Thursday , October 22 2020

7 Cara Mengatasi Kebotakan di Usia Dini

Masalah kebotakan kini tidak hanya dialami oleh orang tua saja. Dalam beberapa kasus, kebotakan juga bisa terjadi di usia muda. Biasanya, laki-laki lebih rentan terhadap kebotakan, meskipun perempuan juga bisa mengalaminya. Masalah kebotakan ditandai dengan banyaknya rambut rontok yang melebihi batas normal.

Dalam kondisi normal, jumlah rambut rontok per hari berkisar antara 50 sampai 100 helai. Namun apabila kamu mengalami kebotakan, jumlah rambut rontok bisa jauh lebih banyak. Kebotakan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya saja hormon, genetik, dan stress. Nah, untuk kamu yang merasa mengalami tanda-tanda kebotakan, calm down sebentar, berikut ini telah kami rangkum cara mengatasi kebotakan di usia dini.

1.Menggunakan Obat Oles Minoxidil

Sebelum menggunakan obat ini, kamu harus tahu pasti apa penyebab dari masalah kebotakan pada rambutmu. Apabila masalahnya adalah kebotakan pada pria yang biasa terjadi, maka kamu dapat mencoba obat oles ini. Obat ini telah lulus uji BPOM Amerika Serikat dan dipercaya mampu menstimulasi folikel rambut untuk menghasilkan rambut baru. Selain itu, obat ini juga dapat memperlambat proses kerontokan rambut. Hanya saja Minoxidil juga dapat memberikan efek samping, seperti kulit gatal, kemerahan, dan radang. Cara menggunakannya cukup dioleskan ke kulit kepala.

2. Konsumsi Obat Finasteride

Sebelum mengkonsumsi obat ini, sebaiknya kamu konsultasikan dulu ke dokter apakah kamu benar-benar memerlukannya. Finasteride adalah sejenis obat pil yang digunakan untuk memperlambat proses kerontokan rambut. Fungsinya hampir sama dengan Minoxidil, namun Finasteride memiliki khasiat yang lebih ampuh.

Hanya saja, kerja Finasteride hanya akan terjadi selama kamu mengkonsumsinya saja. Apabila kamu menghentikan konsumsi, kerontokan akan terjadi lagi. Dan yang perlu kamu pertimbangkan lagi adalah efek samping dari obat ini. Finasteride dapat menyebabkan keringat dingin, meriang, pusing, gatal-gatal, pembengkakan, dan kenaikan berat badan.

3. Transplantasi Rambut

Memang kedengarannya berlebihan, tapi dalam kasus yang sudah parah, sebagian orang tidak ragu untuk melakukan transplantasi rambut. Transplantasi ini dilakukan dengan memotong bagian kulit kepala yang memiliki pertumbuhan rambut yang sangat aktif. Bagian kulit kepala yang diambil akan dijahit sampai menutup kembali.

Kemudian, rambut ini akan dipindah dan ditanamkan ke area lain yang mengalami kebotakan. Sama seperti tindakan lainnya, proses ini juga memiliki kelemahan. Selain harganya yang mahal juga dapat menyebabkan luka dan infeksi. Tapi kelebihannya, transplantasi rambut adalah cara yang paling efektif dan hasilnya pun permanen.

4. Cek Semua Produk Rambut

Selain mengkonsumsi obat atau melakukan treatment, kini kamu juga perlu berhati-hati terhadap semua produk rambut yang kamu gunakan. Bisa saja produk tersebut adalah biang kerontokan yang menyebabkan kebotakan.

Sebab, masing-masing orang memiliki kondisi rambut yang berbeda dan ada juga yang sensitif terhadap produk rambut tertentu. Makanya, kini kamu perlu selektif dalam memilih produk rambut dan perhatikan juga bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

5. Memulai Pola Makan yang Sehat

Selain beberapa cara di atas, kamu juga perlu mengubah pola makanmu dari yang tadinya sembarangan menjadi lebih bersih dan sehat. Perbanyak makan buah dan sayur yang kaya akan vitamin A dan beta karoten. Berdasarkan penelitian, konsumsi vitamin A dapat memicu pertumbuhan sel, salah satunya adalah folikel rambut.

Tambahkan juga makanan-makanan sehat ke makanan harianmu, seperti ikan, daging, telur, yoghurt, dan lain sebagainya.

Selain itu, jangan lupa untuk konsumsi banyak air putih, minimal delapan gelas per hari. Sebab apabila tubuhmu dehidrasi, sel rambut tidak akan bisa tumbuh dengan maksimal.

6. Jangan Stress

Nah, ini dia salah satu penyebab kebotakan. Stress bisa menjadi pemicu rambut rontok. Maka dari itu, meskipun kamu memiliki masalah rambut, jangan terlalu banyak dipikirkan, karena stress justru akan memperparah kondisi tersebut. Daripada stress, mending kamu perbanyak olahraga yang sudah jelas dapat membuat tubuh lebih fresh dan sehat.

7. Coba Bahan-bahan Alami

Berikut beberapa bahan alternatif yang dapat kamu coba untuk mengatasi kebotakan :

  • Bawang Putih

Salah satu jenis kebotakan adalah alopecia areata. Kebotakan jenis ini terjadi hanya di bagian-bagian tertentu dari kepala. Sebuah studi kecil telah membuktikan bahwa cairan bawang putih dapat menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Untuk melakukan cara ini kamu cukup oleskan saja cairan bawang putih ke kulit kepala yang mengalami kebotakan selama 30 menit. Lakukan treatment ini dua kali sehari.

  • Biji Kelabat

Alasan mengapa biji kelabat dapat mengatasi kebotakan adalah kandungannya yang dapat menstimulasi pertumbuhan rambut. Selain itu, kandungannya juga dapat meningkatkan kualitas folikel rambut. Caranya cukup mudah, pertama rendam biji kelabat ke dalam air semalaman. Lalu keesokan harinya tumbuk biji kelabat sampai membentuk pasta. Dan oleskan bahan tersebut ke bagian rambut yang rontok. Biarkan selama 40 menit dan bilas rambut sampai bersih.

Itulah 7 cara mengatasi kebotakan di usia dini. Selamat mencoba!

About deniadey

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *