Thursday , October 22 2020

6 Kecelakaan Pesawat Terburuk dan Paling Mengerikan di Dunia

6 Kecelakaan Pesawat Terburuk dan Paling Mengerikan di Dunia – Berikut ini beberapa tragedi kecelakaan pesawat Terburuk dan paling mengerikan di dunia. Check it out!

1. Japan Airline Flight 123, Jatuh dan Hancur Menabrak Pegunungan

Tragedi Japan Airlines Flight 123 kerap disebut sebagai kecelakaan pesawat terburuk dan paling mengerikan di dunia. Kecelakaan ini sudah cukup lama terjadi, yakni di tanggal 12 Agustus 1985.  Menurut data yang ada, pesawat JAL dilaporkan mengangkut 524 orang, dimana 4 0rang selamat dan 520 meninggal.

Penyebab dari kecelakaan ini dikarenakan terjadinya dekompresi. Sehingga mengakibatkan kerusakan pada sistem hidrolik dan ekor pesawat terlepas. Kondisi tersebut membuat pesawat kehilangan kendali selama 30 menit di udara hingga akhirnya jatuh dan hancur menabrak pegunungan Takamagahara. Detik-detik sebelum pesawat jatuh, si pilot sempat mengatakan “it’s the end” dan boooom terdengar suara ledakan.

2. Turkish Airlines Flight 981, Terjatuh di Hutan Akibat Pintu Kargo Lepas

Selanjutnya ada kecelakaan Turkish Airlines Flight 981 yang melakukan penerbangan pada tanggal 3 Maret 1974 dengan rute Instanbul-London, lewat transit Paris.

Menurut laporan yang ditulis di media, pesawat ini jatuh akibat pintu kargo mendadak terlepas. Sehingga membuat ledakan dan jatuhnya lantai kabin ke ruang kargo. Diikuti dengan rusaknya mesin kendali. Sampai pada akhirnya pesawat pun jatuh dan hancur di hutan Ermenonville, Paris.

Kecelakaan mengerikan ini memakan korban 346 orang. 6 diantaranya jatuh terhisap keluar dari pintu kargo saat pesawat masih di udara. Sedangkan penumpang lainnya ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan, hanya 40 orang saja yang masih bisa dikenali.

3. Pesawat Adam Air DHI 574, Menabrak Laut Kedalaman 2000 Meter

Kecelakaan pesawat Adam Air nomor DHI 574 Boeing 737-400 merupakan salah satu tragedi penerbangan terburuk dan paling misterius di Indonesia. Pesawat ini terakhir kali terbang pada tanggal 1 Januari 2007 dari Bandara Juanda Surabaya dengan tujuan ke kota Manado. Dalam perjalanannya tersebut, pesawat yang mengangkut 102 penumpang ini mendadak hilang tanpa jejak dan tidak bisa ditemukan.

8 bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 28 Agustus 2007, tim SAR menemukan black box (kotak hitam) pesawat Adam Air di kedalaman 2000 meter di perairan Majene, Sulawesi Barat. Penemuan ini menjadi titik terang penyebab jatuhnya pesawat. Menurut Komisi Keselamatan Transportasi (KNKT), penyebab kecelakaan Adam Air dipicu oleh beberapa hal. Diantaranya cuaca buruk, kerusakan alat navigasi IRS, serta sedikit faktor human error. Tim KNKT juga memberikan pernyataan bahwa jatuhnya pesawat ke dasar perairan menyebabkan badan pesawat pecah terbelah jadi dua.

Yang paling menyedihkan, hingga sekarang pesawat Adam Air masih karam di lautan. Dan seluruh korbannya belum ada yang ditemukan satupun. So sad.

4. Charkhi Dadri, Tabrakan Mematikan Saudi Arabian Airlines 763 dengan Kazakhstan Airlines 1907

Peristiwa Charkhi Dadri yang terjadi pada tahun 1996 nampaknya tak pernah bisa dilupakan oleh dunia. Kecelakaan ini  diakibatkan tabrakan 2 pesawat, yakni Saudi Arabian Airlines 763 dengan Kazakhstan Airlines 1907. Kedua pesawat tersebut saling berbenturan tepat di desa Charkhi Dadri, sebelah barat kota New Delhi.  Sehingga mengakibatkan tewasnya penumpang di kedua pesawat dengan total 349 orang.

Menurut media, penyebab dari kecelakaan ini adalah kurangnya kemampuan pilot di masing-masing pesawat. Beberapa menyebutkan bahwa pilot Kazakhstan tidak mengikuti instruksi. Adapula yang menjelaskan jika pilot Saudi Arabian menaikkan ketinggian berlebihan hingga memasuki jalur pesawat Kazakhstan. Namun juga ada yang mengatakan bila kedua pilot kurang memahami bahasa inggris sehingga terjadi miss understanding.

5. Pesawat Air Asia QZ8501, Jatuh Akibat Awan Cumulonimbus

Kecelakaan pesawat yang memilukan selanjutnya masih berasal dari Indonesia, yakni pesawat Air Asia QZ8501. Pesawat yang mengangkut 162 orang ini dinyatakan hilang pada tanggal 28 Desember 2014 dalam perjalanannya dari Surabaya menuju Singapura.

Dua hari setelah menghilang, puing-puing pesawat Air Asia ditemukan di wilayah perairan laut Jawa, sebelah selatan Kalimantan. Sejak saat itu, mayat-mayat korban mulai ditemukan satu persatu mengapung di lautan. Beberapa lainnya bahkan terbawa arus deras hingga ke wilayah Kabupaten Mamuju Utara.

Dari Black Box yang ditemukan, Komisi Keselamatan Transportasi (KNKT) menuturkan bahwa penyebab jatuhnya pesawat adalah kerusakan sistem kemudi dan autopilot. Selain itu juga dipengaruhi cuaca yang teramat buruk, mulai dari adanya awan cumulonimbus, hujan petir dan suhu perairan (tempat jatuh) mencapai kedinginan ekstrem. Sebelum menabrak dasar laut, pesawat ini sempat berguling-guling dengan kecepatan di luar kendali.

6. Tragedi Tenerife Disaster, Ledakan Maut Dua Pesawat

Kecelakaan pesawat terakhir sekaligus paling menyeramkan sepanjang sejarah adalah tragedi Tenerife Disaster yang terjadi pada tahun 1977. Kecelakaan ini melibatkan 2 pesawat yakni KLM penerbangan 4805 dengan Pan Am penerbangan 1736.

Kedua pesawat tersebut awalnya hendak menuju Bandara Las Palmas di Gran Canaria. Namun karena ada peristiwa bom disana, maka pesawat dialihkan ke bandara kecil Los Rodeos di Tenerife, Kepulauan Canary.  Dikarenakan kurangnya komunikasi, kedua pesawat pun saling bertabrakan saat take off di bandara tersebut. Tabrakan tersebut menciptakan ledakan besar hingga menghancurkan badan pesawat. Dari data yang dilaporkan, tercatat ada 583 nyawa melayang di kejadian tersebut. Hanya 61 orang yang selamat.

Jadi itulah beberapa kecelakaan pesawat terburuk dan paling mematikan sepanjang sejarah. Semoga saja tragedi-tragedi di atas tidak akan terulang kembali. Amin ya Rabbal Alamin.

About Bas