Friday , October 30 2020

Apa Saja Bahaya Gadget Bagi Anak Kecil ?

Perkembangan  teknologi dan media sosial di Indonesia sudah tidak dipungkiri lagi. Terlebih dengan membanjirnya gadget, ponsel pintar dengan harga terjangkau untuk hampir semua kalangan masyarakat. Dengan alasan memberikan kasih sayang terhadap anak dijadikan salah satu alasan untuk orangtua sekarang untuk mendekatkan anaknya dengan gadget. Ada fakta baru yang telah ditemukan oleh Asosiasi dokter anak Amerika Serikat dan Kanada yang menekankan bahwa anak dalam usia 0-2 tahun seharusnya tidak diperkenalkan dengan gadget.

Faktanya dalam hal ini anak-anak di Indonesia sudah didekatkan dengan gadget bahkan telah melampaui batas satu jam perhari. Doker Anak asal Negeri Paman Sam, Cris Rowan mengatakan bahwa perlunya ada larangan penggunaan gadget untuk  anak usia dibawah 12 tahun. Dalam penelitian telah tersebut ditemukan beberapa dampak negatif yang akan timbul dalam penggunaan gadget dalam usia dibawah 12 tahun.

Berikut adalah 8 bahaya Gadget bagi anak kecil :

1. Pertumbuhan Otak Yang Terlalu Cepat

Stimulasi yang berasal dari gadget dinilai akan menyebabkan defisit perhatian, gangguan kognitif, kesulitan belajar,  impulsive serta kurangnya kemampuan mengendalikan diri. Usia si kecil antara 0-2 tahun adalah masa emas pertumbuhan otak dan akan terus berkembang hingga usia 21 tahun. Oleh karena itu, stimulasi lingkungan lebih tepat untuk memacu perkembangan otak ketimbang stimulasi gadget.

2. Hambatan Perkembangan

Dalam penggunaan gadget biasanya anak terlalu asyik dalam dunianya bersama gadgetnya. Hal tersebut sangatlah menggangu perkembangan anak. Hasilnya telah dibuktikan satu dari tiga anak yang asyik dengan gadgetnya ketika masa kecil akan mengalami dampak buruk dalam kemampuan berbahasa dan prestasi di sekolah.

3. Gadget Menyumbang Obesitas Anak

Si kecil yang memiliki kebebasan menggunakan gadget di kamarnya sangat dikhawatirkan karena kurangnya gerak dan akan berdampak pada peningkatan obesitas hingga 30 persen. Faktanya, obesitas pada anak mampu meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung sehingga menurunkan angka harapan hidup.

4. Gangguan Tidur

Sebuah studi menemukan fakta yang mencengangkan dimana 75 persen anak-anak usia 9 hingga 10 tahun asyik bercengkrama dengan gadgetnya hingga larut malam tanpa sepengatahuan orang tua. Tentunya dampak dari kebiasan buruk bersama gadgetnya, si kecil akan kehilangan waktu tidurnya dan akan berdampak pada prestasi di bangku sekolah.

5. Penyakit Mental

Dalam sejumlah penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan akan berdampak pada meningkatnya laju depresi, kecemasan, autism, gangguan bipolar, dan gangguan perilaku pada anak.

6. Anak Menjadi Agresif

Dalam belakangan ini banyak sekali video game berbau kekerasan yang mudah dan gratis bisa diunduh di gadget. Tentunya hal tersebut sangat menggangu perkembangan psikologi anak yang sedang tumbuh kembang dan berbahaya jika si anak menirukan adegan kekerasan tersebut saat bermain bersama teman sebayanya.

7. Pikun Digital

Konten yang terkandung dalam gadget biasanya memiliki kecepatan tinggi dan berbahaya dalam penurunan daya konsentrasi dan ingatan. Bagian otak akan merasa terganggu dengan kecepatan tinggi dari konten media tersebut dan akan berakibat dengan menyusutnya bagian otak.

8. Anak Bisa Terpancar Radiasi Gadget

Menurut penelitian lembaga kesehatan dunia ( WHO ), ponsel dikategorikan dalam resiko 2B dimana berbahaya dikarenakan radiasi yang dikeluarkan. Radiasi yang dihasilkan gadget cenderung lebih berbahaya untuk anak. Hal ini disebabkan anak lebih sensitif dari orang dewasa terhadap radiasi gadget.