5 Jenis Bahan Kain yang Populer Untuk Hijab

Bahan Kain Hijab

Muslimah di Indonesia saat ini sudah mulai memahami pentingnya hijab. Sebagai suatu kewajiban yang harus ditaati, banyak wanita yang sekarang dalam kesehariannya mulai berhijab. Tentu hal ini menggembirakan karena mereka sudah mau dengan sadar menutup auratnya.

Hal ini berdampak positif bagi perkembangan industri hijab di tanah air. Muncul beragam produsen hijab yang melahirkan beberapa model hijab. Perkembangan hijab juga didukung dengan suplai kain yang beragam. Menjadikan banyak pilihan bagi muslimah, untuk itu di artikel kali ini kami akan membahas mengenai kain-kain yang popular sebagai bahan hijab.

1. Rayon

Kain rayon adalah jenis kain yang bahan dasarnya berupa serat. Dimana serat tersebut dihasilkan dari regenerasi selulosa. Rayon merupakan kain dari serat semi sintesis. Salah satu keunggulan Rayon yang menyebabkannya sering digunakan untuk bahan hijab adalah :

  • Tidak mudah kusut.
  • Memiliki kilau alami yang tinggi.
  • Bahannya cenderung licin menyerupai sutra.
  • Tekstur yang lembut dan permukaannya halus.
  • Daya serap tinggi.
  • Harganya tidak terlalu mahal.

2. Sutra

Kain sutra merupakan salah satu jenis kain yang tergolong mahal. Sudah tentu proses pembuatannya yang membuat kain ini menjadi lebih mahal dibanding yang lain. Untuk wanita sutra memiliki nilai prestis dibandingkan jenis kain lainnya. Jenis kain ini juga sangat popular untuk hijab, terutama untuk wanita kategori ekonomi atas. Adapun kelebihan sutra dibanding jenis kain lainnya adalah :

  • Awet dan Tahan Lama.
  • Dingin dan Nyaman di Kulit.
  • Cocok untuk Semua Jenis Kulit.
  • Tampilan Elegan.
  • Pelindung Alami Bagi Kulit.

Beragam pertimbangan diatas menjadikan sutra menjadi pilihan banyak wanita dalam berhijab.

3. Katun

Kain katun adalah kain yang dibuat dari serat alami tanaman kapas. Jenis kain ini sangat popular untuk hijab. Karena untuk kita yang tinggal didaerah tropis, hijab dari bahan katun akan terasa adem di kulit dan tidak membuat gerah saat hari yang sangat panas. Selain itu harga dari kain katun juga tidak terlalu mahal. Sehingga para produsen hijab menjadikannya salah satu kain favorit. Dan kain katun memiliki beragam motif yang membuat hijab terlihat lebih segar.

4. Polyester

Kain Polyester adalah kain yang terbuat dari serat sintesis yang komponennya adalah ester atau minyak bumi. Hijab dari jenis kain polyester diminati karena perawatannya simple. Untuk sebagian wanita menginginkan sesuatu yang simple dalam penggunaan hijabnya. Jika dibandingkan kain jenis lainnya ternyata polyester memiliki ketahanan terhadap bakteri. Hijab dari bahan polyester juga juga tidak mudah kusut. Pengguna hijab dari bahan kain ini biasanya adalah wanita yang banyak beraktifitas. Karena kain ini sangat cocok digunakan untuk acara formal maupun non formal. Secara harga pun hijab dari kain polyester tidak terlalu mahal.

5. Lycra atau Spandex

kain spandex
kain spandex (moodfabrics.com)

Sebagian dari kita tentu sudah mengenal lycra yang termasuk dalam kelompok kain spandek. Sifat kain ini yang elastis menjadikannya popular dikalangan produsen hijab. Kain lycra memiliki beberapa keunggulan jika digunakan untuk hijab yakni elastisitas bahannya. Memudahkan pengguna untuk membentuk hijabnya menjadi berbagai macam. Ternyata lycra sendiri memiliki beberapa jenis kain

  • Lycra Katun

Jenis lycra katun merupakan campuran antara lycra dengan kapas. Jenis ini sangatlah mudah perawatannya.

  • Lycra Nylon

Lycra nylon merupakan bahan yang memiliki kekuatan dibanding jenis lainnya

  • Lycra Wol

Biasanya di temui di Australia, digunakan untuk membuat baju hangat.

Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi anda dalam memilih hijab.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *