Thursday , October 22 2020

Apa Saja 10 Biaya Kartu Kredit yang Wajib Diketahui?

Memiliki kartu kredit sebagai pengganti uang tunai dalam setiap transaksi pembayaran memang terlihat mudah dan praktis. Namun, selain memikirkan kemudahan dan keuntungan yang bisa Anda dapatkan, Anda juga wajib mengetahui biaya-biaya tambahan yang harus dibayarkan selama menggunakan kartu kredit.

Apa saja biaya kartu kredit yang wajib diketahui? Berikut adalah sepuluh jenis biaya kartu kredit yang akan dibebankan kepada Anda dalam kondisi tertentu dan dengan nominal yang beragam.

1. Biaya Tahunan

Biaya tahunan dikenakan saat pertama kali Anda menggunakan kartu kredit. Biaya ini akan langsung dicantumkan pada tagihan pertama. Selanjutnya, biaya tersebut harus dibayar setelah Anda menggunakan kartu kredit selama satu tahun.

Biaya tahunan memiliki besaran yang beragam, tergantung pada bank yang menerbitkan kartu kredit yang Anda gunakan. Biaya yang dibebankan juga berbeda-beda untuk tiap jenis kartu kredit yang dipilih.

2. Biaya Bunga

Setiap kali Anda menggunakan kartu kredit untuk membeli barang dengan sistem cicilan, bank akan menetapkan sistem bunga yang nantinya dibebankan pada tagihan Anda. Biaya bunga kartu kredit yang dikenakan kepada nasabah diatur langsung oleh Bank Indonesia. Besarannya pun berubah-ubah setiap tahun sesuai kebijakan yang dikeluarkan.

3. Biaya Tarik Tunai

Ketika Anda menggunakan kartu kredit untuk melakukan penarikan tunai melalui ATM, Anda akan dikenakan biaya tarik tunai. Biaya tersebut biasanya memiliki besaran 3-6% dari jumlah uang tunai yang ditarik.

Setiap bank memiliki ketentuan masing-masing mengenai besaran biaya tarik tunai untuk penarikan langsung dari kartu kredit. Jika Anda merasa akan sering menggunakan layanan tarik tunai ini, pilihlah bank yang menetapkan bunga tarik tunai yang relatif rendah.

4. Biaya Meterai

Biaya meterai mengacu pada harga meterai, yakni Rp 3.000 atau Rp 6.000. Biaya ini perlu dipersiapkan sebagai kelengkapan berkas pembayaran tagihan saat pemakaian kartu kredit Anda sudah mencapai batas tertentu.

Harga materei yang harus dibayar bergantung pada banyaknya jumlah tagihan yang diminta oleh bank. Jika tagihan berkisar di angka Rp 250.000-Rp 1.000.000, materai yang harus digunakan adalah materai Rp 3.000. Sementara itu, materai Rp 6.000 dikenakan jika tagihan berjumlah lebih dari Rp 1.000.000.

5. Biaya Keterlambatan

Biaya ini akan dibebankan kepada Anda jika terlambat membayar tagihan dari tenggat waktu yang telah ditetapkan. Beberapa bank yang menerbitkan layanan kartu kredit sudah menentukan besaran biaya keterlambatan sesuai batas maksimum. Biasanya, biaya keterlambatan yang dikenakan adalah 3% dari total tagihan.

6. Biaya Kelebihan Pemakaian (over limit)

Biaya kelebihan pemakaian lebih berupa denda yang harus Anda bayar ketika pemakaian kartu kredit melebihi jumlah limit yang telah diberikan. Seperti halnya biaya keterlambatan, bank telah menentukan nominal batas maksimum dari kelebihan pemakaian kartu kredit Anda. Biaya ini umumnya memiliki besaran 5% dari over limit yang Anda gunakan.

7. Biaya Pembatalan Cicilan

Jika sebelum jangka waktu cicilan berakhir Anda sudah melakukan pelunasan awal untuk cicilan tersebut, Anda akan dikenakan biaya pembatalan cicilan. Besaran biaya yang akan dibebankan berkisar antara Rp 200.000-Rp 250.000, tergantung pada kebijakan masing-masing bank.

8. Biaya Pengembalian Cek/Giro

Biaya ini akan dikenakan kepada Anda jika membayar tagihan kartu kredit melalui cek/giro yang prosesnya melibatkan kliring. Besaran biaya pengembalian cek/giro hanya sekitar Rp 25.000.

9. Biaya Konversi Mata Uang Asing

Biaya ini akan dikenakan jika Anda berbelanja di situs online luar negeri atau menggunakan kartu kredit saat bepergian ke luar negeri. Bank akan menetapkan biaya tambahan yang bergantung pada besaran nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Beberapa bank menawarkan promo nilai tukar mata uang asing yang tidak terlalu tinggi. Ada baiknya Anda menanyakan hal ini kepada pihak bank saat akan melakukan pengajuan kartu kredit.

10. Biaya Penggantian Kartu

Jika Anda mengalami hal tak terduga yang menyebabkan kartu kredit rusak atau hilang, bank akan mengharuskan Anda untuk mengganti kartu lama dengan kartu yang baru.

Biaya penggantian kartu otomatis akan dibebankan kepada Anda dengan besaran berbeda-beda sesuai pihak bank yang menerbitkan kartu kredit. Agar tidak perlu mengeluarkan biaya ini, jagalah kartu kredit Anda dengan baik sehingga kartu akan terhindar dari kerusakan maupun kehilangan.

Itulah sepuluh biaya kartu kredit yang wajib diketahui. Setelah mengetahui masing-masing biaya dan ketentuan yang menyertainya, Anda harus lebih bijak dalam menggunakan fasilitas yang ditawarkan oleh kartu kredit. Dengan begitu, kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi dapat Anda nikmati.

About Bas