Thursday , October 22 2020

7 Tips Membuka Bisnis Clothing Line Untuk Pemula

Bisnis clothing merupakan salah satu usaha yang sedang ngetrend di kalangan remaja zaman sekarang. Bisnis ini terbilang cukup menjanjikan. Khususnya bagi masyarakat perkotaan yang memiliki antusiasme tinggi terhadap perkembangan fashion. Kebanyakan mereka lebih memilih produk clothing company atau distro dibandingkan pakaian biasa.

Namun demikian, untuk memulai usaha clothing juga nggak mudah. Kamu harus memiliki keterampilan untuk bisa menciptakan sesuatu yang unik serta inovatif. Sehingga nantinya bisnismu dapat diterima di pasaran dan berkembang pesat.

Nah, berikut ini beberapa tips untuk membuka bisnis clothing line bagi pemula. Simak ya!

1. Tentukan Konsep dan Target Pasar

Poin pertama untuk membuka bisnis clothing line adalah menentukan konsep produk. Maksudnya pakaian yang hendak Anda bikin harus jelas target pemasarannya. Apakah clothing spesialisasi jaket, kaos travelling, kemeja, baju cewek atau lainnya. Usahakan melakukan riset terlebih dahulu untuk mencari tahu jenis clothing yang sedang ngetrend dan diminati masyarakat.

2. Buatlah Brand yang Unik dan Inovatif

Poin kedua yang harus diperhatikan adalah keunikan dari brand Anda. Usahakan untuk membuat sesuatu yang unik dan kreatif. Sehingga produk Anda memiliki ciri khas tertentu dan berbeda dari brand-brand lainnya. Dengan demikian, persaingan penjualan juga enggak terlalu ketat. Sebab Anda mengusung sesuatu yang ‘berbeda’.

Untuk mendapatkan inspirasi, Anda bisa mengumpulkan referensi sebanyak mungkin. Baik lewat internet, buku-buku, survey pasar offline, mengikuti peragaan fashion dan sebagainya.

3. Ikuti Perkembangan Trend

Tips lain untuk meningkatkan penjualan bisnis clothing line adalah dengan mengikuti perkembangan trend di masyarakat. Jadi semisal sedang populer hal-hal seputar K-POP, Anda bisa membuat kaos atau topi dengan huruf hangeul atau menyisipkan quote-quote lucu berbahasa Korea.

Begitupun saat heboh pemilihan presiden, musim sepak bola, liburan atau lainnya. Buat saja konsep berdasarkan momen yang sedang happening di publik. Biasanya hal itu bisa menarik perhatian kaum remaja.

4. Menjalin Kerja Sama dengan Desainer

Jika Anda tidak punya skill sama sekali dengan hal-hal yang berkaitan sama clothing line, Anda bisa menjalin kerja sama dengan desainer profesional. Ini bisa membantu Anda menciptakan ide-ide perihal desain grafis yang unik. Enggak masalah walaupun Anda harus bayar agak mahal. Yang terpenting, nantinya Anda dapat menciptakan produk yang berkualitas.

5. Mengoptimalkan Penjualan Lewat Online dan Offline

Untuk memaksimalkan penjualan produk, Anda harus melakukan pemasaran secara optimal. Baik secara offline ataupun online. Anda dapat membuka toko di rumah Anda sendiri, menyewa tempat untuk membuka gerai, atau bisa juga titip di distro milik teman.

Selain itu, tak lupa buatlah toko online lewat media sosial. Entah itu facebook, twitter, instagram, Line atau lainnya. Cara ini terbilang sangat efektif mengingat gaya hidup remaja jaman sekarang nggak bisa dipisahkan dari dunia maya. Selain itu, Anda juga bisa membuka toko di situs-situs marketplace seperti Shopee, Tokopedia dan sebagainya.

6. Mencoba Endorsement Untuk Meningkatkan Promosi

Jika Anda memiliki budget lebih, tak ada salahnya mencoba promosi lewat sistem endorsement. Pastikan Anda memilih selebgram atau selebritis yang profesional dan memiliki real follower. Mintalah dia untuk mempromosikan produk Anda dengan jelas, semisal dengan metode berbicara di insta story kemudian di highlight, serta ditampilkan di beranda. Sebisa mungkin hindari promosi lewat paid promote karena cenderung kurang menarik.

7. Membuka Sistem Pre-Order untuk Menghemat Modal

Tips terakhir bila Anda ingin menghemat modal atau mungkin budget terlalu sedikit, Anda bisa mencoba berjualan dengan sistem pre-order. Yakni membuka pesanan terlebih dahulu. Nantinya bila Anda konsumen yang tertarik, Anda bisa meminta uang dp 50%. Lalu barulah Anda memproduksinya. Saat pakaian sudah jadi (ready), Anda bisa meminta sisa pembayaran sehingga Anda pun bisa mengirim pesanan ke alamat konsumen lewat jasa ekspedisi.

Jadi itulah beberapa tips memulai bisnis clothing line bagi pemula untuk mendapatkan penghasilan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

About Bas