Thursday , November 26 2020

7 Tips Memperoleh Penghasilan Dari Usaha Les Privat

Usaha les privat cocok dilakukan oleh Anda yang sedang jadi mahasiswa ataupun baru lulus (fresh graduate). Usaha ini terbilang mudah untuk dilakukan sebab gak memerlukan modal besar. Anda hanya perlu memperdalam ilmu pengetahuan, baik yang berkaitan dengan eksak, alam, sosial, bahasa dan sebagainya. Intinya, semakin luas ilmu yang Anda miliki maka peluang kesuksesan usaha juga lebih tinggi.

Nah, apabila Anda ingin mendapatkan penghasilan dari usaha les privat, berikut tips-tips yang harus diperhatikan. Simak terus ya!

1. Tentukan Lokasi Usaha

Untuk lokasi usaha terdapat 2 pilihan yang bisa Anda ambil. Pertama, jika Anda masih pemula dan tidak mempunyai banyak modal, lebih baik buka saja usaha les privat di rumah. Apabila posisi rumah Anda terletak di pinggir jalan raya maka itu bisa sangat menguntungkan. Sebaliknya, jika tidak maka Anda perlu memaksimalkan metode promosi.

Yang kedua, Anda bisa menyewa tempat kosong di wilayah yang strategis. Yakni di kawasan sekolah. Dengan demikian, nantinya usaha Anda bisa memancing perhatian banyak orang tua ataupun siswa.

2. Metode yang Anda Pilih: Usaha Waralaba ataukah Mandiri?

Dalam menjalankan usaha les privat, Anda perlu menentukan terlebih dulu jenis metode yang hendak Anda gunakan. Apakah bisnis waralaba ataukah mandiri? Apabila Anda memilih metode waralaba berarti Anda perlu bekerja sama dengan pusat bimbingan belajar profesional, seperti Erlangga, Primagama, Ganesha Operation atau lainnya. Tentunya modal yang dibutuhin juga cukup besar. Namun untuk pemasarannya jauh lebih mudah dan menjanjikan.

Sebaliknya, jika Anda memutuskan membuka jasa les privat secara mandiri, maka Anda enggak perlu menjalin relasi dengan pusat bimbel. Anda cukup datang door to door ke tempat tinggal client atau buka di rumah sendiri. Namun begitu ada kelemahannya, Anda harus gencar melakukan promosi.

3. Persiapkan Modal

Modal tentunya dibutuhkan untuk membuka usaha les privat. Jika Anda membuka usaha ini secara mandiri (tidak bergabung dengan badan usaha manapun), budget yang diperlukan terbilang cukup kecil. Anda hanya perlu membeli perlengkapan mengajar, seperti papan putih, spidol, penghapus, spanduk serta brosur untuk promosi.  Totalnya kira-kira sekitar Rp.1.000.000’an.  Apabila Anda membuka fasilitas door to door ke rumah siswa, maka anggarkan juga biaya bensin. Selain itu, jangan lupakan pengeluaran bulanan, seperti untuk foto copy, ngeprint modul, dan sebagainya.

Sebaliknya jika Anda bergabung dengan badan usaha tertentu atau buka bisnis waralaba, maka modal yang dibutuhkan bisa mencapai Rp 50 juta hingga Rp 100 juta lebih.

4. Lakukan Promosi yang Meyakinkan

Ketika persiapan sudah matang dan mental Anda telah siap, maka selanjutnya Anda perlu melakukan promosi ke khalayak ramai. Anda bisa memulai dengan mengenalkannya pada kerabat, tetangga serta teman. Kemudian tak lupa, bagikan brosur ke sekolah-sekolah. Pasang juga spanduk yang menarik di depan rumah Anda. Dan yang terakhir, promosikan bisnis lewat media online seperti instagram, facebook, twitter, whatsapp, Line dan sebagainya.

Selain itu, untuk memancing orang, Anda bisa memberikan tawaran diskon untuk 10 orang pendaftar pertama. Atau mungkin buatlah garansi-garansi tertentu, atau sesuatu yang meyakinkan lainnya.

5. Pasang Tarif Terjangkau

Keberadaan bisnis les privat sekarang ini sangat marak. Hampir di setiap wilayah di sudut kota, pasti ada beberapa layanan jasa les privat. Entah itu bimbel yang sudah populer ataupun bimbel baru.

Dengan kondisi yang demikian itu, tentunya jika Anda hendak buka les privat maka Anda harus menawarkan sesuatu yang menarik. Misalnya saja pemberian harga terjangkau. Hal tersebut bisa jadi senjata untuk menarik banyak client. Namun ingat ya, jangan memasang tarif terlalu murah juga. Sebaiknya lakukan survey pasar terlebih dahulu.

Untuk perkiraan tarif les privat rumahan atau door to door, yakni:

  • TK : Rp.20.000/ pertemuan.
  • SD : Rp.30.000/ pertemuan.
  • SMP : Rp.50.000/ pertemuan.
  • SMA: Rp.100.000/ pertemuan.

Apabila Anda membuka jasa les privat yang cukup besar dan memiliki pegawai guru berpengalaman, maka harga bisa jauh berbeda. Paling tidak untuk siswa TK bisa mencapai Rp 45.000/ pertemuan.

6. Perluas Target Pasar

Memperluas target pasar menjadi salah satu cara untuk menarik banyak client. Jadi sebisa mungkin bukalah les privat secara umum, baik untuk TK, Sekolah Dasar, SMP, ataupun SMA. Begitupun untuk mata pelajarannya, sebaiknya Anda juga mengajar berbagai disiplin ilmu, mulai dari IPA, IPS, matematika, dan bahasa. Namun bila kesulitan, Anda bisa memilih bidang yang sesuai keahlian sendiri.

7. Perdalam Ilmu Anda

Poin ini juga sangat penting. Apabila Anda ingin menjadi pengajar yang berkompeten, tentunya Anda harus bisa menguasai ilmu secara luas. Maka itu, perbanyak membaca buku, mengerjakan soal-soal latihan, dan menggali informasi dari segala bidang dengan manfaat internet.

Sering-seringlah membuka Youtube, jurnal, atau website yang menyajikan informasi tentang ilmu pengetahuan. Tapi ingat, sumbernya harus terpercaya, ya! Selain itu, pastikan juga Anda memberikan pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Demikianlah tips memperoleh penghasilan dari usaha les privat. Semoga bermanfaat dan bisa membantu, gengs!

One comment

  1. Mau nanya kak.. untuk buka les private yg mengajar ke rumah2 perlu surat izin gha kak ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *