6 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Berani di Masa Depan

Setiap orang tua pasti merasa bahagia jika melihat anak-anak mereka tumbuh mandiri. Sejak bayi, anak-anak memang selalu bergantung pada kedua orang tua mereka sebagai perlindungan. Akan tetapi, saat memasuki usia anak-anak, Anda sudah bisa melatih kemandirian si kecil sebagai bekalnya nanti untuk menjalani kehidupan di masa mendatang. Namun tak sedikit orang tua yang masih belum mengetahui bagaimana cara mendidik anak agar mandiri.

Ini Cara Mendidik Anak Agar Mandiri

Mendidik anak agar berani dan mandiri merupakan poin-poin penting yang harus dimiliki oleh setiap anak. Jika Anda takut salah mendidik anak, tak perlu khawatir. Dengan melatih kemandirian anak-anak,  bisa membuat mereka semakin percaya diri melakukan segala hal sendiri. Untuk lebih jelasnya, ini cara yang bisa Anda lakukan untuk mendidik si kecil agar mandiri :

1. Perkenalkan “Dunia Luar” Pada Anak

Banyak yang berpendapat bahwa kepribadian dan kebiasaan seseorang dimulai dari sejak kecil. Jadi, jangan sampai karakter tidak berani dan rasa takut anak terus menyelimuti mereka sampai dewasa kelak. Jika Anda menemukan beberapa permasalahan pada anak, seperti takut, selalu malu, atau menolak bergaul atau berbaur dengan lingkungan sekitarnya, Anda bisa menyiasatinya untuk sering membawa anak bertemu banyak orang. Mungkin awalnya si kecil akan merasa tidak nyaman dan sedikit risih, tapi lambat laun mereka akan terbiasa.

Anda bisa membawa mereka bertemu  dengan orang lain di dalam lingkungan yang kecil terlebih dulu baru kemudian bisa bertambah secara bertahap. Misalnya saja, dengan mengajak anak-anak bermain ke taman di kompleks perumahan pada sore hari. Cara ini secara tidak langsung bisa membuat mereka tidak kaget lagi saat dihadapkan dengan berbagai hal baru.

2. Biarkan Si Kecil Menentukan Pilihan Mereka Sendiri

Cara mendidik anak agar mandiri berikutnya ialah dengan membiarkan anak menentukan pilihan mereka sendiri. Keputusan melakukan sesuatu biasanya berawal dari diri seseorang. Anak yang bersikap mandiri umumnya tak selalu bergantung kepada orang lain. Sebenarnya sebagai orang tua, Anda tak bisa memaksakan si kecil untuk menentukan pilihan tertentu.  Namun jika Anda masih tetap melakukannya, justru bisa membuat mereka merasa tidak nyaman dalam melakukannya.

Misalnya saja, ketika anak tidak ingin mengambil les mata pelajaran tertentu, Anda tak perlu memaksakan kehendak dengan tetap memasukkan mereka ke tempat les. Sebagai solusinya, Anda dapat memberi masukkan pada setiap keputusan anak untuk mendidik kemandirian mereka sekaligus mengajarkan pada anak agar mereka tak perlu takut untuk menentukan pilihan mereka sendiri.

3. Menjadi Pelindung Si Kecil

Pada beberapa anak, mungkin ada yang senang mengeksplorasi atau mencoba beberapa hal yang baru berbekal keberanian dan semangat. Tapi pada sebagian anak lainnya hal ini mungkin sulit untuk dilakukan, mereka cenderung lebih memilih mundur karena perasaan takut gagal, malu dan ragu mencoba hal yang baru.

Jika hal ini terjadi pada si kecil, sebaiknya tahan emosi untuk tidak membentak mereka karena ketidakberaniannya. Hal yang wajar jika anak merasa belum yakin melakukan sesuatu yang menurut mereka masih asing. Seperti ketika berkenalan dengan seseorang, atau mencoba bermain sesuatu yang masih asing seperti berenang dan lain sebagainya.

Adapun tugas Anda sebagai orang tua di sini ialah menjadi tempat berlindung si kecil dan tetap membuatnya nyaman. Temani mereka sampai mereka berani melakukan aktivitas tersebut. Sambil menenangkannya, coba beri dukungan si kecil dengan memberikan masukan-masukan hal positif. Misalnya saja dengan mengatakan “Bermain papan seluncur itu seru lho kak, tuh lihat teman kakak di sana mereka asyik bermain kan?

4. Menghargai Usaha si Kecil

Setelah anak berhasil mengumpulkan kemandirian dan keberanian secara perlahan, pastikan Anda senantiasa memberikan si kecil pujian. Meskipun ketika mereka gagal, jangan langsung menurunkan minat anak untuk berkembang. Anda harus ungkapkan betapa Anda bahagia atas usaha si kecil yang sudah berani melakukan hal tertentu. Walaupun terlihat sepele, tapi dengan memberikan apresiasi terhadap semua usaha si kecil bisa membangkitkan semangat mereka agar terus maju.

5. Mengajak Si Kecil Membantu Pekerjaan Rumah

Cara mendidik anak agar mandiri selanjutnya ialah dengan mengajak si kecil membantu pekerjaan rumah. Anda bisa mengajak mereka ikut terlibat saat mengerjakan pekerjaan rumah. Misalnya saja, ketika ibu memasak, ayah bertanam, menyapu, dan lain sebagainya. Selain semakin mendekatkan si kecil dengan kedua orang tuanya, juga melatih mereka agar mandiri dan bisa melakukan berbagai hal.

6. Berikan Penjelasan Mengenai Hal Baik dan Buruk

Coba sempatkan diri Anda berkomunikasi bersama si kecil. Beritahukan bagaimana kehidupan bermasyarakat, serta bagaimana cara menjadi orang yang baik. Anda bisa mengajarkan kepada anak mana perbuatan baik dan buruk yang tak boleh dilakukan. Berikan pengertian dengan jelas mengenai apa yang mereka alami dengan teman-temannya.

Itulah 6 cara mendidik anak agar mandiri dan berani, dengan menanamkan kemandirian pada anak senantiasa mereka bisa menjadi pribadi yang lebih bersinar dimasa mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *