Bagaimana Cara Sehat Melihat Monitor?

Pada masa modern seperti sekarang, bukan hanya orang yang bekerja di depan komputer saja yang sering merasakan mata tegang dan lelah. Namun hampir semua pemilik gadget juga mengalaminya.

Hasil riset yang disponsori The Vision Council menyebutkan, 59% pengguna komputer dan gadget mengalami gejala digital eye strain (mata tegang).

Gejalanya meliputi:

  • Mata lelah, tidak nyaman, kejang, merah.
  • Pandangan kabur.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri leher dan bahu.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara sehat melihat monitor? Untuk menjawabnya, mari simak beberapa tips berikut:

 

Anak depan monitor
Anak depan monitor (pngdownload.id)

1. Kenakan kacamata antiradiasi

Selain mengurangi paparan sinar biru berbahaya dari monitor, kacamata antiradiasi juga dapat melindungi pengguna lensa kontak dari risiko mata kering. Produk ini juga pilihan yang bijak untuk Anda yang mengenakan kacamata lensa ganda (bifocals) atau progresif.

2. Istirahatkan mata secara rutin

Bagaimana cara sehat melihat monitor berikutnya adalah dengan mengistirahatkan mata secara rutin. Langkah ini mampu mengurangi risiko mata, leher, punggung, dan bahu tegang.

Waktu ideal untuk break adalah selama 10 menit setiap 1 jam kerja. Pada saat itu, berdirilah dan lakukan peregangan agar otot lengan, kaki, punggung, leher, dan bahu tidak tegang serta nyeri.

3. Senam mata

Penyebab mata tegang lainnya adalah mata lelah. Untuk menurunkan risiko mata lelah akibat terlalu lama menatap monitor, alihkan pandangan menjauh dari komputer setiap 20 menit sekali. Arahkan mata agar menatap objek lain sejauh 60 cm selama 20 detik. Dengan begitu otot mata yang tadinya hanya fokus ke monitor dapat rileks.

Jenis senam mata lainnya adalah dengan menatap objek jarak jauh selama 10-15 detik, lalu memandang objek yang dekat letaknya selama 10-15 detik. Lakukan secara bergantian selama 10 kali agar risiko mata ‘terkunci’ pada 1 titik dapat berkurang. Jangan lupa berkedip selama latihan agar mata tidak kering.

4. Berkedip lebih sering

Sering berkedip sangat dianjurkan bagi Anda yang sering menatap monitor. Tindakan sepele ini dapat melembabkan mata sehingga mencegahnya kering dan iritasi.

Hasil studi menyebutkan saat menatap monitor, orang cenderung kurang berkedip – hanya 1/3 kali dari yang seharusnya – dan kebanyakan kedipan dilakukan setengah hati, yakni dengan kelopak mata yang tidak menutup sepenuhnya.

Oleh sebab itu, seringlah berkedip mulai sekarang, dan bagi yang sudah menderita mata kering, gunakan obat tetes mata buatan. Anda juga dapat melembabkan mata dengan berkedip perlahan sebanyak 10 kali setiap 20 menit sekali.

5. Kurangi cahaya yang menyilaukan

Cahaya yang menyilaukan dapat datang dari mana saja, baik itu pantulan cermin, kaca, bahkan monitor itu sendiri. Oleh sebab itu, cara sehat melihat monitor selanjutnya adalah dengan memasang lapisan anti silau pada monitor. Sedangkan bagi pengguna kacamata, belilah lensa yang sudah dilengkapi dengan AR coating atau lapisan antisilau.

6. Pastikan cahaya sekitar tidak terlalu terang atau gelap

Bagaimana cara sehat melihat monitor selanjutnya adalah dengan menyalakan penerangan sesuai kebutuhan. Sinar lampu sebaiknya tidak terlalu terang atau gelap karena dapat menyebabkan mata tegang ketika menatap layar.

7. Pasang lapisan pelindung monitor

Mengganti monitor lama tipe CRT (cathode-ray tube) dengan panel LED (light-emitting diode) layar datar yang dilengkapi layar anti silau juga dapat meredakan mata tegang. Untuk ini, pilih produk LED yang resolusinya paling tinggi karena tampilan gambarnya cenderung lebih jelas. Selain itu, ukuran layar komputer sebaiknya tidak kurang dari 19 inci.

8. Atur ulang tampilan monitor 

Pengaturan ulang tampilan monitor yang dimaksud disini mencakup:

  1. Tingkat kecerahan layar – usahakan itu sesuai dengan kecerahan ruang kerja. Bila halaman situs yang Anda tatap saat ini tampak terang seperti lampu, itu artinya layar terlalu terang. Sebaliknya, bila terlihat abu-abu atau kusam, maka pengaturan kecerahan monitornya terlalu gelap.
  2. Ukuran teks dan kontras – besarkan teks bila memang kurang tampak jelas. Untuk kontrasnya, biasanya tulisan berwarna hitam lebih cocok dibaca di atas background putih.
  3. Warna – sinar biru merupakan sinar gelombang pendek yang berisiko membuat mata tegang lebih dari sinar gelombang panjang seperti oranye atau merah. Cara mengurangi paparannya, salah satunya dengan menurunkan temperatur warna pada monitor.

9. Modifikasi meja kerja

Mata akan cepat lelah bila harus bolak-balik melirik dari layar komputer ke kertas yang ada di atas meja. Untuk mengatasinya, letakkan kertas sehingga posisinya berdiri dan berdekatan dengan monitor. Terakhir, upaya mengatur ulang ruang kerja sebagai berikut juga dapat membantu:

  • Nyalakan lampu meja bila perlu, namun pastikan itu tidak menyilaukan mata atau mengarah langsung ke layar komputer.
  • Pastikan tinggi meja dan kursi seimbang sehingga postur tubuh serta mata tetap sehat selagi bekerja.
  • Posisikan monitor sehingga itu berjarak 30-36 cm dari mata.
  • Titik tengah monitor sebaiknya 10-15′ di bawah mata supaya posisi leher dan kepala tetap nyaman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *