Saturday , October 31 2020

6 Makanan yang Harus Dihindari Saat Program Hamil

Setiap pasangan yang telah menikah pasti berharap ingin segera dikaruniai momongan. Namun tentunya, takdir masing-masing orang berbeda. Ada yang cepat diberikan kehamilan, tapi adapula yang harus menunggu. Menurut medis, cepat lambatnya seseorang hamil umumnya dipengaruhi oleh faktor kesuburan.

Nah, bagi Kamu yang saat ini sedang menjalankan program kehamilan, Kamu perlu tahu nih bahwa ada beberapa makanan yang berpotensi menurunkan fertilitas alias kesuburan. Makanan-makanan tersebut baiknya Kamu hindari pengkonsumsiannya agar tidak mengacaukan program kehamilanmu.

Jadi, kira-kira apa aja makanan yang harus dihindari saat merencanakan kehamilan? Berikut ulasannya!

1. Makanan dengan Kadar Gula Tinggi

Sebenarnya Kamu nggak harus memangkas habis asupan gula atau glukosa, sebab senyawa ini dibutuhkan sebagai sumber energi bagi tubuh. Namun begitu, ketika menjalani program kehamilan, baiknya Kamu membatasi makanan yang mengandung kadar gula tinggi, seperti tepung terigu, kentang goreng, pasta putih, junk food, minuman bersoda, nasi putih, dan sejenisnya.

Makanan-makanan tersebut dapat mengganggu keseimbangan hormon bila dikonsumsi secara berlebihan. Sehingga efeknya, masa subur dan proses ovulasi pun berisiko menjadi kacau.

Oleh karenanya, konsumsi secukupnya aja. Misalnya, makan nasi putih ya cukup 3-4 kali sehari. Lalu kurangi jajan di luar. Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan tinggi protein, serat, vitamin dan rendah lemak.

2. Makanan yang Mengandung Lemak Trans

Selanjutnya, makanan yang harus Kamu batasi pengkonsumsiannya saat hamil yakni makanan yang mengandung lemak trans. Misalnya goreng-gorengan, makanan beku, makanan cepat saji (kentang goreng, ayam goreng, donat), mentega, krim susu, makanan kemasan, roti atau kue kering, dan sebagainya.

Lemak trans ini merupakan pemicu tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Menurut penelitian, pengkonsumsian lemak trans berlebihan dapat meningkatkan risiko infertilitas pada indung telur hingga 73%. Selain itu, lemak trans juga mengganggu produksi hormon dan pembuahan. Bahkan bisa mengakibatkan endometriosis.

Baiknya sih, bila sedang merencanakan kehamilan maka cobalah memasak makanan sendiri di rumah, sehingga terjamin gizi dan kebersihannya. Batasi jajan di luar ya!

3. Minuman Berkafein

Teh, kopi, soda dan minuman yang mengandung kafein lainnya juga menjadi pantangan bagi Kamu yang sedang menjalankan program kehamilan.

Perlu Kamu ketahui bahwa kafein dapat mengganggu kesuburan, baik pada wanita ataupun pria. Menurut studi, kafein juga menghambat penyerapan zat besi dan kalsium di dalam tubuh. Padahal kedua zat tersebut berperan penting dalam proses pembuahan dan perkembangan janin.

Maka itu, jika ingin promilmu berjalan lancar batasi dulu pengonsumsian kafein ya!

4. Seafood yang Mengandung Tinggi Merkuri

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan FDA (Food and Drug Administration) di Amerika, pada dasarnya semua jenis ikan mengandung merkuri. Hanya saja kadarnya berbeda-beda. Ada yang tinggi dan adapula yang rendah.

Untuk ikan berkadar merkuri tinggi, misalnya ikan mackerel, marlin, todak, tuna bigeye dan tilefish, ikan-ikan jenis tersebut merupakan pantangan bagi ibu hamil, termasuk buat Kamu yang sedang promil. Sebab kandungan merkuri ini dapat mengganggu perkembangan syaraf bayi, bahkan meningkatkan risiko cacat lahir.

Sedangkan untuk ikan yang kadar merkurinya rendah, seperti ikan salmon, nila, sarden, tiram dan sejenisnya, masih boleh dikonsumsi 2 kali dalam seminggu. Atau sebagai gantinya, Kamu bisa memperoleh asupan protein dari daging ayam, sapi, kacang-kacangan, susu, gandum, atau telur.

5. Yogurt dan Susu Jenis ‘Low Fat’

Susu dan yogurt jenis low fat juga kurang baik dikonsumsi pada saat menjalankan program hamil. Ini dikarenakan minuman rendah lemak tersebut dapat merangsang produksi hormon androgen dalam tubuh, yang mana efeknya bisa mengganggu proses ovulasi.

Maka itu, untuk sementara, sebaiknya hindari dulu produk minuman low fat agar masa suburmu tidak kacau.

6. Makanan Setengah Matang

Makanan setengah matang atau mentah juga baiknya Kamu hindari ketika menjalankan program hamil. Makanan yang dimasak secara tidak sempurna biasanya rentan mengandung pasarit serta bakteri, seperti toxoplasma dan salmonella.

Tentunya adanya bakteri ini bisa mengganggu kesuburan bahkan menginfeksi janin. Jadi solusi teraman, konsumsi aja makanan-makanan yang emang benar-benar telah dimasak hingga matang.

Nah, itulah beberapa makanan yang menjadi pantangan saat menjalankan program kehamilan. Ingat ya, makanan-makanan tersebut bukan berarti tak boleh Kamu konsumsi sama sekali. Boleh-boleh aja, tapi harus dibatasi.

feature image: elevit.com.au

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *