Saturday , October 31 2020

Bagaimana Cara Para Desainer Grafis Mendapatkan Uang?

Memiliki keahlian di bidang desain grafis merupakan sesuatu yang sangat berharga. Sebab enggak semua orang yang punya bakat tersebut. Kecuali mereka yang memang sekolah atau kursus di bidang desain.

Manfaat dari belajar desain grafis, selain bisa mengeksplorasi jiwa kreatifitas, peluang usahanya juga cukup besar. Terutama di era digital saat ini, banyak banget perusahaan membutuhkan jasa desain grafis untuk pemasaran produk mereka. Misalnya untuk ngebuat brosur, logo, poster, website company profile, undangan, majalah dan sebagainya.

Nah, berikut ini beberapa tips dari desain grafis bagaimana cara nya mendapatkan uang. Simak terus ya!

1. Bekerja di Bidang Creative Studio

Lapangan kerja yang paling umum untuk ahli desain grafis tentunya di studio desain grafis (creative studio). Anda bisa mendaftar di perusahaan atau membangun usaha sendiri. Biasanya pekerjaan creative studio adalah membuat desain untuk berbagai macam produk, seperti bikin undangan, logo, brosur, poster, banner, majalah, dan sejenisnya.

2. Bergabung di Perusahaan Periklanan

Alternatif kedua, Anda bisa bergabung di perusahaan periklanan (advertising agency). Pekerjaan ini terbilang cukup bergengsi, bahkan gaji yang ditawarkan cukup tinggi loh! Sedangkan jobdesknya yakni bertanggung jawab dalam membuat rancangan atau desain visual untuk produk dan materi iklan. Entah itu iklan berbentuk digital ataupun iklan tradisional di media cetak.

3. Usaha Percetakan

Tips mendapatkan penghasilan dari bisnis desain grafis selanjutnya adalah bikin usaha percetakan. Biasanya modal yang dibutuhkan sekitar Rp 5 juta-Rp 10 jutaan. Namun jika Anda kesulitan, gabung saja di perusahaan percetakan yang sudah populer. Entah itu perusahaan cetak digital printing, offset, sablon ataupun gabungan ketiganya.

Umumnya tugas desain grafis di perusahaan cetak adalah merancang desain untuk produk mereka. Misalnya saja membuat desain undangan, brosur, kartu nama, sablon di kaos, digital printing di mug, dan sebagainya.

4. Gabung di Perusahaan Penerbitan

Sebuah perusahaan penerbitan biasanya juga membutuhkan jasa desainer grafis untuk merancang buku mereka agar terlihat menarik. Misalnya saja bikin desain cover, layout, pemilihan font, dan sebagainya. Gaji yang ditawarkan umumnya berdasarkan UMR wilayah masing-masing. Atau mungkin bisa lebih rendah, bergantung kebonafitan perusahaannya.

5. Mencoba Profesi Logo & Brand Consultant

Untuk bisa menjadi seorang konsultan di bidang pembuatan logo dan pengelolaan branding, maka Anda perlu bergabung di perusahaan branding agency. Secara umum, tugas perusahaan ini adalah menentukan nama, bikin logo, packaging, ataupun desain produk lain sesuai permintaan client.

6. Mencoba Freelance Online

Memiliki kemampuan di bidang desain grafis akan sayang sekali bila tidak dimanfaatkan secara optimal. Selain bekerja di perusahaan, Anda juga bisa mencoba usaha sampingan dengan menjadi freelance online. Ada banyak situs-situs freelance yang membuka lowongan untuk para desainer grafis, seperti sribulancer.com, project.co.id, sribu.com, guru.com, 99design, dan masih banyak lainnya.

Untuk harga yang ditawarkan bergantung pada kesulitan dan jenis job yang diminta. Biasanya sih minimal sekitar Rp 1.000.000. Untuk desain website cenderung lebih mahal, bahkan bisa mencapai Rp 5.000.000 per project.

Itulah beberapa tips mendapatkan penghasilan bagi desainer grafis. Oiya, sekedar informasi untuk gaji desain grafis yang bekerja di perusahaan besar umumnya didasarkan pada Upah Minimum Regional (UMR) dan jenjang karirnya. Kira-kira dari Rp 2.000.000 – Rp 8.000.000’an.

Nah, agar bisa diterima sebaiknya Anda membuat portofolio yang meyakinkan. Jangan ragu untuk bekerja di perusahaan kecil terlebih dulu untuk menambah pengalaman. Dengan begitu, nantinya kemampuan Anda bisa semakin dipercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *