Thursday , October 22 2020

7 Soft-skills yang Dibutuhkan Fresh Graduate Dalam Dunia Kerja, Yuk Persiapin Dulu!

Soft-skills Fresh Graduate Dalam Dunia Kerja

Kamu yang fresh graduate atau yang sebentar lagi akan lulus kuliah mungkin bertanya-tanya apa yang akan kamu lakukan setelah ini. Mau kerja atau lanjut kuliah. Untuk memilih satu di antaranya memang membutuhkan pertimbangan dan persiapan.

Nah, buat kamu yang mantap mau langsung kerja, yakinkan sudah memiliki modal yang cukup? Apakah kemampuan akademik saja dapat mengantarkanmu ke tempat kerja yang kamu mimpikan? Ternyata tidak sesederhana itu, kawan. Selain hard-skill berupa kemampuan akademik, kamu juga membutuhkan soft-skills.

Kemampuan ini yang akan membantumu dalam berpikir kritis, berkomunikasi dengan orang lain, dan memecahkan masalah. Lalu apa saja 7 soft-skills yang dibutuhkan fresh graduate dalam dunia kerja? Nah, berikut adalah rangkumannya, keep reading, ya.

1. Berkomunikasi

Mungkin kamu sudah banyak mendengar mengenai pentingnya kemampuan berkomunikasi dalam membangun sebuah karir. Maka dari itu, di setiap kampus terdapat banyak sekali wadah yang dapat membantumu melatih kemampuan berkomunikasi.

Kemampuan ini dinilai memiliki peran penting dalam meraih kesuksesan. Sebab, apapun pekerjaan yang akan kamu jalani, kemampuan berkomunikasi akan selalu dibutuhkan baik di dalam maupun di luar kegiatan organisasi. Kemampuan ini akan membantumu dalam menyalurkan pemikiran dan mengekspresikan ide secara jelas, sehingga orang lain juga dapat dengan mudah menangkapnya.

2. Rasa Empati

Selain berkomunikasi, soft-skill lainnya yang masih berhubungan dengan orang lain adalah rasa empati. Ada kalanya kamu harus menekan dirimu, berhenti berbicara, dan berusaha memahami pandangan orang lain.

Rasa empati juga akan sangat membantu ketika kamu baru masuk ke dunia kerja. Empati membantumu mengerti cara berpikir orang lain dan melihat situasi, sehingga kamu akan lebih mudah dalam beradaptasi. Selain itu, kamu juga membutuhkan rasa empati apabila ingin membangun hubungan yang akrab dan langgeng dengan teman kerja lainnya.

3. Profesionalisme

Salah satu skill yang wajib dimiliki fresh graduate sebelum masuk ke dunia kerja adalah profesionalisme. Skill-skill yang kamu tawarkan saat wawancara memang dapat memberikan first impression yang baik mengenai dirimu dan akan menentukan tingkat kemungkinan diterima dalam sebuah pekerjaan. Tapi untuk jangka panjang, untuk bisa bertahan dalam pekerjaanmu, kamu membutuhkan profesionalisme.

Seberapa profesionalnya kamu dalam bekerja dapat dilihat dari beberapa hal, seperti tanggung jawab, ketepatan waktu, dan kedisiplinan dalam melakukan pekerjaan. Profesionalisme bukan skill yang dibutuhkan sewaktu-waktu, melainkan setiap waktu selama kamu bekerja. Selama kamu menjaga profesionalisme, selama itu pula kamu menjaga kepercayaan. Jadi, apabila atasan melihatmu tidak profesional dalam bekerja, besar kemungkinan dia akan merekrut pekerja lain untuk menggantikanmu.

4. Kerjasama dan Kolaborasi

Saat masuk ke dunia kerja, kamu akan dituntut untuk mampu bekerja sama dengan orang lain.  Dan dalam menjalin kerjasama, antara berbicara dan mendengarkan harus seimbang. Kamu tidak boleh terlalu show off kemampuan, tetapi juga tidak boleh berlaku pasif. Maka dari itu, tanamkan dalam dirimu bahwa tujuanmu bekerja adalah untuk memajukan perusahaan. Kemampuanmu adalah sesuatu yang kamu tawarkan kepada perusahaan , bukan untuk membuatmu terlihat baik di antara pekerja-pekerja lain.

5. Berkepribadian Positif

Kalau kamu memiliki soft-skill ini, dimanapun kamu berada, entah lingkungan kerja atau bukan, kamu pasti akan lebih diterima oleh orang-orang sekitarmu. Orang yang positif adalah mereka yang dapat menciptakan suasana cair di lingkungan mereka. Mereka mudah diajak kerja sama, mau berproses, mau dikritik, selalu termotivasi untuk menjadi lebih baik, tetapi tetap humble dan menghargai orang lain. Selain itu, mereka juga mampu memotivasi dan menguatkan orang lain.

6. Inisiatif

Dalam bekerja, kamu tidak akan selalu dibimbing dan diarahkan oleh atasan. Ada kalanya ketika kamu harus melakukan sesuatu yang kamu anggap perlu meskipun atasan tidak memberitahu. Sikap inilah yang disebut sebagai sikap inisiatif. Inisiatif yang kamu lakukan dalam mengambil keputusan juga menunjukkan jiwa leadership atau kepemimpinan yang kamu miliki.

7. Terbuka

forbes.com

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan dunia semakin cepat dari hari ke hari. Apabila kita hanya berdiri di tempat dan terus berada di zona nyaman, maka mau tidak mau kita akan tertinggal. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin maju pasti membutuhkan orang-orang yang terbuka, mau berkembang, dan mampu melihat peluang.

Dan meskipun skill ini tidak terlalu kentara, namun seiring berjalannya waktu, keterbukaan yang kamu miliki akan terlihat dari ide-ide yang kamu berikan dan bagaimana kamu merespon masalah. Jadi, jangan terlalu kaku dan bersikaplah terbuka.

Nah, itu dia 7 soft-skills yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Meskipun jarang diajarkan, kamu masih dapat melatihnya sendiri dengan mengikuti organisasi atau himpunan, sehingga kamu  terdorong untuk bersosialisasi dengan orang lain. Tapi, apabila kamu adalah fresh graduate dan tidak sempat lagi ikut berorganisasi, kamu dapat belajar dengan mengikuti program magang atau internship. Mungkin sekian untuk artikel kali ini. Semoga bermanfaat, ya. Thank you.

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *