Jika Anda seorang ibu rumah tangga yang sedang mencari usaha sampingan, maka coba deh bisnis warung kelontong. Bisnis ini memang memiliki cukup banyak pesaing. Tapi peluang suksesnya juga cukup besar. Pasalnya sembako pasti dibutuhkan orang setiap hari. Jadi Anda tidak perlu repot-repot merayu pelanggan. Hanya saja Anda harus pintar mengatur strategi agar warung kelontong Anda bisa laris-maris.

Nah, berikut ini beberapa tips sukses menjalankan bisnis warung kelontong untuk memperoleh penghasilan tambahan.

1. Posisi Warung Strategis

Umumnya warung kelontong dibuka di salah satu bagian area rumah. Misalnya garasi atau ruang lain yang kosong. Metode ini memang cukup efektif, sebab Anda tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk sewa tempat.

Namun Anda juga harus memperhatikan posisi rumah. Apabila rumah Anda berada di wilayah pemukiman penduduk atau di pinggir jalan raya, maka peluang sukses warung cukup besar. Sebaliknya jika rumah berlokasi di kawasan yang sepi atau mungkin pesaing di wilayah Anda sudah banyak, maka kondisi tersebut kurang menguntungkan.

2. Dekorasi Warung Semenarik Mungkin

Walaupun hanya sekedar warung kelontong, usahakan Anda tetap mendesainnya semenarik mungkin. Anda bisa meletakkan beberapa etalase dan rak sebagai wadah untuk menata benda-benda. Pisahkan antara makanan, perlengkapan harian, dengan produk-produk detergen.

Kemudian cat dinding dengan warna cerah sehingga terlihat menyenangkan. Selain itu, jaga selalu kebersihan warung. Dan terakhir jangan lupa pasang spanduk bagian depan agar nantinya orang-orang bisa melihat jelas lokasi warung Anda.

3. Lengkapi Produk yang Dijual Secara Bertahap

Apabila Anda masih awal membuka bisnis warung kelontong, maka Anda tidak perlu langsung membeli banyak produk. Cukup membeli sedikit-sedikit saja sesuai dengan budget yang tersedia. Utamakan menyetok bahan-bahan sembako, membeli timbangan, kalkulator, dan plastik pembungkus. Nantinya bila warung Anda semakin laris, maka Anda bisa mengembangkannya dengan melengkapi produk yang dijual.

4. Cari Supplier Terpercaya dan Menawarkan Harga Terjangkau

Anda juga harus jeli dalam mencari supplier untuk dijadikan tempat langganan kulakan. Usahakan memilih supplier yang menawarkan harga murah karena itu akan sangat menguntungkan. Pertama, Anda bisa menghemat dana. Kedua, Anda bisa menjualnya ulang dengan harga terjangkau, sehingga nantinya dapat menarik pelanggan lebih banyak.

Selain itu, pastikan juga Anda mengorder barang pada supplier yang terpercaya. Anda harus melakukan survey dulu untuk bisa menemukan tempat grosir yang benar-benar bagus.

5. Mengoptimalkan Pemasaran

Selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengoptimalkan pemasaran. Biasanya untuk warung kelontong, metode pemasarannya lewat mulut ke mulut. Anda bisa memberi tahu tetangga dan orang di lingkungan setempat, keluarga, serta teman-teman.

 6. Memberikan Diskon

Pemberian diskon juga menjadi salah satu taktik promosi untuk menarik banyak pelanggan. Jika warung Anda masih baru, tak ada salahnya mencoba metode ini. Anda bisa memberikan diskon untuk jumlah minimum pembelian.

7. Sortir Produk Setiap Minggu

Yang namanya warung kelontong pastinya ada banyak sembako dan produk makanan yang dijual. Nah, Anda perlu melakukan sortir produk setiap minggu untuk mengecek ketahanannya. Apakah ada produk yang sudah busuk, expired atau sejenisnya. Jika iya, maka singkirkan produk-produk yang rusak tersebut. Jangan sampai Anda menjualnya sebab itu bisa menghancurkan bisnis Anda!

8. Berikan Pelayanan Ramah

Poin terakhir yang tak kalah penting adalah memberikan pelayanan yang ramah kepada setiap pelanggan. Jangan memasak wajah jutek atau sinis. Itu akan membuat pembeli jadi tidak nyaman. Bagaimana pun kondisi perasaan Anda, baik lagi sedih atau galau, tetap usahakan memasang wajah ceria saat melayani pelanggan.

Jadi itulah beberapa tips menjalankan warung kelontong untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!