Friday , October 23 2020

Ajarkan Mengatur Keuangan Pada Anak SD

Bukan tindakan kejam mengajarkan keuangan pada anak Anda yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Maka dari itu tidak ada salahnya untuk mengajarkan mereka mengatur keuangan sejak kecil. Penting agar anak menjadi tahu dan paham uang tidak begitu mudahnya diperoleh dan dihabiskan. Sebelum anak menjadi pemenang setiap kali merengek, maka ajarkanlah mereka mengatur uang yang mereka miliki dengan cara berikut.

Jelaskan Apa Itu Keinginan Dan Apa Itu Kebutuhan

Anak belum mengerti apa itu keinginan dan kebutuhan. Namun orang tua sudah pasti paham dengan dua perbedaan tersebut. untuk itu, ajarkan pula kepada anak Anda mengenai keinginan dan kebutuhan. Keinginan adalah rasa ingin yang timbul dari hasrat untuk membeli sesuatu. Bukan karena sangat perlu namun karena hanya ingin. Atau mungkin karena ikut-ikutan orang lain.

Sedangkan kebutuhan adalah membeli sesuatu memang karena sangat butuh dan penting untuk dibeli. Jadi jika anak ingin membeli mainan, katakan itu karena mereka hanya memiliki keinginan. Jelaskan bahwa di rumah masih memiliki banyak mainan dan jika membeli lagi, maka akan menjadi boros. Lebih baik alihkan dengan memikirkan apa yang memang dibutuhkan oleh anak Anda.

Seperti melihat tas sekolah yang memang sudah perlu diganti karena sobek pada beberapa bagian. Maka ajaklah anak untuk lebih baik membeli tas sekolah karena itulah yang disebut sebagai kebutuhan. Dengan Anda mengajarkan perbedaan tersebut, maka anak Anda dapat mulai belajar mengatur keuangan.

Ajarkan Menabung

Sedikit demi sedikit ajarkanlah menabung. Mulailah dengan mengajarkan anak Anda untuk menabung di celengan yang dia miliki. Jika anak Anda termasuk anak yang suka jajan, maka ajarkan untuk mengontrol keinginannya. Anda pun dapat mengajarkan anak untuk memiliki dua celengan di rumah. Satu, tabungan yang sama sekali tidak boleh diambil kecuali memang perlu.

Dan satu lagi, tabungan yang boleh anak Anda ambil untuk jajan. Entah itu jajan permen, es krim, atau yang lain. Pastikan tabungan untuk jajan yang harus ditabung tidak lebih banyak dari tabungan di celengan yang memang harus disimpan. Kemudian jika pada celengan untuk kebutuhan yang memang perlu sudah banyak, ajak anak Anda untuk menyimpannya di bank dengan memiliki buku tabungan. Sehingga anak Anda juga akan belajar bahwa menyimpan uang yang aman adalah di bank.

Ajarkan Untuk Tidak Selalu Minta Uang Saku

Sebagai orang tua, tidak wajib memberikan anak uang saku setiap hari. Lebih bijak jika Anda hanya memberikan uang saku seminggu maksimal dua kali dan minimal sekali di hari yang sudah disepakati bersama dengan anak Anda. Sedangkan uang saku di hari-hari lainnya mintalah anak Anda untuk menabungnya. Jangan kalah dengan anak Anda setiap kali meminta uang saku. Biarpun anak Anda merengek, jangan berikan. Ajarkanlah mereka untuk lebih baik menabungnya.

Agar lebih efektif lagi, maka bekalilah anak Anda setiap kali ke sekolah dengan bekal yang anak Anda gemari. Jika di sekolah anak Anda memang tidak ada waktu makan siang.

Ajarkan Untuk Menyisihkan Sebagian Tabungan Untuk Orang Lain

Jangan lupakan pula bahwa mengajarkan keuangan kepada anak Anda yang masih duduk di sekolah dasar dengan mengajarkan memberikan sebagian tabungan untuk orang lain. Ajarkan kepada anak Anda untuk mengambil barang selembar atau dua lembar uang dari tabungan mereka. Kemudian untuk diberikan kepada orang lain yang memang memerlukan. Maka dengan banyak memberi, maka rezeki juga akan semakin dilipat-gandakan.

About Bas