Thursday , October 22 2020

Berapa Rp Sih Penghasilan Driver Ojek Online?

Jika dulu profesi ojek dipandang sebelah mata, sekarang justru sebaliknya. Tak sedikit orang yang tertarik dan mencoba profesi driver. Terutama sejak kemunculan layanan ojek berbasis aplikasi online.

Jasa ojek online ini sangat digemari masyarakat karena memang mudah digunakan. Cukup instal aplikasinya lewat Google Play Store. Lalu panggil drivernya lewat ponsel secara online. Udah deh, bapak driver bakal langsung muncul di tempat dan siap mengantarkan kemanapun tujuannya.

Selain itu, pembayaran ojek online juga terbilang transparan dan lebih terjangkau. Bahkan pelayanannya juga bagus. Nggak cuma mengantar penumpang, tapi juga bisa ngantar pesanan makanan, paket, pulsa dan sebagainya.

Nah, kali ini Kami akan menjelaskan beberapa jenis aplikasi ojek online yang populer di Indonesia. Sekaligus juga cara mendaftarnya serta info gaji. Okay, langsung simak ulasannya di bawah ini ya!

1. Go-Jek

Siapa sih yang tidak tahu Go-jek? Perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim di tahun 2010 ini merupakan ojek online pertama di Indonesia. Sistem kerjanya berbasis pada aplikasi ponsel dan hanya bisa di download lewat smartphone android serta IPhone. Hingga saat ini aplikasi Go-Jek telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna.  Sedangkan untuk keberadaannya, Go-Jek sudah beroperasi di 50 kota di Indonesia.

Layanan Go-Jek juga menyediakan beragam jasa, mulai dari Go-Ride, Go-Mart, Go-Food, Go-Box-Go-Tix, Go-Pulsa, serta masih banyak lainnya. Ini berarti Anda bisa memanfaat Go-Jek bukan sekedar untuk transportasi saja. Tapi juga untuk memesan makanan, berbelanja, beli pulsa dan sebagainya.

Oiya, apabila Anda ingin bergabung menjadi ojek online di perusahaan Go-Jek, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya:

  • Calon driver wajib memiliki motor beserta STNK yang masih aktif.
  • Calon driver wajib memiliki SIM C.
  • Calon driver wajib memiliki ponsel smartphone android atau IPhone.

Cara Pendaftaran Go-Jek:

Anda bisa langsung mendaftar lewat website resmi go-jek.com. Kemudian klik menu ‘gabung’. Lalu Anda pilih pendaftaran Go-Ride. Untuk singkatnya, Anda bisa langsung membuka link join.go-jek.com/go-ride.  Nantinya Anda perlu mengisi formulir. Bila diterima maka Anda bakal memperoleh pemberitahuan, baik lewat telepon ataupun email.

Keuntungan Bergabung dengan Go-jek:

  • Jam kerja fleksibel.
  • Selain menjadi anggota Go-Ride, Anda juga bisa memperoleh order dari layanan lain, seperti Go-Food, Go-Send, Go-Mart, G0-Box dan lainnya.
  • Gaji yang didapatkan mencapai ratusan sampai jutaan rupiah per bulan. Ini bergantung pada banyaknya pelanggan dan pelayanan Anda.

Kisaran Gaji Driver Online di Go-Jek:

Menurut survey yang dilakukan oleh Pusat kajian Komunikasi Departemen Ilmu Komunikasi (Puskakom) UI, sebagaimana dikutip dari liputan6.com, kisaran gaji driver Go-Jek full time adalah sekitar Rp.2.000.000-4.000.000 perbulan.

2. GrabBike

Selain Go-Jek, layanan ojek lain yang cukup populer adalah GrabBike. Layanan ini didirikan oleh Anthony Tan, seorang pengusaha kaya asal Malaysia pada tahun 2012. Hingga saat ini, Grab telah hadir di 6 negara di wilayah Asia Tenggara, meliputi Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam dan Indonesia. Perusahaan Grab juga menyediakan jasa lain, seperti GrabTaxi, GrabCar, GrabBike, GrabFood, GrabExpress dan masih banyak lainnya.

Cara Pendaftaran GrabBike:

Untuk bergabung di perusahaan Grab, Anda bisa langsung mendaftar lewat website resminya di grab.com. Klik ‘bergabung dengan grab’. Lalu untuk menjadi driver motor, Anda bisa memilih menu ‘Bike and Express Driver’. Masukkan data diri dan nantinya Anda akan mendapatkan pemberitahuan lebih lanjut.

Keuntungan bergabung di Grab:

  • Jam kerja fleksibel.
  • Ada banyak jasa yang bisa dicoba, seperti Grabfood, Hitchhike driver dan lainnya.
  • Tersedia banyak bonus bagi driver yang rajin.
  • Penghasilan bisa mencapai jutaan rupiah per bulan.

Kisaran Gaji GrabBike:

Untuk gaji yang diperoleh driver GrabBike tentunya bergantung pada perfoma, jam kerja, rating, dan banyaknya costumer. Untuk penjelasan sistem pembayarannya:

  • Driver memperoleh komisi 90% dari penghasilan, sedangkan penyedia jasa (perusahaan) hanya 10%.
  • Driver berkesempatan mendapatkan bonus hingga 30% bila bekerja di jam tertentu.
  • Bonus juga diberikan untuk driver jarak jauh.
  • Ada juga bonus harian yang diberikan berdasarkan jumlah pengendara, dimana 5 kali berkendara mendapat bonus 30 ribu, 10 kali bonus Rp.100 ribu, dan 15 kali bonus Rp.200 ribu.

Selain kedua jasa di atas, sebenarnya masih banyak layanan ojek online di Indonesia seperti UberMotor, Top-Jek, Bang-Ojek, Ojek Argo, Bojek dan Jeger Taxi. Anda bisa melihat informasi layanan tersebut langsung ke websitenya saja.

Okay gengs, itulah penjelasan tentang tips mendapatkan penghasilan dengan menjadi driver ojek online. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

About Bas