Wednesday , October 21 2020

6 Negara Dengan Angka Bunuh Diri Tertinggi di Dunia, Kenapa Ya?

Setiap negara pasti memiliki masalah sendiri yang harus dihadapi, baik negara maju maupun yang masih berkembang. Misalnya saja Indonesia yang memiliki masalah pada tingkat korupsi dan intoleransi. Begitu pula negara lain. Nah, pada artikel ini, halokawan akan membahas mengenai 6 negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia. Kira-kira apa ya penyebabnya? Kalau penasaran, yuk simak terus ya.

1. Lithuania

Nama negara Lithuania sepertinya memang jarang terdengar, ya. Lithuania adalah salah satu negara yang berada di bagian Eropa Utara. Meskipun bagian dari Eropa, Lithuania tidak seperti negara lain di Eropa yang mayoritas penduduknya sudah maju, di negara ini justru angka kemiskinan sangat tinggi.

Kemiskinan ini sudah berlangsung sejak tahun 1991 yang disebabkan oleh krisis ekonomi. Kemiskinan memberikan kontribusi utama mengapa banyak orang susah mencari pekerjaan, bergantung pada alkohol, dan melakukan tindakan kriminal. Dengan kondisi tersebut, beberapa yang tidak sanggup memilih untuk mengambil jalan pintas dengan bunuh diri.

Berdasarkan halaman di web World Heath Ratings, pada tahun 2014 hampir 29 dari 100.000 jiwa di  Lithuania melakukan bunuh diri. Dan mayoritas yang melakukan bunuh diri adalah kaum pria.

2. Srilanka

Srilanka adalah negara yang berada dekat negara India. Negara ini memiliki penduduk lebih dari 20 juta jiwa. Berdasarkan statistik, rata-rata sekitar 11 orang melakukan bunuh diri per harinya. Berbeda dengan Lithuania dimana pelaku bunuh diri didominasi oleh kaum pria, mayoritas pelaku bunuh diri di Srilanka justru adalah kaum wanita, dengan rentan usia antara 15 sampai 44 tahun.

Sejak hari kemerdekaan Srilanka pada tahun 1948, angka bunuh diri semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Dan yang menjadi masalah adalah belum ada yang mengetahui penyebab pasti dari tren ini. Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya adalah karena faktor ekonomi, ada pula yang menyebutkan masalah ini akibat dari kurangnya kesadaran mengenai tindakan bunuh diri, kurangnya keterbukaan karena takut dihakimi, dan opini-opini lainnya. Kebanyakan cara yang digunakan untuk melakukan bunuh diri adalah dengan gantung diri dan meracuni diri sendiri.

3. Korea Selatan

Apabila melihat faktor penyebab bunuh diri dari kedua negara di atas mungkin sangat mudah dipahami mengapa kedua negara tersebut memiliki angka bunuh diri yang tinggi. Tapi Korea Selatan? Korea Selatan adalah negara yang sedang bertransformasi menjadi negara modern. Hal ini bisa dilihat dari kemajuan industri, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pelayanan umum di Korea Selatan saat ini.

Tapi justru karena kemajuan inilah, penduduknya harus menghadapi semakin banyak tekanan untuk bisa mengikuti dan menyeimbangi perkembangan. Misalnya saja tuntutan untuk berprestasi di sekolah, kompetisi dalam urusan pekerjaan, dan tekanan sosial. Hal ini memperlihatkan bahwa negara yang kaya tidak menjamin warganya bahagia.

4. Korea Utara

Mungkin pembaca pernah mendengar bahwa peraturan di Korea Utara sangat tegas dan kaku. Masyarakatnya memiliki kebebasan yang sangat terbatas yang ditetapkan oleh pemerintah. Berbeda jauh dengan Korea Selatan yang terbuka terhadap perkembangan jaman, Korea Utara justru sangat tertutup dan kehidupan masyarakatnya jarang terekspos keluar.

Dua faktor utama mengapa Korea Utara memiliki angka bunuh diri yang tinggi adalah karena kekejaman pemerintah terhadap masyarakatnya dan masalah ekonomi. Dan tidak hanya itu, bahkan dalam beberapa kasus ekstrim, ada yang sengaja melakukan bunuh diri untuk menghindari hukuman kejam yang mungkin akan diterima dari rezim di sana.

5. Jepang

Sama seperti Korea Selatan, Jepang adalah negara kaya yang mayoritas penduduknya sudah sejahtera. Namun, penduduknya juga memiliki masalah sendiri, yaitu kecenderungan untuk bekerja berlebihan. Mereka merasa mendapat tekanan dari keluarga atau lingkungan untuk bekerja keras. Selain itu, kompetisi di Jepang juga sangat ketat. Banyak yang merasa terbelakang apabila melihat lingkungannya selangkah ke depan. Dengan tekanan inilah yang membuat banyak orang stress dan akhirnya memilih bunuh diri.

6. Guyana

Guyana adalah negara yang memiliki angka bunuh diri tertinggi di dunia. Guyana merupakan salah satu negara di Amerika Selatan. Berdasarkan data dari World Health Organization pada tahun 2016, dari 100.000 jiwa , 30 di antaranya melakukan bunuh diri. Kebanyakan pelaku bunuh diri adalah pria dengan perbandingan pria dan wanita adalah 1:3.

Sama seperti kebanyakan negara yang memiliki angka bunuh diri tertinggi, penyebab tingginya kasus bunuh diri di Guyana juga karena faktor kemiskinan. Dengan kemiskinan yang semakin mengancam, akhirnya banyak yang memutuskan untuk bunuh diri.

Nah, mungkin sekian dulu artikel mengenai 6 negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia. Dari daftar tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa untuk menyejahterakan penduduknya, tidak hanya membutuhkan kondisi ekonomi yang baik, tetapi juga kondisi sosial yang positif. Semoga artikel ini dapat menjadi pembelajaran untuk para pembaca.

Terima kasih

About Bas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *