Wednesday , October 21 2020

Apa Manfaat Sarapan Pagi Untuk Kesehatan Jantung?

Pentingnya Sarapan dan Hubungannya Dengan Risiko Penyakit Jantung

Kesibukan di pagi hari yang begitu padat seringkali membuat kita melewatkan waktu sarapan. “Waktu adalah uang, jika terlambat nanti ketinggalan, jika terlambat akan kena macet”, begitulah kiranya kecemasan-kecemasan sering muncul di pagi hari.

Tapi tahukah kalian sebuah study terbaru dari Spanyol mengabarkan bahwa kebiasaan melewatkan waktu sarapan memiliki akibat yang membahayakan bagi kesehatan jantung kita! Bagaimana bisa?

 

Hasil Penelitian

Dirangkumkan dalam hasil penelitian bahwa peserta penelitian laki-laki dan wanita dewasa yang mempunyai kebiasaan melewatkan waktu sarapan atau hanya sekedar minum kopi/jus memiliki risiko 1,5 kali lipat terkena penyakit jantung atherosclerosis dibandingkan dengan kelompok yang selalu membiasakan diri mengkonsumsi sarapan sehat.

Atherosclerosis adalah istilah medis untuk pengerasan dinding pembuluh arteri yang pada umumnya merupakan gejala awal dari penyakit jantung. Penelitian terbaru ini diterbitkan secara resmi pada 2 Oktober 2017 pada “Journal of the American College of Cardiology”.

Pada studi tersebut , para peneliti mengumpulkan data dari sekitar 4000 orang dewasa di Spanyol berusia antara 40-54 tahun, yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Para peserta penelitian tersebut kemudian diminta memberikan informasi terkait pola konsumsi harian, termasuk berapa banyak jumlah kalori yang dikonsumsi dalam satu hari. Dengan data tersebut kemudian para peneliti membagi peserta penelitian tersebut dalam tiga kategori.

 

Tidak Sarapan

Kelompok pertama berjumlah 3% dari total peserta penelitian, terdiri dari kelompok yang melewatkan sarapan sepenuhnya atau hanya mengkonsumsi kurang dari 5% kebutuhan kalori harian. Kelompok ini pada umumnya mereka yang hanya meminum kopi/jus saat sarapan atau sama sekali tidak pernah sarapan.

 

Sarapan Kalori Rendah

Kelompok kedua disebut peneliti sebagai “Sarapan-kalori rendah”, yaitu kelompok yang mengkonsumsi 5-20% kebutuhan kalorinya pada menu sarapan. Terdapat 70% peserta penelitian yang masuk pada kategori ini. Mereka pada umumnya mengkonsumsi jus atau kopi beserta roti pada menu sarapan.

 

Sarapan Kalori Tinggi

Kelompok ketiga dikatakan sebagai “Sarapan-kalori tinggi” yang berarti konsumsi kalori pada menu sarapan mereka telah memenuhi  lebih dari 20% kebutuhan harian. Sekitar 27% peserta termasuk dalam kategori ini. Type menu sarapan mereka pada umumnya terdiri dari sereal atau buah-buahan dengan sandwich atau daging bersama jus atau kopi.

Penelitian tersebut menemukan bahwa kelompok pertama yang meninggalkan sarapan atau mengkonsumsi sangat sedikit sekali kalori pada akhirnya berisiko 1,5 kali lebih besar mengalami terjadinya plak (pengerasan) pada dinding arteri (atherosclerosis) dibandingkan dengan kelompok ketiga, yakni kelompok yang mengkonsumsi “Sarapan dengan Kalori tinggi”.

Tidak hanya itu, mereka yang melewatkan kebiasaan sarapan ini juga berisiko lebih besar mengalami obesitas (kegemukan) akibat kebiasaan makan yang tidak terjaga  pada siang dan malam harinya.

Kelompok kedua yang mengkonsumsi “Sarapan rendah kalori” juga memiliki risiko mengalami terjadinya atherosclerosis, namun tidak sebesar risiko pada kelompok pertama.

Beberapa partisipan pada kelompok ini diakhir penelitian terdeteksi mengalami pengerasan pada dinding arteri yang lebih parah dibandingkan dengan kelompok ketiga yang mengkonsumsi lebih banyak kalori pada menu sarapan mereka.

Sebuah laporan dari “American Heart Association” yang diliris Januari 2017 menyebutkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak kalori pada pagi hari dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung anda. Studi terbaru ini memberikan lebih banyak bukti dalam mendukung pernyataan tersebut.

Akan tetapi selain intake kalori, kualitas nutrisi pada makanan yang dikonsumsi secara keseluruhan dalam sehari juga turut mempengaruhi hasil akhir penelitian. Dengan kata lain selain membiasakan diri dengan sarapan sehat, kita juga harus tetap mengkontrol apa yang kita konsumsi selanjutnya pada siang hingga malam hari.

***

About Bas