4 Aturan Jika Harus Pakai Kaos Kaki dan Sandal

Pakai kaos kaki dan sepatu itu sudah biasa. Tapi bagaimana dengan kaos kaki dan sandal? Wah, penampilan satu ini jelas tak lazim ya. Paling-paling selama ini Anda hanya melakukannya saat di rumah saja, mungkin ketika sedang flu atau kedinginan.

Menariknya lagi, beberapa kalangan masih menganggap paduan kaus kaki dengan sandal sebagai fashion faux pas (alias saltum atau nyeleneh dari tren). Tapi untungnya, penampilan demikian tidak mutlak dilarang. Sebab bagaimanapun juga, setiap orang punya seleranya sendiri bila berkaitan dengan dunia fashion.

Jadi, Anda yang doyan tampil beda dan ingin mencobanya, jangan ragu-ragu. Mari kita pelajari bersama bagaimana sih sebenarnya seni memadukan kaus kaki dan sandal itu. Yuk perhatikan beberapa aturan di bawah ini:

pakai sandal dan kaos kaki
memakai sandal dan kaos kaki (today.com)

1. Mulai Dari Busana Kesayangan Lebih Dulu

Mula-mula bereksperimenlah di depan cermin lebih dulu. Pilih lalu kenakan outfit kesayangan, dan baru kembangkan ‘bumbu’ penampilannya dari situ. Contoh jika baju kesayangan adalah mini casual dress warna hitam, maka coba kenakan kaus kaki putih (atau nude atau hitam) dengan sandal hitam. Kaus kaki hitam yang panjangnya melebihi lutut juga dapat memberi kesan bahwa Anda sedang mengenakan sepatu bot.

Yang pasti, akan lebih baik lagi bila eksperimen dilakukan di depan ibu, saudara, atau teman yang mengerti tentang fashion. Dengan begitu selain pendapat pribadi, Anda bisa memperoleh masukan dari mereka juga.

2. Tapi, Anda Juga Bisa Mulai Dari Kaos Kakinya

Katakan saja Anda baru membeli statement socks dan rasanya sayang bila harus menyembunyikan itu dalam Sneaker. Bagaimana tidak, bahannya yang halus dan motifnya yang manis berkilauan membuat Anda tak sabar lagi memamerkannya pada dunia luar.

Nah bila dalam hal ini kaus kakinya yang ingin ditonjolkan, maka berburulah sandal yang kira-kira serasi dengan itu. Solusi paling gampang dalam hal ini adalah dengan membeli sandal yang warnanya senada dengan kaos kakinya. Pilihan lain adalah mencari sandal yang warnanya bisa serasi dengan kaus kaki itu.

3. Koordinasikan Warna Antara Kaos Kaki Dengan Baju

Memadukan kaos kaki dan sandal
kaos kaki dan sandal (teva.com)

Orang bilang saat berpenampilan di zaman now, jangan terlalu matching juga agar tidak membosankan. Faktanya, penampilan yang sedikit nyeleneh memang sedang booming belakangan. Walau begitu, prinsip ini tidak berlaku untuk tampilan kaus kaki dan sandal.

Karena konsep mengenakan kaus kaki dan sandal itu sendiri masih dipandang miring oleh beberapa kalangan, maka matching adalah prinsip yang tak boleh diabaikan. Jadi, usahakan untuk mengenakan kaos kaki yang warnanya senada dengan motif dalam baju, lalu baru padukan itu dengan sandalnya. Contoh: atasan bunga-bunga (yang ada kuning oranyenya) dan celana pendek jeans dengan kaus kaki kuning oranye dan sandal warna mustard.

4. Kombinasi Maskulin dan Feminim

Selain penampilan kasual, paduan kaos kaki dan sepatu sandal juga bisa untuk event yang lebih formal. Nah di sini, Anda dapat mencoba mengkombinasikan kesan maskulin dari busana dan feminimitas dari sepatu dan kaos kakinya. Misal, kenakan kemeja formal dengan celana kain, kemudian pakai kaos kaki nude dan sepatu sandal.

Alternatif lain adalah tampil monokrom dari atas ke bawah, di mana dress panjangnya berwarna senada dengan kaus kaki dan sandalnya. Dengan begitu, penampilan kaus kakinya tetap terlihat tanpa terlalu menonjol.

Jadi itulah tadi beberapa aturan yang harus diperhatikan bila ingin memakai kaos kaki bersama sandal. Lebih dari itu semua, percaya dirilah yang paling penting. Jika Anda merasa kurang pede saat memakai kaus kaki dan sandal, maka lebih baik jangan lakukan itu. Namun bila sudah yakin, maka pergilah ke luar dan tunjukkan pada dunia bahwa memakai kaos kaki dan sandal itu sah-sah aja.

Selamat bereksplorasi!

Penulis: Megsaroh

Artikel Terkait:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *