angin seperti mual atau muntah.

3. Chi kung (qigong)

Latihan dengan gerakan lamban yang menggabungkan seni perang dan meditasi ini cukup low-intens sehingga cocok untuk kamu yang takut dehidrasi. Di samping itu, sudah ribuan tahun lamanya chi kung dimanfaatkan untuk mengurangi stres, dan meningkatkan sirkulasi darah serta energi.

Hasil penelitian 2011 dari Universitas Virginia menjumpai qigong dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh. Para perenang yang melakukan qigong sedikitnya seminggu sekali dijumpai berisiko lebih rendah 70% terkena infeksi saluran pernafasan.

4. Yoga

Ketika sedang melawan penyakit, tubuh sebenarnya mengeluarkan hormon stres kortisoal. Nah karena yoga dan latihan pernafasan dapat meredakan stres dan mendongkrak imun tubuh, maka yoga merupakan salah satu pilihan olahraga yang tepat saat masuk angin.

Lebih dari itu, jenis latihan ini juga membantu meregangkan otot-otot yang mungkin nyeri akibat masuk angin. Yang pasti, jangan pilih gerakan yang terlalu ekstrim, lakukan Hatha atau Iyengar yoga saja. Berfokuslah pada pose restoratif seperti Child Pose atau Legs Up the Wall. Terakhir jangan lupa menggumamkan ‘om’ karena itupun dapat membuka jalan nafas.

5. Dansa

Bila tak kuat melakukan zumba atau cardio dance, maka cukup goyangkan tubuhmu selagi bersih-bersih rumah. Usut punya usut, mendengarkan musik dansa selama 50 menit tak cuma ampuh kurangi kadar kortisol dalam tubuh, tapi juga dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, gerakan dansa biasanya juga low impact jadi takkan banyak keringat yang keluar. Ototpun tak perlu terlalu bekerja keras sewaktu berdansa.

So itulah tadi beberapa jenis olahraga yang bisa kamu coba ketika masuk angin. Ingatlah untuk tetap banyak minum agar tubuh tak sampai dehidrasi selama maupun setelah latihan. Akhir kata, kami doakan semoga lekas sembuh ya kawan!

About megsaroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *