Wednesday , October 28 2020

5 Penyebab Masuk Angin Tak Kunjung Sembuh

Katanya masuk angin rata-rata hanya berlangsung antara 3-7 hari saja, tapi kok ada yang tidak sembuh-sembuh hingga 2 minggu lamanya. Kira-kira apa ya penyebabnya? Benarkah karena salah makan? Guna menjawab pertanyaan tadi, yuk kita simak apa saja sebenarnya penyebab masuk angin tak kunjung sembuh itu.

1. Kurang istirahat

Ada alasan kuat mengapa setiap orang perlu cukup tidur. Faktanya, tidur membuat sistem imun bekerja sebagaimana mestinya.

Jadi kalau masuk angin, kamu perlu cukup istirahat agar tubuh kuat melawan virus penyebabnya. Idealnya, kamu harus (sangat) banyak beristirahat khususnya pada 3 hari pertama.

Sebuah hasil studi menjumpai seseorang yang kurang tidur (tak sampai 7 jam setiap malam) memiliki kecenderungan gampang sakit 3 kali lebih besar ketimbang mereka yang terlelap selama 8 jam atau lebih.

2. Kurang cairan

Ketika sakit, sangat amat penting untuk menjauhi yang namanya dehidrasi. Kamu mungkin merasa sudah cukup minum, tapi ingat kondisi sakitpun sebenarnya banyak merampok cairan tubuh.

Sakit tenggorokan misalnya, bisa membuatmu kesulitan menelan sehingga kamu jadi enggan makan atau minum. Belum lagi demam yang ternyata menghilangkan kelembaban alami tubuh. Semua ini juga diperparah jika kamu sering buang ingus atau dahak. Dan masih ditambah lagi dengan efek obat masuk angin tertentu yang juga memicu dehidrasi.

Oleh karenanya untuk memerangi kondisi dehidrasi tadi, lebih banyaklah lagi minum air, jus, atau kaldu sup. Tak hanya membantu mengencerkan dahak atau ingis, banyak minum juga bisa mengganti cairan tubuh yang hilang. Hanya untuk sementara waktu, jauhi dulu kopi atau minuman berkafein lainnya. Minuman ini sifatnya diuretik sehingga secara tak langsung menyebabkan tubuh dehidrasi juga.

Andaikan air putih dirasa membosankan karena citarasanya yang begitu-begitu saja, coba seruputlah 14 jenis teh terbaik saat masuk angin ini.

3. Stres

Percaya atau tidak, stres saat sakit (karena alasan apapun) tidak pernah dibenarkan, karena itu dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Inilah salah satu alasan tersembunyi mengapa masuk angin tak kunjung sembuh. Banyak yang tak menyadari kuatnya dampak stres.

Mereka mungkin merasa sudah cukup makan-minum dan beristirahat, namun kalau terus kepikiran soal deadline kerja ya sama saja, gejala masuk anginnya jadi susah mereda.

Alasannya karena stres berkepanjangan membuat tubuh kurang mampu merespon kortisol, hormon stres yang juga bertugas mengontrol respon tubuh terhadap ancaman seperti virus penyebab masuk angin.

4. Salah penanganan

Halokawan yakin kamu sudah tahu bahwa penyebab masuk angin adalah virus dan bukan bakteri. Oleh sebab itu, jangan tangani penyakit satu ini dengan antibiotik (kecuali bila dokter memang mendiagnosa ada infeksi tambahan lainnya).

Selain itu, jangan salah pilih obat masuk angin! Pastikan kandungan bahan obatnya sesuai dengan gejala masuk angin yang kamu alami. Atau bila enggan minum obat-obatan yang sarat bahan kimia, kamu juga bisa mengandalkan bahan herbal untuk masuk angin.

5. Kamu tetap berolahraga

Ya..ya..di artikel sebelumnya memang disebutkan tak mengapa untuk tetap berolahraga selama gejala masuk angin yang muncul dari leher ke atas, seperti hidung meler, sakit kepala, bersin, atau sakit tenggorokan.

Tapi sebaliknya, olahraga justru dilarang jika gejalanya di bawah leher seperti dada sesak, batuk, gangguan lambung, demam, nyeri otot, atau kelelahan. Bila ini yang kamu alami, berhentilah berolahraga dan banyaklah istirahat agar sistem imun tak sampai kerja lembur.

Jadi itu tadi ya kawan beberapa penyebab mengapa masuk angin tak kunjung sembuh. Semoga wawasan kamu bertambah setelah membacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *