Wednesday , October 28 2020

Akankah Robot Menggantikan Pekerjaan Manusia ?

Robot dirangkai dengan berbagai elemen teknologi yang bisa menimbulkan kekuatan magnetic yang merangsang terjadinya suatu kontraksi di dalamnya yang kemudian atau chip yang fungsinya beragam, kemudian mereka diprogram dengan komputer sesuai apa yang si pembuatnya butuhkan dan inginkan. Apakah Indonesia memiliki robot? Tentu saja, khususnya dalam bidang militer dan pertahanan, karena bidang tersebutlah yang paling rawan untuk diserang dan dimata-matai.

Namun, akhir-akhir ini keberadaan robot meresahkan sebagian orang. Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya tidak mereka kerjakan malah mereka lakukan. Itu semua menunjukan bahwa keberadaan robot akan menyaingi segala inovasi dan ide-ide manusia. Tentu saja, hal ini menimbulkan banyak stigma dan spekulasi dari pakar dan ahli di bidangnya. Salah satunya Ray Kurzweil, insinyur yang bekerja di Google. Menurutnya, robot akan menandingi kecerdasan manusia ketika tahun 2029 tiba. Namun sebelum mereka menyaingi manusia, robot pada tahun 2025 akan melakukan pekerjaan-pekerjaan besar manusia yang tergolong membutuhkan suatu pemikiran dan faham yang berasal dari pikiran dan perasaan dari manusia itu sendiri. Wah, terbayang bagaimana hebat dan mengerikannya robot tahun 2029 nanti ya, pembaca?

Ada beberapa daftar pekerjaan yang akan diambil tugasnya oleh robot masa depan. Selain tergolong pekerjaan yang besar, mereka juga memiliki cara-cara tersendiri untuk bisa menyelesaikan pekerjaan mereka. Berikut beberapa pekerjaan di dunia yang kelak akan diambil oleh robot, pada tahun 2029:

1. Jurnalis

Sebagai seseorang yang menulis informasi terbaru dari dunia, jurnalis tentu harus sigap dan cepat dalam menangani apapun. Selain harus cepat, mereka juga harus minim kesalahan, karena akan sulit jadinya kalau bahan bacaan memiliki kata-kata yang jika disambungkan tidak logis. Tentunya dalam memperbaiki laporan, akan menghabiskan waktu yang cukup lama. Associated Press mempercayai robot sebagai sebagian karyawannya. Robot dinilai lebih tangkas dan tak bertele-tele soal menulis berita. Mereka bisa memberikan berita yang berdasarkan fakta dan kata-kata yang mereka rangkai minim kesalahan.

2. Pengacara

Membela klien dengan alasan-alasan yang diharuskan akurat dan bisa mengecoh lawan, tentu manusia yang sudah terlatih dalam bidang tersebut bisa melakukannya. Namun, Universitas Michigan lebih memilih robot sebagai pengacara yang handal bagi siapa saja yang menginginkannya. Dengan kemampuan analisa data yang cepat dan detail, mereka tanpa banyak emosi bisa meringankan kasus yang dibebankan kepada mereka dengan mengajukan data-data yang mereka analisa dengan keakuratan sebesar 71%.

3. Akuntan

Menurut Howe Rusling, banyak perusahaan yang menggunakan robot sebagai akuntan pribadinya. Ini dikarenakan, robot mampu menganalisa masalah dengan cepat, hingga mereka bisa merencanakan keuangan jangka panjang secara efisien dan mengatur penjualan saham secara tepat agar keuntungan yang diperoleh lebih dari pengeluaran.

Robot mungkin bisa menyaingi manusia dalam hal intelegensi, namun tidak ada robot yang mampu memiliki kekayaan paling berharga dari diri manusia, yaitu: kekuatan nurani dan perasaan yang ada dalam hati tiap manusia.