Thursday , October 29 2020

5 Cara Mengatasi Bau Mulut untuk Hasil yang Permanen

Memiliki bau mulut tidak sedap memang sangat mengganggu aktivitas sosialisasi kita. Kita jadi tidak pede untuk berbicara, bahkan sengaja menjaga jarak dengan lawan bicara supaya mereka tidak mencium aroma mulut kita. Sebab, semenarik apapun penampilan seseorang, tapi kalau bau mulut, yakin tidak ilfeel?

Tapi, tentu saja kita tidak mau dong terus-terusan seperti ini? Pasti kita juga ingin berbicara intens dan nyaman mengobrol tanpa gangguan bau mulut. Hanya saja, masalah bau mulut memang problem yang cenderung sulit diatasi. Sikat gigi dua kali sehari, sudah. Sering berkumur, sudah. Tapi kok mulut masih bau?

Nah, mungkin saja kamu melewatkan beberapa hal, guys. Sebab, masalah kebersihan mulut tidak sesimpel itu. Sebelum kami jabarkan mengenai cara mengatasi bau mulut, berikut ini adalah dua cara mudah mengecek apakah mulutmu bau atau tidak.

Cara Mengetahui Adanya Bau Mulut Tidak Sedap

Caranya sangat simpel, tapi memang agak jorok, ya. Cukup jilat punggung tanganmu. Tunggu sampai 10 detik, kemudian cium. Nah, kurang lebih seperti itulah bau yang dihasilkan oleh mulutmu. Tapi, mengapa saat saliva basah tidak terlalu bau? Hal tersebut karena saliva sendiri sebenarnya tidak bau, melainkan bakteri yang ada di dalamnya yang menyebabkan saliva bau.

Jadi, saat saliva mengering, yang kamu cium di punggung tangan adalah bakteri. Hal ini juga alasan mengapa orang yang punya bau mulut tidak sadar bahwa aroma mulut mereka bau, sedangkan lawan bicara dapat dengan mudah mencium aroma mulut orang tersebut. Sebab, aroma yang tercium oleh lawan bicara adalah uap yang sudah terlebih dulu mengering di udara.

Meskipun begitu, adanya bakteri di dalam mulut adalah hal yang wajar. Yang membedakan adalah jumlah bakteri yang dimiliki setiap orang yang dipengaruhi oleh kebiasaan seseorang dalam menjaga kebersihan mulut.

Dan kalau kamu enggan melakukan cara tersebut lantaran merasa jorok, kamu dapat mencoba alternatif lain, yaitu dengan mengecek warna lidahmu. Lidah yang normal akan berwarna pink. Tapi, kalau lidahmu berwarna putih, itu tandanya lidahmu dalam keadaan tidak sehat. Bisa saja karena kekurangan cairan, penumpukan sisa makanan, atau bahkan bisa disebabkan penyakit tertentu. Dan keadaan lidah seperti ini umumnya memiliki bau tidak sedap.

Cara Mengatasi Bau Mulut

Nah, sekarang kami akan membagikan 5 cara mengatasi bau mulut yang harus kamu jadikan kebiasaan supaya hasil dapat permanen.

1. Lakukan Kebersihan Mulut Secara Menyeluruh

Mungkin kamu merasa sudah menjaga kebersihan mulut, tapi bisa saja ada hal-hal yang terlewatkan. Saat menyikat gigi, jangan hanya menyikat bagian gigi saja, tetapi juga lidah. Terutama sebelum tidur. Meskipun kelihatan sepele, tetapi sisa-sisa makanan di lidah juga dapat menimbulkan bakteri dan menyebabkan bau mulut. Dan jangan lupa untuk mengganti sikat gigi setiap 2-3 bulan sekali

2. Lakukan Flossing Gigi Secara Berkala

Flossing gigi mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Kebanyakan dari kita merasa cukup hanya dengan menyikat gigi. Namun, sebenarnya sikat gigi saja tidak cukup. Sikat gigi tidak mampu menjangkau area di sela-sela gigi. Maka dari itu, lakukanlah flossing gigi sekali sehari. Untuk melakukan flossing gigi, kamu dapat menggunakan benang atau alat flossing khusus yang sudah banyak beredar di pasaran.

3. Minum Banyak Air Putih

Mulut yang kering dapat menyebabkan mulut beraroma tidak sedap. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi banyak air putih sehingga mulut akan selalu basah. Mengunyah permen juga dapat membantu mengurangi bau mulut. Saat mengunyah, mulut akan memproduksi saliva sehingga sisa makan di dalam mulut akan lebih mudah terangkat. Namun, akan lebih baik apabila permen tidak mengandung gula.

4. Kurangi Makanan dan Kebiasaan yang Menyebabkan Bau Mulut.

Supaya tidak menimbulkan bau mulut, sebaiknya kamu hindari makanan yang beraroma tajam, misalnya saja bawang putih. Selain itu, kalau bisa hindari kebiasaan merokok. Selain menjadi salah satu penyebab bau mulut, merokok juga dapat menyebabkan gigi kuning dan iritasi gusi.

5. Rutin Kontrol ke Dokter Gigi

Meskipun sudah melakukan keempat cara di atas, kamu masih perlu bantuan dokter gigi untuk menjaga kebersihan gigimu secara menyeluruh. Terkadang kita tidak sadar mungkin ada bagian gigi tertentu yang sulit dijangkau sehingga jarang dibersihkan.

Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan akan menyebabkan plak dan karang gigi. Maka dari itu, sebaiknya lakukan kontrol minimal dua kali dalam setahun. Saat melakukan kontrol, dokter akan melakukan pemeriksaan secara profesional dan dapat mendeteksi masalah yang terjadi pada mulut.

Bau mulut memang bukan penyakit serius. Tapi, bukan berarti kita akan acuh-tak acuh, bukan? Jangan sampai kehidupan kamu terganggu hanya gara-gara masalah kebersihan mulut. Jangan sampai teman, rekan kerja, atau bahkan pasangan menjauh hanya karena merasa tidak nyaman di dekat kamu. Sungguh tidak lucu, kan? Maka dari itu, selamat mencoba 5 cara mengatasi bau mulut di atas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *