Sunday , October 25 2020

Alasan Dilarang Menggunakan Ponsel Saat Isi BBM di SPBU

Mengapa saat kita mengisi bahan bakar minyak di SPBU dilarang menggunakan Ponsel ?

Alat untuk mengisi bensin adalah alat elektronik, ponsel juga sama seperti itu. Ketika ponsel dinyalakan dan digunakan, ponsel tersebut akan mengeluarkan frekuensi yang lumayan tinggi dan kemudian akan mengeluarkan bunga api berukuran 1 mikron atau setara dengan seperseratus millimeter. Percikan ini sering kali keluar di sekitar antenna koil karena perbedaan tegangan yang cukup tinggi.

Tak hanya itu, Light Emitting Diode (LED) dalam ponsel berbeda dengan LED yang digunakan pada umumnya. LED ponsel biasa dipasang tanpa pembungkus, sehingga menjadikan filament dioda bisa bersentuhan langsung dengan udara bebas. Dengan reaksi ilmiah tertentu, tentu masuk akal jika ada kebakaran yang terjadi di SPBU hanya karena menggunakan ponsel. Karena sama-sama berbahan kimia, mereka jadi saling bereaksi.

LED umumnya juga mempunyai selubung tabung dari plasti yang notabene non-elektro sehingga bisa meredam filament. Ketika LED ponsel dinyalakan, maka akan timbul pijar. Pijar inilah yang menimbulkan percikan api yang mengundang reaksi dari bahan bakar dan alat elektroniknya.

Percikan api sebenarnya tak mampu menyulut uap bensin di udara terbuka. Namun, jika udara yang ada kadar polusinya tinggi, maka besar kemungkinan akan terjadi sulutan dari percikan api ke uap bensin. Nah, dengan segala penjelasan seperti ini, apakah anda masih bisa memainkan ponsel ketika mengisi BBM?

About Bas