Tugas dan Wewenang DPR

Apa saja sih tugas wakil wakil rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat? Lalu wewenang mereka sebatas mana? Apakah kita sebagai rakyat sudah tahu dan perlu untuk mengontrol tugas dan wewenang anggota DPR agar fungsi mereka berjalan sebagaimana mestinya?

Nah, berikut ini adalah fungsi, tugas dan wewenang wakil rakyat yang duduk di gedung DPR:

 

Fungsi Legislasi

Terkait dengan fungsi legislasi, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Menetapkan UU bersama dengan Presiden.
  • Menyusun Program Legislasi Nasional (Prolegnas).
  • Membahas RUU yang diusulkan oleh Presiden ataupun DPD (Dewan Perwakilan Daerah).
  • Menyusun dan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU).
  • Menyetujui atau tidak menyetujui peraturan pemerintah pengganti UU (yang diajukan Presiden) untuk ditetapkan menjadi UU.
  • Menerima RUU yang diajukan oleh DPD (terkait otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah; pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah; pengelolaan SDA (Sumber Daya Alam) dan SDE (Sumber Daya Ekonomi) lainnya; serta perimbangan keuangan pusat dan daerah).

 

Fungsi Anggaran

Terkait dengan fungsi anggaran, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Memberikan persetujuan atas RUU tentang APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), (yang diajukan Presiden).
  • Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU tentang APBN dan RUU terkait pajak, pendidikan dan agama.
  • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang disampaikan oleh BPK (badan pemeriksa keuangan).
  • Memberikan persetujuan terhadap pemindahtanganan aset negara maupun terhadap perjanjian yang berdampak luas bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara.

 

Fungsi Pengawasan

Terkait dengan fungsi pengawasan, DPR memiliki tugas dan wewenang:

  • Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU (undang undang), APBN dan kebijakan pemerintah.
  • Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang disampaikan oleh DPD (terkait pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, pengelolaan SDA dan SDE lainnya, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan dan agama).

 

Tugas dan wewenang DPR lainnya, antara lain:

  • Memilih Anggota BPK dengan memperhatikan pertimbangan DPD.
  • Menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat.
  • Memilih 3 (tiga) orang hakim konstitusi untuk selanjutnya diajukan ke Presiden.
  • Memberikan persetujuan kepada Komisi Yudisial terkait calon hakim agung yang akan ditetapkan menjadi hakim agung oleh Presiden.
  • Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam hal: (1) pemberian amnesti dan abolisi; (2) mengangkat duta besar dan menerima penempatan duta besar lain.
  • Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk: (1) menyatakan perang ataupun membuat perdamaian dengan Negara lain; (2) mengangkat dan memberhentikan anggota Komisi Yudisial.

Sumber: http://www.dpr.go.id/tentang/tugas-wewenang