Salah satu minuman yang ditawarkan untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengkonsumsi diet soda. Tahukah Anda apakah diet soda itu? Apakah dengan sering mengkonsumsi minuman tersebut baik untuk kesehatan tubuh Anda?

Untuk menjawab seluruh pertanyaan di atas, mari kita simak ulasan berikut ini!

Minuman Berkarbonasi

Diet soda terdiri dari rasa manis buatan yang berasal dari aspartame, siklamat, sakarin, acesulfame-k dan sucralose. Beberapa minuman berjenis diet soda di antaranya seperti Diet Coke, Pepsi Max, Sprite Zero.

Ada yang mengatakan bahwa minuman-minuman berjenis diet soda diklaim sebagai minuman bebas kalori. Minuman ini dapat membantu orang-orang menurunkan berat badan dan mencegah penyakit seperti sindrom metabolik dan diabetes yang sering mengkonsumsi gula secara berlebihan. Namun, tahukah Anda, faktanya sama sekali tidak pernah ada!

Bahaya Diet Soda

1. Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik merupakan sekelompok faktor resiko penyakit yang kerap kali muncul secara bersamaan dan dapat meningkatkan risiko diabetes, stroke dan penyakit jantung. Sindrom metabolik ini ditandai dengan munculnya obesitas pada bagian perut atau munculnya lemak di perut, puasa tinggi glukosa, trigliserida tinggi, kolesterol HDL rendah, dan tekanan darah tinggi.

Sebetulnya, minuman bebas kalori memang dapat membantu melawan terjadinya sindrom metabolik karena tidak mengandung banyak gula. Pada sebuah penelitian menyebutkan, minuman yang mengandung pemanis buatan malah dipercaya dapat meningkatkan 34% lebih besar kemungkinannya untuk terkena sindrom metabolik. Bahkan ada penelitian lain yang menyebutkan, risiko sindrom metabolik bisa mencapai 36% dan sangat drastis dapat menyebabkan resiko terkena diabetes pada wanita apabila mengkonsumsi minuman seperti diet soda.

2. Depresi dan Kelahiran Prematur

Seseorang yang sering mengkonsumsi diet soda dapat mengalami depresi. Ternyata orang yang telah mengkonsumsi soda selama 10 tahun akan berisiko mengalami depresi sebanyak 30%. Selain itu, diet soda memiliki ketertarikan yang erat dalam hal kelahiran prematur. Apabila Anda telah mengkonsumsi 1 porsi minuman diet perhari dapat dipercaya akan mengalami peningkatan risiko kelahiran prematur sebesar 38%. Hal tersebut akan semakin diperparah jika Anda mengkonsumsi 4 porsi diet soda per hari dan resiko yang terjadi akan lebih besar yaitu 78%.

3. Risiko Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 tergolong salah satu penyakit yang mengalami peningkatan cukup pesat. Pasalnya, ada sekitar 300 juta orang yang di seluruh dunia mengidap penyakit jenis ini. Penyakit ini berhubungan dengan obesitas dan konsumsi gula berlebih sehingga banyak orang yang beralih pada minuman bebas kalori yang membantu mencegah timbulnya diabetes type 2 ini. Namun, ternyata yang terjadi malah sebaliknya.

Apalagi jika Anda mengkonsumsi minuman jenis diet soda ini akan mengalami resiko diabetes tipe 2 ini sebesar 67%. Tahukah Anda? Wanita yang telah mengkonsumsi banyak diet soda akan memiliki resiko terkena diabetes tipe 2 sebesar 121%!

4. Obesitas atau Berat Badan Berlebih

Banyak orang yang beranggapan dengan mengkomsumsi diet soda, seseorang dapat menurunkan berat badannya. Namun, hal tersebut ternyata sama sekali tidak membantu. Diet soda memiliki resiko mengalami kelebihan berat badan atau obesitas sebanyak 2 kali lipat.

Sering kali seseorang mengkonsumsi makanan buruk di waktu senggang seperti saat sedang bersantai, menonton televisi atau mengerjakan tugas. Makanan buruk itu seperti keripik, kentang goreng atau cemilan ringan lainnya yang biasanya menjadi teman minuman soda, misalnya diet soda. Kebiasaan ini bisa membuat kesehatan Anda pun terganggu. Apabila Anda mulai berhenti mengkonsumsi minuman seperti diet soda, secara tidak langsung Anda pun perlahan akan meninggalkan camilan tidak sehat yang bisa merusak kesehatan tubuh Anda.

5. Migrain

Ada sebuah studi yang mengatakan bahwa soda diet dapat menyebabkan adanya sel yang rusak dalam tubuh. Ujung saraf pada otak kecil Anda pun dapat terganggu sehingga keterampilan motorik Anda bisa mengalami penurunan. Apabila Anda berhenti mengkonsumsi diet soda, gangguan tersebut tidak akan terjadi pada Anda. Kepala Anda yang sering mengalami migrain pun menghilang, fokus Anda pun akan lebih tajam.

6. Membuat Tulang Lemah

Ada salah satu studi yang menyebutkan diet soda dapat menyebabkan resiko patah tulang pinggul dengan persentase sebesar 14% terutama bagi wanita monopause. Apabila mengkonsumsi diet soda secara berlebihan disinyalir dapat menyebabkan melemahnya tulang sehingga tulang Anda pun menjadi lebih rapuh. Hindari minuman diet soda jika Anda menginginkan tulang yang sehat.

Nah, sekarang sudah tahu kan ruginya mengkonsumsi diet soda terlalu sering? Oleh karena itu, segeralah berhenti mengkonsumsi diet soda. Lebih baik beralihlah pada minuman segar dan menyehatkan seperti jus ataupun infused water. Anda tetap dapat mengkonsumsi minuman dengan rasa segar dan manis tanpa takut dengan beragam risiko penyakit yang bisa kapan saja datang menghampiri hidup Anda.

Ciptakan hidup sehat untuk hidup Anda, keluarga dan masa depan. Yuk, mulailah menerapkan gaya hidup sehat sekarang juga dan mulailah peduli dengan diri Anda!