Wednesday , October 21 2020

Apa Perbedaan Antara Kopi Arabika, Robusta, Organik?

Kopi adalah jenis minuman yang dikenal mengandung kafein. Setiap jenis minuman kopi belum tentu berasal dari bahan baku biji kopi yang sama. Anda yang penikmat kopi, tentu dapat merasakan perbedaan taste dari seduhan kopi saat diminum. Bahan baku biji kopi secara langsung memberikan rasa kopi yang berbeda. Kenikmatan saat minum kopi pun juga ditentukan dari kualitas bahan baku biji kopi yang digunakan. Ada dua jenis biji kopi di dunia ini. Yaitu, biji kopi Arabika dan biji kopi Robusta. Namun seringkali pula Anda dibingungkan oleh jenis kopi organik. Lalu apa bedanya dengan dua jenis biji kopi sebelumnya? Untuk itu akan dijelaskan berikut ini.

Bahan Baku Biji Kopi Arabika

Jenis biji kopi Arabika adalah jenis yang berkualitas dalam bahan baku biji kopi. Seduhan kopi yang diproduksi dari biji kopi Arabika lebih nikmat saat diminum. Ukuran jenis biji kopi Arabika memiliki panjang sekitar delapan hingga dua belas milimeter. Lebar biji kopi Arabika enam hingga delapan milimeter. Sifat dari biji kopi Arabika adalah tidak tahan panas. jenis biji kopi Arabika lebih mudah terserang serangan penyakit seperti hama. Untuk itu mengapa di Indonesia, termasuk negara yang sulit menanam jenis biji kopi ini. Dapat tumbuh ketika ditanam pada ketinggian sekitar tujuh ratus hingga seribu lima ratus meter di atas permukaan laut. Termasuk jenis biji kopi bernilai ekonomis tinggi. Untuk harga, jenis biji kopi Arabika terbilang lebih mahal dari jenis biji kopi Robusta. Biji kopi Arabika biasa diproduksi sebagai jenis specialty coffee.

Bahan Baku Biji Kopi Robusta

Jenis biji kopi Robusta adalah jenis yang berkualitas pula dalam bahan baku biji kopi. Ukuran jenis biji kopi Robusta memiliki panjang sekitar enam hingga tujuh milimeter. Lebar biji kopi Robusta enam hingga delapan milimeter seperti lebar jenis biji kopi Arabika. Bentuk biji kopi Robusta lebih bulat dibanding biji kopi Arabika. Sifat dari biji kopi Robusta adalah tahan terhadap panas. Dapat tumbuh ketika ditanam pada ketinggian dua ratus hingga delapan ratus meter. Jenis biji kopi Robusta lebih resisten terhadap serangan penyakit seperti hama pada tanaman. Di Indonesia, termasuk negara yang banyak membudidayakan jenis biji kopi Robusta. Sehingga jangan heran jika akan lebih menemukan jenis biji kopi ini dibanding jenis biji kopi Arabika.

Bahan Baku Biji Kopi Organik

Jenis biji kopi organik adalah biji kopi Arabika atau Robusta yang dalam perawatannya menjauhkan dari penggunaan pupuk buatan maupun pestisida. Dapat dikatakan, perawatan pada jenis biji kopi organik adalah dengan teknik budidaya. Jenis biji kopi organik juga mengedepankan penanaman yang akrab lingkungan. Sehingga tujuannya adalah menghasilkan biji kopi yang berkualitas, aman, dan tidak menimbulkan efek samping bagi orang yang meminum seduhan dari jenis biji kopi organik ini. Di Indonesia, budidaya kopi organik banyak ditemukan di daerah Gayo. Jenis biji kopi ini muncul karena pecinta kopi ingin merasakan minum kopi yang berbeda dari biasanya.

Bahan baku jenis biji kopi ternyata memiliki perbedaan dan mempengaruhi kualitas rasa. Tentu setiap pecinta kopi memiliki selera yang berbeda-beda. Anda tentu juga demikian. Lebih menikmati jenis biji kopi tertentu. Apapun jenis biji kopi yang ada, tentu kini Anda sudah tahu apa perbedaannya. Dan pasti, Anda dapat lebih mudah mengenali mana kopi yang berasal dari jenis biji kopi Arabika, Robusta, organik. Nikmati sensasi rasa kopi dengan lebih mengenal jenis biji kopi pilihan.

About Bas