Sunday , October 25 2020

5 Mitos Kesehatan yang Terlanjur Dipercaya, Padahal Gak Benar!

Indonesia merupakan salah satu negara yang sarat akan mitos. Tak hanya mitos akan hal-hal mistis saja, tapi juga ada banyak mitos seputar kesehatan yang beredar di masyarakat. Misalnya aja, makan telur bisa bikin bisulan.

Mitos-mitos itu tentunya enggak bisa dipercaya 100%. Sebab kebenarannya belum terbukti secara ilmiah. Hanya menyebar dari mulut ke mulut tanpa adanya sumber yang jelas. Walau demikian, faktanya tak sedikit masyarakat yang percaya akan mitos-mitos tersebut. Bahkan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, berikut ini beberapa mitos kesehatan yang populer di Indonesia!

  1. Makan Telur Bikin Bisulan

Awas, jangan terlalu sering makan telur! Nanti bisulan loh!” Well, Kamu pasti pernah mendengar imbauan tersebut, bukan? Katanya keseringan makan telur bisa memicu jerawat bahkan bisulan. Sebenarnya bener nggak, sih?

Faktanya, telur adalah makanan tinggi protein yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Telur juga kaya mineral dan vitamin, serta bisa digunakan sebagai masker alami untuk merawat wajah.

Tak ada hubungan antara telur dengan kemunculan bisul. Jika memang Anda tak memiliki alergi, maka aman-aman saja untuk mengonsumsi telur. Hanya saja, kuning telur mengandung tinggi kolesterol, jadi tidak baik jika dikonsumsi berlebihan.

  1. Saat Demam Tidak Boleh Makan Es Krim

Es krim kerap dianggap sebagai makanan yang pantang untuk dikonsumsi ketika demam. Banyak orang menganggap bahwa mengonsumsi es krim bisa menyebabkan suhu tubuh makin naik dan flu jadi semakin berat.

Faktanya, tak ada penelitian ilmiah satupun yang mendukung pernyataan tersebut. Sebaliknya, studi yang dipaparkan lewat situs Mayo Clinic justru mengemukakan bahwa makan es krim bisa membantu meredakan sakit tenggorokan. Es krim juga enggak menyebabkan produksi lendir meningkat, namun justru memberikan energi bagi tubuh karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi.

  1. Ketika Hamil Tidak Boleh Makan Ikan

Hayo, siapa nih yang pernah menghindari konsumsi ikan saat hamil? Tenang aja, guys! Mitos yang mengatakan larangan makan ikan saat hamil itu nggak sepenuhnya benar.

Faktanya, Kamu hanya perlu cermat dalam memilih jenis ikan untuk dikonsumsi pada masa hamil. Beberapa jenis ikan yang rentan mengandung merkuri baiknya Kamu hindari dulu, misalnya saja makarel, bigeye tuna, ikan todak dan tilefish.

Sedangkan ikan yang kaya omega 3 misalnya ikan salmon justru semakin dianjurkan untuk dikonsumsi saat hamil, sebab dapat mengoptimalkan perkembangan otak janin.

  1. Makanan Jatuh Sebelum 5 Detik Aman Untuk Dikonsumsi

Satu lagi nih, mitos kesehatan yang kerap dipercaya banyak orang. Yang mana katanya kalau makanan jatuh dan diambil sebelum 5 detik maka aman untuk dikonsumsi.

Faktanya, hal itu nggak bisa dijadikan pedoman. Boleh tidaknya makanan jatuh dikonsumsi tidak hanya dipengaruhi waktu, tapi juga tempat terjatuhnya makanan tersebut. Apakah kotor ataukah bersih? Apakah kering atau basah?

Bila makanan jatuh di permukaan yang kotor dan basah, maka rentan terkontaminasi oleh kuman. Sehingga baiknya jangan dikonsumsi walau jatuhnya cuma 5 detik.

  1. Menggeretakan Jari Bikin Radang Sendi

Apakah Kamu salah satu orang yang punya kebiasaan menggeretakan jari-jari tangan di saat merasa pegal? Tentunya Kamu pernah mendengar dong mitos yang mengatakan bahwa kebiasaan itu bisa memicu radang sendi. Tapi kira-kira, apakah mitos tersebut benar?

Faktanya, belum ada penelitian satupun yang membuktikan kebenaran mitos tersebut. Radang sendi lebih dipicu oleh pola makan, infeksi dan faktor usia. Tidak ada hubungannya dengan kebiasaan menggeretakan jari.

Nah, itulah beberapa mitos kesehatan yang sudah terlanjur dipercaya oleh masyarakat. Bagi Kamu sendiri nih, baiknya jangan mudah percaya dengan mitos. Carilah tahu dulu kebenarannya secara ilmiah. Dengan begitu, Kamu tidak akan salah dalam bersikap, khususnya dalam menjaga kesehatan.

Moga bermanfaat, guys!

feature image: paradigmmalibu.com

About amania

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *