Tuesday , October 27 2020

7 Tradisi Pernikahan Paling Aneh di Dunia

Indonesia memiliki berbagai tradisi pernikahan yang unik mulai dari pingitan, palang pintu, sampai tradisi pengadangan dalam suku Ogan. Tapi ternyata, nggak hanya Indonesia yang memiliki sederet tradisi pernikahan aneh di setiap daerahnya. Negara-negara di seluruh dunia juga menyimpan tradisi pernikahan yang menarik untuk kamu tahu. Nah, mau tahu tradisi pernikahan paling aneh di dunia, simak ulasan berikut ini!

1. Menikahi pohon di India

Di beberapa bagian India, astrologi atau ilmu perbintangan sangat berpengaruh dalam pernikahan. Perempuan-perempuan yang memiliki astrologi tertentu itu memiliki kutukan yang dapat membuat suami mereka meninggal dunia lebih awal. Mereka ini terlahir sebagai Manglik yaitu kombinasi astrologi ketika Planet Mars dan Saturnus berada di rumah ketujuh. Perempuan yang terlahir seperti ini harus menikahi pohon dulu, baru setelah pohon itu ditebang ia terbebas dari kutukan.

2. Dilempari sampah di Skotlandia

Tradisi pernikahan di Skotlandia ini bisa dibilang sangat menjijikkan. Bayangkan, di hari bahagia kedua mempelai malah dilempari sampah atau makanan yang telah busuk. Mereka percaya kalau pasangan tersebut betah-betah saja lihat pasangannya tertutupi sampah seperti ini, maka segala halang rintang pernikahan dapat dilalui juga.

3. Membebaskan sang pengantin yang diculik di Rusia

Agar dapat menikahi sang mempelai wanita, sang mempelai pria harus membebaskan wanitanya yang diculik. Pengantin wanita ini sebenarnya diculik oleh teman-temannya sendiri. Demi membebaskan wanitanya itu, sang pria bahkan terkadang harus membayar sungguhan. Kemudian ada ritual untuk membagi pekerjaan rumah. Kedua mempelai harus mengambil barang yang ada dalam karung tanpa melihat. Barang yang diambil itulah yang akan menentukan. Misalnya jika si suami mengambil penggorengan maka ia bertugas memasak.

4. Wajib Nangis di China

Menangis memang tak melulu soal kesedihan. Terkadang karena terharu saat pernikahan baik sang mempelai maupun keluarganya akan mengeluarkan air mata. Tapi di China, bagi perempuan yang berasal dari suku Tujia, menangis adalah kewajiban. Mempelai wanita ini wajib menangis satu jam per hari selama sebulan sebelum pernikahannya berlangsung. Kemudian sepuluh hari sebelum pernikahan, ibu juga harus melakukan hal yang sama begitu juga neneknya.

5. Punya dua anak agar sah di Sudan

Orang-orang dari suku Neur di Sudan menganggap anak adalah hal yang paling penting dalam pernikahan. Kalau sang istri nggak melahirkan dua anak, pernikahan dianggap tidak sah dan sang suami disuruh menceraikan sang istri. Anak itu pun nggak boleh anak kembar. Coba bagaimana kalau salah satunya memang mandul dan keduanya saling mencintai.

6. Dipaksa obesitas di Mauritania

Di Mauritania, salah satu negara di benua Afrika, tubuh wanita itu melambangkan keberuntungan dan kemakmuran sebuah pernikahan. Bukannya berlomba-lomba mengecilkan badan supaya bagus saat memakai gaun pernikahan nanti, mereka harus berlomba-lomba menggemukkan badan hingga obesitas. Anehnya lagi, mulai umur lima sampai lima belas tahun, para perempuan ini akan dipaksa mengonsumsi makanan yang berlemak hingga badannya bergelambir. Kalau tidak mau mereka akan dipukul karena orang kurus itu mempermalukan keluarga.

7. Festival Garewol untuk wanita di Nigeria

Nih, kalau disini cewek-cewek pasti bakalan suka. Memilih pasangan di Nigeria itu ada di tangan cewek, lho. Jadi ada satu festival namanya The Gerewol Festival yang merupakan kontes memilih istri. Ini merupakan tradisi suku Wodaabe. Para pria harus berdandan dan menampilkan performance di hadapan wanita sebaik mungkin. Wanita-wanita ini akan memilih siapa yang mereka inginkan setelah penampilan para pria itu selesai.

Itulah tadi tradisi pernikahan paling aneh di dunia. Untungnya, di Indonesia nggak ada yang harus menikah dengan pohon gara-gara terlahir dengan kutukan. Apa menurutmu lebih baik menikah dengan pohon saja karena nggak bikin patah hati?

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *