Monday , October 26 2020

6 Tips Mendapatkan Penghasilan Dari Bisnis Ternak Ayam

Salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan bisa menghasilkan profit tinggi adalah bisnis ternak ayam. Anda bisa melihat bahwa saat ini banyak banget orang berbisnis kuliner dengan konsep olahan ayam. Maka itu tak heran jika permintaan daging ayam di pasaran kian meningkat.

Selain itu, keuntungan lain dari berbisnis ternak ayam adalah penjualan telur. Walaupun mungkin harganya nggak terlalu mahal, namun telur juga selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Terutama pengelola warung makanan. Nah, apabila Anda tertarik untuk membuka bisnis ternak ayam terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Mulai dari urusan modal, pemeliharaan, target pasar, hingga transaksi jual belinya.

So, tanpa berbelit-belit lagi, berikut ulasan lengkap tips mendapatkan penghasilan dari bisnis ternak ayam.

1. Tentukan Skala Bisnis Anda

Pertama Anda harus menentukan skala bisnis. Ini berhubungan erat dengan modal yang nantinya perlu disediakan. Apabila Anda masih pemula, sebaiknya mulai berbisnis ternak ayam berskala kecil saja. Anda bisa membuat kandang ayam di pekarangan rumah. Nantinya bila usaha Anda telah mendatangkan profit tinggi, berulah kembangkan bisnis dalam skala yang lebih besar.

2. Menentukan Jenis Ayam Untuk Diternak

Langkah kedua, Anda perlu menentukan jenis ayam yang bakal diternak. Anda bisa memilih ayam broiler, ayam kampung, ayam kate, ayam bangkok atau lainnya. Apabila Anda berniat memfokuskan pada penjualan telur maka Anda bisa beternak ayam kampung. Namun bila Anda berniat menjual dagingnya, lebih baik membudidayakan ayam broiler.

Ayam broiler merupakan jenis ayam potong yang cukup populer. Perkembangan ayam ini sangat pesat. Bahkan 40 hari sejak ditetaskan sudah bisa dijual ke pasar. Selain itu dagingnya juga cenderung empuk. Maka itu tak heran jika permintaan industri terhadap ayam broiler sangat tinggi.

3. Menyiapkan Modal Awal

Besarnya modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha ternak ayam bergantung pada penetapan skala bisnis. Apakah Anda hendak membuka bisnis berskala kecil ataukah besar. Apabila Anda bertujuan mengembangkan bisnis ayam potong maka modalnya terbilang cukup besar.

Nantinya modal tersebut akan digunakan untuk pembuatan kandang dan perlengkapannya, makanan ayam, vitamin, obat-obatan dan vaksin. Biasanya untuk memulai bisnis ayam potong  Anda perlu menyediakan sekitar 100 ekor ayam.

4. Menerapkan Pemeliharaan yang Berkualitas

Dalam membuka bisnis ternak ayam tentunya ada risiko-risiko yang harus dihadapi. Apabila Anda kurang memperhatikan perawatannya maka ayam-ayam Anda bisa saja terjangkit penyakit seperti flu burung atau lainnya.

Nah, untuk menghindari hal tersebut terapkan perawatan terbaik untuk ternak Anda. Diantaranya dengan cara:

  • Pemberian pakan berkualitas.
  • Jangan lupa untuk memberikan vaksinasi 1 kali dalam seminggu.
  • Pemberian vitamin juga perlu dilakukan menjelang masa panen.
  • Bersihkan kandang secara teratur.
  • Berikan penghangat dan pencahayaan yang cukup di dalam kandang.

5. Menetapkan Metode Pemasaran yang Efektif

Untuk memasarkan bisnis ternak ayam Anda, terdapat beberapa metode yang bisa dicoba. Pertama, Anda bisa melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, ke tetangga, atau teman-teman. Anda juga bisa menjalin kerja sama dengan pihak lain, seperti pemilik warung, pengepul ayam, atau orang yang memiliki restoran dengan menu olahan ayam.

Selain itu, pemasaran juga efektif bila dilakukan lewat media online. Baik itu instagram, facebook, whatsapp atau lainnya. Metode ini bisa membantu bisnis Anda lebih diketahui banyak orang.

6. Pembelian Ayam lewat Peternak Lain

Hati-hati dalam urusan membeli ayam. Sebab jika Anda lengah dan tidak memiliki info cukup, maka bisa saja Anda tertipu. Sebaiknya Anda menyetok ayam hidup secara langsung dari peternak unggas sebab harga yang ditawarkan jauh lebih murah.

Oiya, sebelum memulai bisnis ternak ayam sebaiknya Anda mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari para pedagang yang telah berpengalaman. Usahakan mencari supplier yang terpercaya dan berkompeten. Dengan demikian, nantinya bisnis juga berjalan lebih lancar. Demikian info tips membuka bisnis ternak ayam. Semoga bermanfaat.

About Bas